WhatsApp Icon
BAZNAS SUKOHARJO BUKA JALAN KEMANDIRIAN melalui PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA

SUKOHARJO — BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi. Kali ini, program diwujudkan melalui Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama yang bekerja sama dengan BUJP PT Surya Artha Wiguna.

Pelatihan resmi dibuka pada 1 September 2026 dan akan berlangsung selama 10 hari, hingga 10 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, dengan diikuti sebanyak 80 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Dari proses pendaftaran, tercatat sebanyak 93 calon peserta mendaftarkan diri. Setelah melalui tahapan seleksi dan verifikasi berdasarkan persyaratan serta kriteria yang telah ditetapkan, sebanyak 80 peserta dinyatakan memenuhi ketentuan untuk mengikuti pelatihan.

Proses seleksi dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kesiapan serta memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dalam profesi satuan pengamanan. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, tetapi juga menekankan aspek kualitas, kedisiplinan, kompetensi, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Program Pelatihan Satpam Gada Pratama ini mendapatkan dukungan pembiayaan sebesar Rp264.000.000, dengan biaya pelatihan sebesar Rp3.300.000 untuk setiap peserta.

Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan zakat untuk program pemberdayaan yang memiliki dampak jangka panjang. Melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi, para peserta diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.

Di hadapan Plt. Bupati Sukoharjo, program ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Pelatihan Gada Pratama diharapkan dapat menjadi jembatan bagi peserta untuk memperoleh kompetensi profesional sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja di bidang satuan pengamanan.

Komitmen program ini tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan. Para alumni akan mendapatkan pendampingan dan bantuan dalam upaya penyaluran kerja, terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga satuan pengamanan di wilayah Jakarta, Solo Raya, dan sekitarnya.

Dengan skema tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan dan sertifikat, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang nyata.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, hal tersebut merupakan bagian penting dari konsep pemberdayaan melalui zakat. Zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membuka jalan menuju kemandirian.

Mustahik didorong untuk tidak selamanya berada pada posisi sebagai penerima bantuan. Melalui program pemberdayaan, mereka diberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan, mendapatkan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, serta membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.

Pelatihan Satpam Gada Pratama menjadi salah satu contoh bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang produktif dan berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diarahkan tidak hanya untuk menyelesaikan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi sumber daya manusia yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dari 93 orang yang mendaftar, sebanyak 80 peserta akhirnya memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan. Mereka kini tidak hanya membawa harapan untuk mendapatkan kompetensi dan sertifikasi, tetapi juga harapan untuk memperoleh pekerjaan serta masa depan yang lebih baik.

Pada akhirnya, keberhasilan program zakat bukan hanya diukur dari berapa besar dana yang telah disalurkan, tetapi juga dari berapa banyak kehidupan yang berhasil diberdayakan dan berapa banyak masyarakat yang mampu tumbuh menuju kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Dari Zakat Menuju Kemandirian, Dari Pelatihan Menuju Kesempatan.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
ZAKAT dan INFAK MENGALIR MENJADI AIR, MENJADI HARAPAN bagi MASYARAKAT TERDAMPAK KEKERINGAN

SUKOHARJO, Senin, 24 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan kembali diwujudkan secara nyata melalui penyaluran bantuan air bersih di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersinergi dengan BPBD Kabupaten Sukoharjo, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan bantuan tandon atau toren air berkapasitas 5.500 liter sekaligus dilakukan peninjauan lokasi pembangunan sumur bor. Bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar penanganan dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukoharjo, khususnya Kecamatan Bulu, Tawangsari, dan Weru.

Musim kemarau yang berlangsung menyebabkan debit air pada sumur-sumur warga menurun, bahkan di sejumlah lokasi mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada kegiatan kali ini terdapat lima titik penanganan, terdiri atas empat titik penyerahan bantuan toren air dan satu titik peninjauan pembangunan sumur bor.

Titik pertama berada di Tunggul RT 01 RW 09, Desa/Kecamatan Weru, berupa penyerahan bantuan tandon atau toren air berkapasitas 5.500 liter.

Sementara itu, tiga titik lainnya berada di Desa Kunden, Kecamatan Bulu, yaitu:

  • Kepuh Pencil RT 03 RW 04, bantuan toren air 5.500 liter;
  • Kepuh RT 01 RW 03, bantuan toren air 5.500 liter;
  • Sumberagung RT 03 RW 01, bantuan toren air 5.500 liter.

Adapun di Sumberagung RT 02 RW 01, Desa Kunden, Kecamatan Bulu, dilakukan peninjauan lokasi pembangunan sumur bor. Pembangunan sumur bor tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sumber air yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat.

Program penanganan kekeringan ini diproyeksikan memberikan manfaat kepada sekitar 1.500 mustahik dan penerima manfaat.

Bagi masyarakat yang sumurnya mulai mengering, keberadaan toren berkapasitas besar menjadi sarana penting untuk menjaga ketersediaan air bersih. Sementara pembangunan sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Plt. Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, S.E., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, termasuk Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo Sofwan Faizal Sifyan, serta camat, kepala desa, dan masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi dampak kekeringan. BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo bersama BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat berupaya memastikan penanganan kekeringan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mengarah pada solusi yang berkelanjutan.

Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, menyampaikan apresiasi kepada para Muzakki dan Munfik yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.

“Terima kasih kepada para Muzakki dan Munfik yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Hari ini amanah itu hadir menjadi air yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Toren ini untuk menjawab kebutuhan hari ini, sementara sumur bor kita ikhtiarkan untuk menjawab kebutuhan hari esok. Semoga bantuan ini meringankan beban warga dan menjadi manfaat yang terus mengalir.”

Penyaluran bantuan air bersih ini menunjukkan bahwa zakat dan infak yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sukoharjo tidak berhenti sebagai angka dalam laporan, tetapi diwujudkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepercayaan para Muzakki dan Munfik menjadi kekuatan dalam menghadirkan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam kondisi kekeringan, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menyangkut kesehatan, keberlangsungan aktivitas, dan kehidupan masyarakat.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya mengelola dan menyalurkan zakat serta infak agar memberikan manfaat yang nyata, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Dari Muzakki dan Munfik, amanah mengalir.
Dari BAZNAS, manfaat disalurkan.
Dari sinergi, solusi diwujudkan.
Dan di tengah kekeringan, air menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masih terus mengalir.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Zakat dan Infak, Nyata Manfaatnya bagi Masyarakat.

24/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN RTLH PASCAKEBARAKAN di KECAMATAN KARTASURA

Sukoharjo, 18 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan untuk pemulihan rumah tidak layak huni (RTLH) pascakebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Kartasura.

Bantuan tersebut diberikan kepada dua warga terdampak, yaitu Bapak Sutiman dan Bapak Sartono, yang beralamat di Gunung RT 01 RW 12, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20.000.000, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp40.000.000.

Pentasyarufan bantuan dilakukan oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Camat Kartasura, didampingi aparat pemerintahan serta tokoh masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penerima sekaligus membantu proses perbaikan dan pemulihan tempat tinggal setelah musibah kebakaran.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama pemerintah dan masyarakat dalam membantu warga yang mengalami musibah. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, aparat, dan tokoh masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui bantuan ini, Bapak Sutiman dan Bapak Sartono diharapkan dapat segera memperbaiki kembali tempat tinggal mereka sehingga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman pascakebakaran.

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN Rp433,3 Juta kepada 200 MUSTAHIK MELALUI EMPAT PROGRAM

SUKOHARJO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan zakat dan bantuan kepada 200 mustahik dari seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Satya Praja (GSP) Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/8/2026), mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E., jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, para camat, pimpinan OPD terkait, serta para penerima manfaat.

Penyaluran ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan munfiq dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mustahik, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.

Berdasarkan rekap penyaluran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo tanggal 12 Agustus 2026, total dana yang disalurkan mencapai Rp433.300.000 kepada 200 mustahik melalui empat program utama.

Rinciannya sebagai berikut:

Program Jumlah Mustahik Nominal

Sukoharjo Cerdas 17 orang Rp46.700.000

Sukoharjo Peduli 15 orang Rp38.500.000

Sukoharjo Sehat 17 orang Rp39.500.000

Sukoharjo Makmur 151 orang Rp308.600.000

Total 200 orang Rp433.300.000

Program Sukoharjo Makmur menjadi program dengan jumlah penerima dan nilai penyaluran terbesar, yakni 151 mustahik dengan total Rp308,6 juta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung peningkatan kapasitas ekonomi dan mendorong kemandirian mustahik.

Sementara itu, program Sukoharjo Cerdas diarahkan untuk membantu kebutuhan di bidang pendidikan, Sukoharjo Sehat untuk mendukung kebutuhan kesehatan, sedangkan Sukoharjo Peduli diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam kondisi sosial tertentu.

Melalui empat program tersebut, zakat diharapkan tidak hanya menjadi bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi penerima.

Penyaluran zakat kepada 200 mustahik menunjukkan bahwa zakat memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian dan ketahanan sosial masyarakat. Ketika dikelola secara profesional, zakat dapat menjadi jembatan antara masyarakat yang memiliki kemampuan untuk berbagi dengan mereka yang memiliki hak untuk menerima.

Bagi mustahik, bantuan yang diterima dapat memiliki arti yang berbeda-beda. Dukungan pendidikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah, bantuan kesehatan dapat meringankan beban pengobatan, bantuan sosial dapat memenuhi kebutuhan dasar, sementara bantuan pemberdayaan ekonomi dapat menjadi modal untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus mendorong agar pengelolaan zakat tidak berhenti pada pola bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan sehingga mustahik memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kualitas kehidupannya.

Harapan jangka panjangnya adalah semakin banyak mustahik yang mampu keluar dari kondisi keterbatasan dan pada akhirnya dapat menjadi muzaki.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola melalui BAZNAS.

Kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Dana yang dihimpun secara bersama-sama dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika dikelola secara terencana, transparan, dan tepat sasaran.

Dukungan dari masyarakat, khususnya para ASN dan warga Muslim Kabupaten Sukoharjo, turut memperkuat peran zakat sebagai salah satu instrumen sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran jajaran BAZNAS, para camat, serta pimpinan OPD terkait dalam kegiatan penyaluran juga mencerminkan pentingnya sinergi dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat.

BAZNAS menjalankan amanah untuk menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat kepada mustahik. Di sisi lain, sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, manfaat zakat diharapkan dapat semakin luas dan mampu mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

Penyaluran Rp433,3 juta kepada 200 mustahik menjadi pengingat bahwa setiap dana zakat yang dititipkan masyarakat merupakan amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen menjaga proses penghimpunan, pengelolaan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, ketepatan sasaran, serta kebermanfaatan.

Lebih dari sekadar angka dalam laporan penyaluran, setiap dana yang diberikan diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata: membantu pendidikan, meringankan beban kesehatan, memenuhi kebutuhan sosial, sekaligus membuka peluang bagi mustahik untuk menjadi lebih mandiri.

Melalui zakat yang dikelola dengan baik, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya menghadirkan manfaat dari muzaki untuk mustahik, dari kepedulian menjadi keberdayaan, dan dari zakat untuk mewujudkan Sukoharjo yang semakin cerdas, peduli, sehat, dan makmur.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat, Menguatkan Umat.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO LAKUKAN MONITORING dan EVALUASI BANTUAN RTLH di KECAMATAN TAWANGSARI

Sukoharjo, 12 Agustus 2026 — BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga desa di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memastikan bantuan yang bersumber dari dana zakat telah disalurkan secara tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.

Dalam kegiatan monev tersebut, pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melakukan peninjauan langsung ke rumah penerima manfaat. Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh Kasi Sosial Kecamatan Tawangsari dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi rumah penerima manfaat, perkembangan pembangunan atau perbaikan rumah, pemanfaatan dana bantuan, serta kontribusi swadaya dari penerima manfaat dan keluarganya.

Berdasarkan data penyaluran yang menjadi objek monitoring, terdapat tiga penerima manfaat program RTLH dengan total bantuan sebesar Rp60 juta. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.

Penerima pertama adalah Wahyono, warga Ngaren Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari. Bantuan RTLH sebesar Rp20 juta disalurkan pada 20 Juni 2025.

Penerima kedua adalah Sutarno, warga Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari. Bantuan sebesar Rp20 juta disalurkan pada 5 September 2025.

Sementara itu, penerima manfaat ketiga adalah Sri Suparni, warga Cemetuk Desa Lorog, Kecamatan Tawangsari. Bantuan sebesar Rp20 juta disalurkan pada 28 Januari 2026.

Monev dilakukan untuk memastikan bantuan RTLH telah dimanfaatkan sesuai peruntukan dan menghasilkan perbaikan hunian yang nyata. Peninjauan mencakup kondisi fisik rumah, progres pembangunan, pemanfaatan material, serta kontribusi swadaya penerima manfaat dan keluarga, baik berupa dana, material maupun tenaga. Melalui kunjungan langsung, BAZNAS dapat melihat capaian program sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kualitas hunian mustahik.

Memastikan Bantuan Tepat Sasaran

Monev RTLH merupakan bagian dari pengawasan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo untuk memastikan bantuan zakat tepat sasaran, tepat guna, dan memberikan manfaat nyata. Peninjauan langsung dilakukan untuk melihat kondisi rumah, perkembangan perbaikan, serta pemanfaatan bantuan oleh mustahik.

Didampingi Kasi Sosial Kecamatan Tawangsari dan UPZ desa, BAZNAS memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penerima dan capaian program di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan amanah muzakki benar-benar diterima oleh mereka yang berhak dan digunakan sesuai peruntukannya.

Wujud Akuntabilitas Zakat

Bantuan RTLH bukan sekadar penyaluran dana, tetapi upaya meningkatkan kualitas hunian dan kehidupan mustahik. Karena itu, tanggung jawab BAZNAS tidak berhenti saat bantuan disalurkan, tetapi berlanjut melalui monitoring dan evaluasi.

Monev di Pundungrejo, Dalangan, dan Lorog menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam menjaga amanah, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya tersalurkan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan dan manfaat bagi penerima.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo

Berita Terbaru

BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. menyampaikan perkembangan keuangan BAZNAS Kab. Sukoharjo dalam sambutannya pada acara pengajian Baitul Hikmah (Jumat, 01/12/2023). Dalam kesempatan kali ini, dilaporkan total penerimaan zakat dan infaq pada bulan Juni 2024. Disampaikan pula laporan pentasarufan bantuan dengan rincian sebagai berikut: a. Program Sukoharjo Cerdas : Rp. 14.150.000,- dengan jumlah 46 mustahik b. Program Sukoharjo Makmur : Rp. 66.700.000 ,- dengan jumlah 32 mustahik c. Program Sukoharjo Peduli : Rp.125.700.000,- dengan jumlah 321 peduli d. Program Sukoharjo Sehat : Rp. 152.350.500,- dengan jumlah 64 mustahik e. Program Sukoharjo Taqwa : Rp. 117.022.600,- dengan jumlah 363 mustahik Perlu dilaporkan juga, bahwa sampai saat ini yakni bulan Juni 2024 Zakat Infaq Shadaqah telah terkumpul Rp. 809.996.538,- dan telah dikeluarkan/didistribusikan Rp. 475.923.100,- dengan jumlah penerima manfaat 826 orang. Dalam sambutannya pula disampaikan informasi bahwa pada hari Sabtu, 13 Juli 2024 bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo akan dilaksanakan Program Sukoharjo Sehat Khitanan Massal Tahun 2024 dengan jumlah peserta 250 anak dan pada saat ini kuota sudah terpenuhi. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., MM. beserta Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo atau yang mewakili beserta istri, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura, Komandan Brigif 6/2 Kostrad Mojolaban, Komandan Yonif 413 Kostrad Mojolaban beserta istri atau yang mewakili, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo beserta Ibu Galuh Agus Santosa, Sekretaris Daerah beserta istri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Al Ustad H. Katibi yang memberikan tausyiah, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo beserta istri, Kepala Perangkat Daerah (Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat) se Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta para hadirin tamu undangan.
BERITA01/07/2024 | Narator : Rasya
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Pendidikan Di Hari Pendidikan Nasional
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Pendidikan Di Hari Pendidikan Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo dan Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, SE.MM kembali menyalurkan bantuan Pendidikan kepada Siswa Siswi kurang mampu yang meliputi Siswa SD dan SMP dalam acara Hari Pendidikan Nasional di Halaman SETDA Sukoharjo. (Kamis, 02 Mei 2024). Bantuan tersebut diberikan kepada 800 Siswa SD dan 400 Siswa SMP yang kurang mampu dengan rincian penerima untuk siswa SD Rp. 250.000 dan Siswa SMP Rp.300.000 per-anak dengan total bantuan Rp. 320.000.000 (Tiga Ratus Dua Puluh Juta Rupiah) BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sangat berterimakasih kepada Muzzaki, Munfiq dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dalam kesempatan ini ikut memberikan bantuan dengan membayar Zakat dan Infaq kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Sukoharjo Cerdas, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa memberikan dampak positif untuk Pendidikan di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA02/05/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Melakukan Penyerahan Bantuan Beras Di Hari Buruh International
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Melakukan Penyerahan Bantuan Beras Di Hari Buruh International
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo dan Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, SE.MM kembali menyalurkan bantuan 2000 Beras kepada Mustahik Pekerja kurang mampu dalam acara Hari Buruh Internasional atau di sebut “ May Day 2024 “ di Taman Seni Budaya Suryani (Rabu, 01 Mei 2024). Bantuan tersebut senilai Rp. 280.000.000 yang diserahkan dalam bentuk paket beras yang nanti akan di distribusikan melalui Dinas Ketenaga Kerjaan dan diserahkan kepada pekerja yang kurang mampu. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sangat berterimakasih kepada Muzzaki, Munfiq dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dalam kesempatan ini bantuan tersebut bisa di serahkan kepada Mustahik dengan baik. Tidak lupa BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memberikan apresiasi kepada pekerja dan buruh di Kabupaten Sukoharjo yang telah bersinergi ikut membangun ekonomi sehingga sukoharjo semakin Makmur.
BERITA02/05/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Penyaluran Paket Pangan oleh BAZNAS Sukoharjo dari KING SALMAN HUMANITARIAN AID & RELIEF CENTRE
Penyaluran Paket Pangan oleh BAZNAS Sukoharjo dari KING SALMAN HUMANITARIAN AID & RELIEF CENTRE
Alhamdulillah Pada Bulan Ramadhan ini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kali ini berkesempatan menyalurkan Bantuan dari KING SALMAN HUMANITARIAN AID & RELIEF CENTRE berupa Sembako dan bahan pokok kepada 175 orang yang terdiri dari Da’I dan Masyarakat Miskin (Selasa, 26 Maret 2024). BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada pihak – pihak terkait atas terselenggaranya acara ini yaitu BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan KING SALMAN HUNANITARIAN AID & RELIEF CENTRE yang telah mempercayakan untuk menyelenggarakan pentsyarufan kepada 175 Da’i dan Masyarakat Miskin. Semoga kebaikan terus mengalir dan menjadi ladang pahala bagi kita semua.
BERITA27/03/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Menyalurkan Bantuan Sarpras di Kegiatan Tarawih Keliling Bupati dan FORKOPIMDA
BAZNAS Menyalurkan Bantuan Sarpras di Kegiatan Tarawih Keliling Bupati dan FORKOPIMDA
Assalamuallaikum Wr. Wb. Alhamdulillah Kali ini di Bulan Suci Ramadhan pada (Rabu, 13 Maret 2024) BAZNAS Kabupaten Sukoharjo mengikuti kegiatan Tarawih Keliling bersama Bupati Sukoharjo dan FORKOPIMDA. Kegiatan tersebut diadakan di Masjid AT- Taqwa Dk. Bakalan, RT 03/ 03 Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. BAZNAS Sukoharjo juga menyerahkan bantuan sarpras kepada 6 Masjid dengan rincian setiap masjid mendapatkan bantuan 2 Roll Karpet, 5 Pcs Meja Baca, 5 Pcs Mushaf Al-Quran , 5 Pcs Mukena, 5 Pcs Sarung, 1 Pcs Jadwal Sholat, 1 Dus Kurma, 1 Pcs Sajadah Imam. Semoga bantuan tersebut menjadi Amal Jariyah para Munfiq dan Muzzaki di Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih atas dukungan dan suport para Munfiq, Muzzaki yang ada di Kabupaten Sukoharjo sehingga kegiatan tersebut berjalan lancar.
BERITA13/03/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Kepada 48 Orang Mustahik
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Kepada 48 Orang Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Ibu Bupati HJ. Etik Suryani, SE, MM Kembali melakukan penyerahan bantuan kepada 48 orang penerima manfaat (mustahik) di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo pada Hari Senin (29/01/2024). Bantuan tersebut meliputi Program Sukoharjo Sehat yang disalurkan kepada 8 Orang total Rp. 20.500.000, Sukoharjo Makmur kepada 32 Orang total Rp. 69.500.000 dan Sukoharjo Peduli Kepada 8 Orang total Rp.19.500.000. Dengan total keseluruhan bantuan Rp.109.500.000 Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut. Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA29/01/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Empat Kecamatan
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Empat Kecamatan
Pada awal tahun 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, SE, M.M Kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada hari Rabu (03/01/2024). Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut di lakukan di empat titik yang berbeda yaitu di Desa Paluhombo Kecamatan Bendosari, Desa Ngrombo Kecamatan Baki, Di Telukan Kecamatan Grogol dan Di Bulakan Kecamatan Sukoharjo dengan Total bantuan Rp. 90.000.000,-. Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program – program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA04/01/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Kepada 56 Orang Mustahik
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Kepada 56 Orang Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Ibu Bupati HJ. Etik Suryani, SE, MM Kembali melakukan penyerahan bantuan kepada 56 orang penerima manfaat (mustahik) di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo pada Hari Kamis (21/12/2023). Bantuan tersebut meliputi Program Sukoharjo Peduli yang disalurkan kepada 11 Orang, Sukoharjo Sehat kepada 25 Orang, Sukoharjo Makmur Kepada 17 Orang dan Sukoharjo Cerdas kepada 3 orang dengan total bantuan Rp.112.543.000,- Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut. Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA21/12/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
AKSI SOLIDARITAS PEDULI PALESTINA, BAZNAS BERSAMA BUPATI, FORKOPIMDA DAN MASYARAKAT SUKOHARJO BERHASIL KUMPULKAN 75 JUTA
AKSI SOLIDARITAS PEDULI PALESTINA, BAZNAS BERSAMA BUPATI, FORKOPIMDA DAN MASYARAKAT SUKOHARJO BERHASIL KUMPULKAN 75 JUTA
Aksi Solidaritas Peduli Palestina ini merupakan kegiatan bersama Baznas yang diprakarsai dan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE. MM yang telah berkenan memfasilitasi kegiatan mulia ini. Dan tidak lupa, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu Pejabat Forkompimda di Kabupaten Sukoharjo, Bapak/Ibu Pejabat Pemerintah Kab. Sukoharjo, Bapak/Ibu Kepala Sekolah SMP, SMA maupun SMK dan semua pihak yang telah membantu atas terselenggaranya kegiatan pada pagi hari ini. Semoga menjadi catatan amal sholeh Bapak/Ibu sekalian di hari akhir nanti.Selanjutnya bersama ini, ijinkanlah kami melaporkan perkembangan Donasi Peduli Palestina yang dikumpulkan oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sampai dengan acara pada Jumat, (15/12/2023) adalah sebesar Rp75.506.600. Dana tersebut terkumpul dari Masyarakat Sukoharjo, baik yang berasal dari OPD, Pondok Pesantren, Masjid dan Masyarakat secara perorangan.Pada kesempatan yang berbahagia ini kami mengajak kita dan semua yang hadir dalam aksi ini serta masyarakat Sukoharjo untuk menyisihkan sebagian harta kita guna didonasikan untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah dampak perang di Palestina.Baznas RI termasuk didalamnya Baznas Kab. Sukoharjo dengan difasilitasi oleh Pemerintah Pusat melakukan donasi untuk saudara-saudara di Palestina dengan mengirimkan bantuan melalui jalur Grand Syaihkh Al Azhar - Mishr Al-Kheir, Bayt Zakat Wa As-Shadaqat, serta Egyptian Red Crescent Society (Hilal Ahmar Mesir).Dalam pengumpulan infaq donasi ini, kami menyiapkan relawan aksi dari anak-anak kita dari SMA dan SMK Kabupaten Sukoharjo sejumlah 100 relawan yang akan mengedarkan kotak infaq donasi. Dan juga kami menyediakan tanda terima infaq secara kolektif baik dari OPD-OPD, perusahaan, maupun masyarakat umum.Hadir dalam kegiatan Aksi Solidaritas Palestina Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Sukoharjo, S.E., MM, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo, Kepala Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo, Kepala Perangkat Daerah se Kabupaten Sukoharjo, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo dan jajarannya, Pimpinan Ormas Islam dan Ormas Keagamaan se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Para pengasuh pondok pesantren se Sukoharjo, Para Kepala Sekolah SLTP dan SLTA se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Adik-adik pelajar SLTP dan SLTA se Kabupaten Sukoharjo serta hadirin hadirat peserta Aksi Solidaritas Peduli Palestina yang berbahagia.
BERITA16/12/2023 | Narator : Rasya
Pelatihan Menjahit dan Multimedia oleh BAZNAS Sukoharjo dan 4 BLKK di Sukoharjo
Pelatihan Menjahit dan Multimedia oleh BAZNAS Sukoharjo dan 4 BLKK di Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama dengan BLKK (Balai Latihan Kerja Komunitas) melakukan Kerjasama dengan mengadakan Pelatihan Menjahit dan Multimedia. Kerjasama pelatihan tersebut diadakan di 4 BLKK yang berbeda yaitu BLKK Manik Mulya Bulu, BLKK NU Tawangsari, BLKK NU Nguter dan BLKK Darul Hasan Polokarto yang di adakan selama 5 Hari. Kerjasama tersebut diikuti peserta sebanyak 64 Orang dan dibagi di tiap BLKK 16 Orang dengan total bantuan Rp. 108.270.000,- “Kerjasama ini sesuai dengan visi misi BAZNAS yaitu Pengentasan Kemiskinan dan Mensejahterakan Umat “ Ujar Ketua Panitia Bp. H. M. Joko Purwanto selaku Wakil Ketua III Baznas Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada Muzzaki dan ASN di Lingkungan Kabupaten Sukoharjo karena sudah ikut memberikan manfaat melalui pembayaran Zakat Kepada BAZNAS sehingga dari Program – Program pengentasan kemiskinan bisa dilanjutkan agar Masyarakat Sukoharjo lebih Makmur.
BERITA20/11/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
Pelatihan UMKM BOGA MUSTAHIK PRODUKTIF BAZNAS Sukoharjo bersama IPHI Sukoharjo
Pelatihan UMKM BOGA MUSTAHIK PRODUKTIF BAZNAS Sukoharjo bersama IPHI Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama IPHI Mengadakan Pelatihan Boga Bagi Mustahik Produktif dengan jumlah peserta 80 Orang dengan total bantuan Rp. 90.850.000,-. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menggandeng Tim Alang – Alang dari Boyolali sebagai mentor dan Narasumber. Pelatihan tersebut dilakukan di Gedung IPHI Kabupaten Sukoharjo dimulai dari jam 07:00 Sampai dengan Jam 16:00 WIB meliputi pembuatan Kue kering dan beberapa menu snack makanan ringan yang bahan bakunya sangat mudah didapatkan. Dari pelatihan boga tersebut mustahik mendapatkan fasilitas dandang susun, mixer, transport dan monitoring grub Whatsapp oleh narasumber. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berharap dari bantuan tersebut para mustahik kabupaten sukoharjo bisa lebih mandiri dan bisa menggerakan roda perekonomian dengan menjadi produsen makanan ringan.
BERITA10/11/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Kepada 77 Orang Mustahik
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Kepada 77 Orang Mustahik
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Bupati Sukoharo Hj. Etik Suryani, S. E., M. M., kembali salurkan bantuan untuk orang-orang yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilakukan di Lobi Kantor Bupati pada Kamis (02/11/2023). Pada pukul 07.00 WIB, sebanyak 77 mustahik mendapatkan bantuan dengan nilai total bantuan yang diserahkan senilai Rp 150.531.400,- . Program bantuan BAZNAS yang disalurkan kali ini bervariasi, mulai dari bantuan biaya hidup, bantuan pemasangan listrik, bantuan biaya pendidikan, bantuan biaya pengobatan, modal usaha, bantuan kekurangan biaya kursi roda, jamban, bantuan gerobak hingga ternak kambing yang merupakan program Sukoharjo Sehat, Sukoharjo Makmur, Sukoharjo Peduli dan Sukoharjo Cerdas. Nilai bantuan paling kecil Rp 1 juta dan paling besar Rp 3.9 juta. “Bantuan untuk masyarakat kurang mampu rutin diberikan oleh Baznas Sukoharjo. Sebelumnya, warga tersebut mengajukan permohonan bantuan kepada Bupati dan ditindaklanjuti oleh Baznas yang bisa mencairkan bantuan dengan cepat dan tepat,” jelas Bupati. Tentu bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo yang tengah membutuhkan. Bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik. “Prinsipnya saya pasti menindaklanjuti setiap permohonan yang masuk. Jadi, jika masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan bantuan, bisa mengajukan pada Bupati,” ujarnya. Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Bapak Sardiyono mengatakan, “Sumber bantuan tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah dari berbagai pihak yang dihimpun Baznas Sukoharjo. Selama ini, berbagai pengajuan permohonan bantuan datang dari masyarakat kepada Bupati. Pengajuan tersebut kemudian diteruskan ke Baznas.” “Dengan verifikasi dan survei ke lokasi mustahik, maka bantuan dapat benar-benar tersampaikan tepat sasaran,” tambah Sardiyono. Hadir dan menyerahkan bantuan tersebut seluruh pimpinan Baznas Kabupaten Sukoharjo, Bupati Sukoharjo, Asisten, Sekda dan seluruh perangkat daerah terkait, serta penerima bantuan.
BERITA02/11/2023 | Narator : Rasya
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Tiga Kecamatan
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Tiga Kecamatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, SE, M.M Kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada hari Kamis (26/10/2023). Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut di lakukan di lima titik yang berbeda yaitu di Desa Gupit Kecamatan Nguter, Desa Sugihan Kecamatan Bendosari, Desa Kemasan Kecamatan Polokarto, Desa Bakalan Kecamatan Polokarto dan Bantuan Rumah Kebakaran di Desa Bulakan Kecamatan Sukoharjo dengan Total bantuan Rp. 54.000.000,-. Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program – program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA26/10/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Mojolaban
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Mojolaban
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kali ini melaksanakan kegiatan penthasyarufan Renovasi dan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) bersama Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, SE, M.M pada hari Jumat (20/10/2023). Penyaluran bantuan RTLH tersebut dilaksanakan di Kecamatan Mojolaban dan beralamatkan di Desa Palur dan Demakan. Untuk Desa Palur sendiri penerima ada 2 Orang dengan rincian per keluarga Rp. 7.500.000,- , sedangkan di Desa Demakan ada 2 tempat yaitu Ganggasan dan Sambilawang dengan total penerima sebanyak 4 Orang dengan jumlah bantuan Rp. 45.500.000,-. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melalui Program Sukoharjo Peduli berharap bantuan tersebut bisa digunakan semaksimal mungkin dengan dukungan dari perangkat Desa dan juga Masyarakat sekitar. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada Muzzaki di Kabupaten Sukoharjo karena dengan pembayaran Zakat melalui BAZNAS Sukoharjo Masyarakat dapat menikmati manfaat bantuan langsung dari Muzzaki kepada Mustahik melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.
BERITA20/10/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
Bantuan Sembako Kepada Petugas Kebersihan Dalam Rangka WORLD CLEANUP DAY Bersama Bupati
Bantuan Sembako Kepada Petugas Kebersihan Dalam Rangka WORLD CLEANUP DAY Bersama Bupati
Sebanyak 300 orang Tenaga Harian Lepas (THL) kebersihan Dinas Lingkungan Hidup *DLH) Kabupaten Sukoharjo mendapat bantuan sembako dari Baznas Sukoharjo. Bantuan diberikan dalam rangka memperingati “World Cleanup Day” Tahun 2023. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Rabu (11/12/2023). Bupati Etik Suryani, mengatakan, “World Clean up Day” merupakan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan serentak di 193 negara di dunia, dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah. Aksi ini merupakan perwujudan peningkatan kepedulian terhadap permasalahan sampah serta menjadi sarana memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan Bumi. “Panjenengan semua adalah pahlawan kebersihan Kabupaten Sukoharjo. Garda terdepan dalam urusan kebersihan,” kata Bupati. Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sukoharjo agar terus menggalakkan berbagai langkah dan upaya untuk mendorong kehidupan yang berkelanjutan secara kondusif agar lingkungan sehat. “Mari kita jaga dan tingkatkan lagi pengelolaan sampah sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan kita dalam rangka menjaga dan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan asri, demi keberlangsungan hidup anak cucu kita kelak,” ujar Bupati. Sementara itu, Kepala DLH Sukoharjo, Agus Suprapto, mengatakan, Tenaga Harian Lepas (THL) kebersihan tersebut terdiri dari penyapu jalan, petugas pengangkut sampah, petugas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan petugas taman. “Jumlah penerima bantuan sembako dan uang saku Rp100 ribu sebanyak 300 orang,” ujarnya. Menurutnya, paket sembako yang diberikan terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng, 2 liter, teh 2 bungkus, dan mi instan 10 bungkus.
BERITA11/10/2023 | Kutip :https://humas.sukoharjokab.go.id/
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH Di Tiga Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH Di Tiga Kecamatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kali ini melaksanakan kegiatan penthasyarufan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bersama Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, SE, M.M pada hari Selasa (26/09/2023). Penthasyarufan tersebut dilakukan di tiga Kecamatan antara lain Kecamatan Bulu, Kecamatan Tawangsari, Kecamatan Weru dan diserahkan kepada 11 orang Mustahik dengan total penthasyarufan Rp.171.000.000,-. Kegiatan RTLH tersebut bertujuan agar mustahik mendapatkan rumah yang layak huni dikarenakan kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk merenovasi rumah. Dari hasil survey yang dilakukan oleh petugas Baznas Kabupaten Sukoharjo kebanyakan kondisi rumah memang sudah tidak layak huni seperti dinding yang belum permanen, fasilitas MCK kurang memadai sampai dengan rumah tidak layak untuk ditinggali. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melalui Program Sukoharjo Peduli berharap, bantuan RTLH tersebut bisa dilaksanakan secara optimal dengan dukungan dari Masyarakat dan juga dari pemerintah desa setempat sehingga pada saat renovasi rumah berjalan dengan lancar. Tidak lupa kami berterimakasih kepada Muzzaki di Kabupaten Sukoharjo yang sudah membantu Masyarakat yang kurang mampu dan mensukseskan acara RTLH dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA26/09/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
Penthasarufan BAZNAS Sukoharjo di Acara GOWES FORKOPIMDA SUKOHARJO
Penthasarufan BAZNAS Sukoharjo di Acara GOWES FORKOPIMDA SUKOHARJO
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kali ini melakukan penthasyarufan Kembali kepada 7 Mustahik di daerah Kelurahan Bulakan pada Hari Jum’at (22/09/2023). Bertepatan dengan kegiatan GOWES BUPATI BERSAMA FORKOPIMDA Di Kecamatan Sukoharjo, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berpartisipasi dengan ikut menyalurkan bantuan Bersama Bupati Hj. Etik Suryani, SE., MM. kepada mustahik di daerah Kecamatan Sukoharjo yang bertempat di Kelurahan Bulakan tersebut. Bantuan tersebut antaralain Modal Usaha, Bantuan Gerobak HIK, Biaya Hidup dan Sarana Prasarana dengan Total Bantuan Rp. 14.000.000,-. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo mengucapkan banyak terimakasih kepada Muzzaki, Mitra, Donatur dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang telah menyalurkan Zakat Infaq dan Shodaqohnya melalui BAZNAS. Sehingga program – program pengentasan kemiskinan terus dilakukan untuk memperbaiki kehidupan Masyarakat terkhususnya masyarakat Kabupaten Sukoharjo.
BERITA22/09/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Kembali Menyalurkan Bantuan Kepada 89 Mustahik
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Kembali Menyalurkan Bantuan Kepada 89 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Ibu Bupati HJ. Etik Suryani, SE, MM dan Wakil Bupati Drs. H. Agus Santosa Kembali melakukan penyerahan bantuan kepada 89 orang penerima manfaat (mustahik) di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo pada Hari Kamis (21/09/2023). Bantuan tersebut meliputi Program Sukoharjo Peduli yang disalurkan kepada 19 Orang, Sukoharjo Sehat kepada 15 Orang, Sukoharjo Makmur Kepada 50 Orang dan Sukoharjo Cerdas kepada 5 orang dengan total bantuan Rp.206.727.500,- Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut. Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA21/09/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
Pembekalan Mustahik Produktif Oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Pembekalan Mustahik Produktif Oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sukoharjo kali ini melakukan kegiatan verifikasi dan pembekalan terhadap 17 Orang Mustahik Produktif yang akan menerima bantuan produktif di Kantor Baznas Hari Senin (19/09/2023). Koordinasi tersebut dipimpin oleh ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M.M sebagai Ketua, Drs. Legiman Luqman Hakim sebagai Wakil Ketua II Baznas Bidang Pendistribusian dan Ikhsan Hastowo Hari, S.Kom sebagai pelaksana bidang pendistribusian. Diharapkan dari kegiatan pembekalan tersebut para mustahik bisa memaksimalkan bantuan agar lebih bermanfaat dan juga meningkatkan perekonomian keluarga.
BERITA19/09/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Kembali Menyalurkan Bantuan Kepada 48 Mustahik
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Kembali Menyalurkan Bantuan Kepada 48 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Bupati pada hari Jumat, 15 September 2023 kembali menyalurkan bantuan Program Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Makmur dan Sukoharjo Cerdas. Bantuan yang disalurkan berupa modal usaha, biaya Pendidikan,biaya hidup, biaya pengobatan dan alat Kesehatan. Acara yang diselenggarakan di Ruang Lobi Kantor Bupati Sukoharjo tersebut dihadiri oleh 48 orang penerima manfaat dengan total bantuan senilai Rp 122.855.000,-. Nantinya diharapkan bantuan tersebut bisa meringankan beban dan memperbaiki perekonomian para mustahik. Pentasharufan yang dilakukan oleh Baznas Sukoharjo tidak lepas dari peran Muzaki dari Kabupaten Sukoharjo sehingga bisa terwujud acara tersebut. Semoga dengan adanya program-program bantuan dari baznas sukoharjo dan peran dari muzaki Kabupaten Sukoharjo dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan meringankan beban mustahik. Sebagai penutup, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo mempunyai misi agar kedepannya untuk bantuan usaha dapat dipergunakan sebaik – baiknya dan semaksimal mungkin sehingga mustahik tersebut menjadi muzaki dan ikut serta membantu Masyarakat khususnya Masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang kurang mampu.
BERITA15/09/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukoharjo.

Lihat Daftar Rekening →