WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Serahkan Bantuan RTLH Pascakebakaran kepada Tiga Penerima Manfaat
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Serahkan Bantuan RTLH Pascakebakaran kepada Tiga Penerima Manfaat
Sukoharjo, 17 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pascakebakaran Rumah kepada tiga penerima manfaat yang berasal dari Kecamatan Weru dan Kecamatan Sukoharjo. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Sukoharjo pada Jumat, 17 Juli 2026. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp53.000.000 dan diberikan kepada tiga orang penerima sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terhadap masyarakat yang mengalami musibah kebakaran rumah. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat serta mempercepat proses perbaikan dan pemulihan tempat tinggal mereka agar dapat kembali dihuni dengan layak. Dalam kesempatan tersebut, jajaran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk bangkit setelah mengalami musibah. “Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat, mempercepat proses perbaikan rumah yang terdampak kebakaran, serta menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan kepedulian dan harapan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan kepada seluruh penerima manfaat sehingga dapat segera kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman.” BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan sosial, sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
17/07/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO KEMBALI RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN UNTUK KELIMA KALINYA, BUKTI TATA KELOLA YANG AKUNTABEL DAN PROFESIONAL
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO KEMBALI RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN UNTUK KELIMA KALINYA, BUKTI TATA KELOLA YANG AKUNTABEL DAN PROFESIONAL
Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali membuktikan komitmennya dalam membangun tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional. Atas hasil audit laporan keuangan Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kumalahadi, Sugeng Pamudji dan Rekan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi ini sekaligus menjadi capaian kelima kalinya secara berturut-turut yang berhasil dipertahankan oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, didukung sistem administrasi yang tertib, pengendalian internal yang memadai, serta pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Proses audit yang dilakukan oleh tim auditor KAP tidak hanya menitikberatkan pada pemeriksaan angka-angka dalam laporan keuangan, tetapi juga menilai kesesuaian tata kelola kelembagaan, mekanisme penghimpunan dana ZIS, pendistribusian dan pendayagunaan kepada para mustahik, pengelolaan aset, administrasi perkantoran, hingga kepatuhan terhadap berbagai regulasi yang mengatur pengelolaan zakat. Seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut dilaksanakan secara independen dan profesional sesuai dengan standar audit yang berlaku. Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lima kali berturut-turut merupakan hasil dari kerja keras seluruh unsur pimpinan, pelaksana, serta dukungan para Unit Pengumpul Zakat (UPZ), para muzaki, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Capaian tersebut tidak diraih dalam waktu singkat, melainkan melalui proses panjang berupa pembenahan sistem administrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta komitmen menjaga integritas dalam setiap proses pengelolaan dana umat. Penyerahan sertifikat hasil audit dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026, bertempat di Kantor Akuntan Publik Kumalahadi, Sugeng Pamudji dan Rekan yang beralamat di Jl. Kranji No. 90, Serang Baru, Mudal, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581. Momen tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi bersama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat. Ketua dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menegaskan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah yang harus dijaga. Kepercayaan masyarakat yang diwujudkan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah menuntut pengelolaan yang semakin profesional, efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat. Dengan kembali diraihnya opini WTP untuk kelima kalinya, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang menjunjung tinggi prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Prestasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga potensi zakat di Kabupaten Sukoharjo dapat terus dioptimalkan dalam mendukung pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan capaian ini, tetapi juga terus melakukan inovasi dalam pelayanan, memperkuat sistem tata kelola berbasis teknologi informasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memastikan setiap rupiah dana yang dititipkan masyarakat dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukoharjo.
07/07/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo
Khitan Massal BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, 283 Anak Ikuti Program Sukoharjo Sehat
Khitan Massal BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, 283 Anak Ikuti Program Sukoharjo Sehat
Sukoharjo – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo kembali menyelenggarakan Khitan Massal Tahun 2026 sebagai bagian dari Program Sukoharjo Sehat. Kegiatan yang digelar di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) pada Sabtu, 27 Juni 2026, diikuti oleh 283 anak dari keluarga kurang mampu dan dilaksanakan bertepatan dengan masa libur sekolah. Program khitan massal ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi anak. Seluruh peserta memperoleh pelayanan khitan yang ditangani oleh tenaga medis profesional dengan fasilitas lengkap, mulai dari obat-obatan, kontrol pasca khitan secara gratis, baju koko, sarung, peci, celana dalam khusus khitan, tas dan alat tulis, snack, makan, serta uang saku sebesar Rp200.000. Acara dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukoharjo, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Sardiyono, jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, serta para peserta bersama orang tua maupun pendamping. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyempatkan diri berinteraksi dengan para peserta. Beliau memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak agar tidak takut menjalani proses khitan karena merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan diri. "Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang digelar saat masa libur sekolah. Sasarannya anak-anak terutama dari kalangan masyarakat tidak mampu," ujar Bupati Etik Suryani. Menurut Bupati Etik, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui penyelenggaraan khitan massal sebagai bagian dari Program Sukoharjo Sehat. Beliau juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, serta masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. "Hampir setiap bulan, kami bersama BAZNAS Sukoharjo selalu memberikan bantuan dengan target sasaran masyarakat kurang mampu," tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Sardiyono, menjelaskan bahwa khitan massal merupakan salah satu program unggulan BAZNAS di bidang kesehatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. "Jumlah peserta khitanan massal tahun ini sebanyak 283 anak. Masing-masing peserta mendapatkan baju koko, sarung, peci, celana dalam khitan, tas dan alat tulis, obat, kontrol gratis, snack, makan, serta uang saku sebesar Rp200.000. Kegiatan ini sengaja dilaksanakan saat masa libur sekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar anak-anak," jelas Sardiyono. Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan didukung oleh puluhan tenaga medis dari puskesmas dan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo. Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari dana zakat yang dikelola BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, meringankan beban masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran.
27/06/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo

BAZNAS TV

SURVEI MUSTAHIK BAZNAS SUKOHARJO

Penulis: Bid. Pendistribusian