BAZNAS SUKOHARJO BUKA JALAN KEMANDIRIAN melalui PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA
01/09/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Sukoharjo
Pelatihan Satpam Gada Pratama 2026
SUKOHARJO — BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi. Kali ini, program diwujudkan melalui Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama yang bekerja sama dengan BUJP PT Surya Artha Wiguna.
Pelatihan resmi dibuka pada 1 September 2026 dan akan berlangsung selama 10 hari, hingga 10 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, dengan diikuti sebanyak 80 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Dari proses pendaftaran, tercatat sebanyak 93 calon peserta mendaftarkan diri. Setelah melalui tahapan seleksi dan verifikasi berdasarkan persyaratan serta kriteria yang telah ditetapkan, sebanyak 80 peserta dinyatakan memenuhi ketentuan untuk mengikuti pelatihan.
Proses seleksi dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kesiapan serta memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dalam profesi satuan pengamanan. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, tetapi juga menekankan aspek kualitas, kedisiplinan, kompetensi, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Program Pelatihan Satpam Gada Pratama ini mendapatkan dukungan pembiayaan sebesar Rp264.000.000, dengan biaya pelatihan sebesar Rp3.300.000 untuk setiap peserta.
Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan zakat untuk program pemberdayaan yang memiliki dampak jangka panjang. Melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi, para peserta diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.
Di hadapan Plt. Bupati Sukoharjo, program ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Pelatihan Gada Pratama diharapkan dapat menjadi jembatan bagi peserta untuk memperoleh kompetensi profesional sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja di bidang satuan pengamanan.
Komitmen program ini tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan. Para alumni akan mendapatkan pendampingan dan bantuan dalam upaya penyaluran kerja, terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga satuan pengamanan di wilayah Jakarta, Solo Raya, dan sekitarnya.
Dengan skema tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan dan sertifikat, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang nyata.
Bagi BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, hal tersebut merupakan bagian penting dari konsep pemberdayaan melalui zakat. Zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membuka jalan menuju kemandirian.
Mustahik didorong untuk tidak selamanya berada pada posisi sebagai penerima bantuan. Melalui program pemberdayaan, mereka diberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan, mendapatkan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, serta membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.
Pelatihan Satpam Gada Pratama menjadi salah satu contoh bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang produktif dan berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diarahkan tidak hanya untuk menyelesaikan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi sumber daya manusia yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dari 93 orang yang mendaftar, sebanyak 80 peserta akhirnya memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan. Mereka kini tidak hanya membawa harapan untuk mendapatkan kompetensi dan sertifikasi, tetapi juga harapan untuk memperoleh pekerjaan serta masa depan yang lebih baik.
Pada akhirnya, keberhasilan program zakat bukan hanya diukur dari berapa besar dana yang telah disalurkan, tetapi juga dari berapa banyak kehidupan yang berhasil diberdayakan dan berapa banyak masyarakat yang mampu tumbuh menuju kemandirian.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Dari Zakat Menuju Kemandirian, Dari Pelatihan Menuju Kesempatan.
Berita Lainnya
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN Rp433,3 Juta kepada 200 MUSTAHIK MELALUI EMPAT PROGRAM
DAPUR KEMANUSIAAN DI TENGAH GENANGAN : GERAK CEPAT BAZNAS TANGGAP BENCANA SUKOHARJO
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN RTLH SENILAI RP171 JUTA di KECAMATAN WERU
ZAKAT dan INFAK MENGALIR MENJADI AIR, MENJADI HARAPAN bagi MASYARAKAT TERDAMPAK KEKERINGAN
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Enam Kecamatan
BAZNAS SUKOHARJO MONITORING BANTUAN RTLH di KECAMATAN WERU
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO LAKUKAN MONITORING dan EVALUASI BANTUAN RTLH di KECAMATAN TAWANGSARI
PELATIHAN ANEKA MINUMAN SEHAT BERBAHAN DASAR LOKAL, BAZNAS SUKOHARJO DUKUNG PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN SOSIAL SENILAI Rp210 JUTA kepada MUSTAHIK di KECAMATAN KARTASURA, GATAK, dan BAKI
BAZNAS SUKOHARJO BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN SANTUNAN KEPADA 350 ANAK YATIM
Plt. Bupati Sukoharjo bersama BAZNAS Sukoharjo Serahkan Bantuan RTLH kepada Tiga Penerima di Kecamatan Bendosari
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SERAHKAN BANTUAN TANDON AIR 5.000 LITER kepada WARGA WERU
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Serahkan Bantuan RTLH Pascakebakaran kepada Tiga Penerima Manfaat
Khitan Massal BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, 283 Anak Ikuti Program Sukoharjo Sehat
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO KEMBALI RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN UNTUK KELIMA KALINYA, BUKTI TATA KELOLA YANG AKUNTABEL DAN PROFESIONAL

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukoharjo.
Lihat Daftar Rekening →