WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Enam Kecamatan

SUKOHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan bersama Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dan menyasar enam kecamatan di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Penyaluran bantuan RTLH tersebut dilakukan di Kecamatan Bendosari, Kecamatan Bulu, Kecamatan Grogol, Kecamatan Nguter, Kecamatan Sukoharjo, dan Kecamatan Tawangsari. Total bantuan yang disalurkan pada program ini mencapai Rp334.000.000.

Adapun jumlah mustahik penerima bantuan RTLH di masing-masing kecamatan adalah sebagai berikut: Kecamatan Bendosari sebanyak 11 mustahik, Kecamatan Bulu 1 mustahik, Kecamatan Grogol 1 mustahik, Kecamatan Nguter 3 mustahik, Kecamatan Sukoharjo 10 mustahik, dan Kecamatan Tawangsari 1 mustahik.

Bupati Kabupaten Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo atas komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program perbaikan rumah tidak layak huni. Beliau berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi para penerima manfaat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa dukungan para muzaki menjadi kekuatan utama BAZNAS dalam menjalankan program-program pemberdayaan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program RTLH ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap dapat terus bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hunian yang layak bagi para mustahik.

28/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemkab Sukoharjo Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp564 Juta

SUKOHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan sosial kepada para mustahik pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja, Kabupaten Sukoharjo.

Total bantuan yang disalurkan pada kesempatan ini mencapai Rp564.868.000. Bantuan tersebut merupakan hasil pengelolaan dana zakat dan infak yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dari para muzaki.

Penyaluran bantuan sosial ini mencakup empat program unggulan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, yaitu Program Sukoharjo Cerdas yang diberikan kepada 13 mustahik, Program Sukoharjo Peduli untuk 19 mustahik, Program Sukoharjo Sehat yang menyasar 41 penerima manfaat, serta Program Sukoharjo Makmur yang diberikan kepada 58 mustahik.

Bupati Kabupaten Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo atas peran aktifnya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beliau berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima dan memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.

Melalui sinergi antara BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, diharapkan program-program bantuan sosial ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

23/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Selenggarakan Latihan Dasar Kelompok Program Z-Mart

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Program Z-Mart pada Selasa, 21 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi mustahik melalui pengelolaan usaha warung kelontong secara profesional.

Latihan Dasar Kelompok ini diikuti oleh para penerima manfaat Program Z-Mart dan difokuskan pada pembekalan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam mengelola warung kelontong, mulai dari manajemen usaha, pengelolaan keuangan sederhana, pencatatan stok barang, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berharap para peserta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta mengelola usaha secara tertib, transparan, dan profesional. Program Z-Mart diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan mustahik.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan guna mewujudkan mustahik yang mandiri dan berdaya.

21/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Musibah di Aceh Tamiang

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan pendistribusian bantuan sembako kepada masyarakat terdampak musibah di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta partisipasi dan kepedulian masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

Selanjutnya, bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat melalui prajurit Batalyon Infanteri Yonif 111 dalam rangka kegiatan Bakti TNI yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Penyaluran ini menjadi wujud nyata kolaborasi dan kepedulian kemanusiaan antara pemerintah daerah, lembaga zakat, masyarakat, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah.

Diharapkan bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan beban para korban, memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta memberikan manfaat nyata dalam proses pemulihan pasca musibah. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Semoga seluruh ikhtiar, kepedulian, dan bantuan yang telah disalurkan menjadi amal sholeh yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para penerima bantuan.

18/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
ACEH TAMIANG DI TITIK NADIR :  BANJIR MELUMPUHKAN PEMERINTAHAN, WARGA MASIH BERTAHAN DI PENGUNGSIAN

Aceh Tamiang, Kamis, 15 Januari 2026 —

Kabupaten Aceh Tamiang masih berada dalam kondisi darurat yang sangat memprihatinkan. Banjir besar yang melanda wilayah ini tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga melumpuhkan pusat-pusat pemerintahan dan fasilitas strategis. Hingga hari ini, denyut pelayanan publik nyaris berhenti, sementara ribuan warga masih bertahan dalam ketidakpastian.

Di pusat kota, genangan air dan lumpur pekat menyelimuti kawasan Kompleks Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan gedung DPRD. Kantor-kantor yang seharusnya menjadi pusat koordinasi penanganan bencana justru ikut tenggelam. Arsip pemerintahan hanyut, perabot rusak, dan aktivitas pelayanan publik lumpuh total.

Kondisi serupa terjadi di lingkungan Kompi Batalyon Yonif 111 Karma Bhakti, yang lokasinya berdekatan dengan pusat pemerintahan. Barak prajurit rusak parah, peralatan terdampak banjir, dan sebagian fasilitas tidak lagi dapat digunakan. Prajurit TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam evakuasi dan distribusi bantuan terpaksa lebih dulu menyelamatkan diri serta sarana pendukungnya.

“Jika pusat kota saja mengalami kerusakan sedemikian parah, maka kondisi wilayah pedalaman jauh lebih memprihatinkan,” ungkap Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, yang berada di Aceh Tamiang dalam rangka misi kemanusiaan.

Menurutnya, sejumlah desa hingga kini masih terisolasi akibat akses jalan terputus. Bantuan belum sepenuhnya menjangkau wilayah-wilayah tersebut. Warga, termasuk anak-anak dan lansia, bertahan di pengungsian darurat dengan keterbatasan logistik dan fasilitas kesehatan.

Banjir kali ini bukan banjir biasa. Ketinggian air dilaporkan mencapai dua hingga tujuh meter, menyebabkan banyak rumah hanyut, roboh, atau dipenuhi lumpur tebal. Mayoritas rumah warga belum dapat ditempati kembali. Dinding menghitam, lantai tertutup endapan lumpur, dan bau lembap menyelimuti kawasan permukiman.

Sebagian kecil warga terlihat mulai membersihkan rumah mereka secara mandiri. Namun, tanpa peralatan memadai dan kepastian bantuan lanjutan, upaya tersebut lebih menyerupai perjuangan bertahan hidup. Banyak perkakas rumah tangga, pakaian, hingga dokumen penting rusak atau hilang terbawa arus.

Dalam situasi tersebut, Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo terus menyalurkan bantuan kemanusiaan. Hingga hari ini, bantuan air mineral telah dikirimkan secara bertahap, termasuk 1.000 karton air mineral yang disalurkan melalui Batalyon Yonif 111 Karma Bhakti Aceh Tamiang untuk didistribusikan kepada warga terdampak banjir dan longsor. Bantuan tambahan berupa sembako serta peralatan pertukangan juga disalurkan untuk mendukung pembersihan lumpur dan pemulihan lingkungan.

“Ini bukan sekadar bencana banjir, ini adalah krisis kemanusiaan yang jika tidak ditangani dengan kesungguhan akan meninggalkan luka panjang,” tegas Sofwan.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, beserta seluruh jajaran pimpinan BAZNAS. Menurutnya, penanganan bencana di Aceh tidak cukup berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi harus berlanjut ke tahap pemulihan dan rekonstruksi yang membutuhkan komitmen bersama lintas daerah dan lintas lembaga.

Hingga hari ini, Aceh Tamiang masih bergulat dengan lumpur, pengungsian yang belum berakhir, serta rumah-rumah yang belum layak huni. Selama kebutuhan dasar warga belum terpenuhi dan kehidupan belum kembali normal, bencana ini belum benar-benar usai.

Aceh Tamiang tidak sedang meminta belas kasihan. Ia sedang menunggu kehadiran kita semua sebagai bentuk solidaritas sesama anak bangsa—hari ini, bukan nanti.

15/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo

Berita Terbaru

Pembekalan Mustahik Produktif Oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Pembekalan Mustahik Produktif Oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sukoharjo kali ini melakukan kegiatan verifikasi dan pembekalan terhadap 17 Orang Mustahik Produktif yang akan menerima bantuan produktif di Kantor Baznas Hari Senin (19/09/2023). Koordinasi tersebut dipimpin oleh ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M.M sebagai Ketua, Drs. Legiman Luqman Hakim sebagai Wakil Ketua II Baznas Bidang Pendistribusian dan Ikhsan Hastowo Hari, S.Kom sebagai pelaksana bidang pendistribusian. Diharapkan dari kegiatan pembekalan tersebut para mustahik bisa memaksimalkan bantuan agar lebih bermanfaat dan juga meningkatkan perekonomian keluarga.
BERITA19/09/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Kembali Menyalurkan Bantuan Kepada 48 Mustahik
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Kembali Menyalurkan Bantuan Kepada 48 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Bupati pada hari Jumat, 15 September 2023 kembali menyalurkan bantuan Program Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Makmur dan Sukoharjo Cerdas. Bantuan yang disalurkan berupa modal usaha, biaya Pendidikan,biaya hidup, biaya pengobatan dan alat Kesehatan. Acara yang diselenggarakan di Ruang Lobi Kantor Bupati Sukoharjo tersebut dihadiri oleh 48 orang penerima manfaat dengan total bantuan senilai Rp 122.855.000,-. Nantinya diharapkan bantuan tersebut bisa meringankan beban dan memperbaiki perekonomian para mustahik. Pentasharufan yang dilakukan oleh Baznas Sukoharjo tidak lepas dari peran Muzaki dari Kabupaten Sukoharjo sehingga bisa terwujud acara tersebut. Semoga dengan adanya program-program bantuan dari baznas sukoharjo dan peran dari muzaki Kabupaten Sukoharjo dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan meringankan beban mustahik. Sebagai penutup, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo mempunyai misi agar kedepannya untuk bantuan usaha dapat dipergunakan sebaik – baiknya dan semaksimal mungkin sehingga mustahik tersebut menjadi muzaki dan ikut serta membantu Masyarakat khususnya Masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang kurang mampu.
BERITA15/09/2023 | Humas Baznas Sukoharjo
Atasi Kekeringan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan BPBD Salurkan 4000 Liter Air Bersih di Tiga Kecamatan
Atasi Kekeringan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan BPBD Salurkan 4000 Liter Air Bersih di Tiga Kecamatan
Kurangnya air bersih dampak dari musim kemarau kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo dan BPBD mendistribusikan lebih dari 4000 liter air bersih untuk warga di Kecamatan Tawangsari, Weru, dan Bulu pada Rabu (06/09/2023).Pendistribusian seratus tangki air bersih dilakukan di Tawangsari pada Dusun Wungurejo, Desa Pundungrejo. Untuk Dusun Wungurejo terdiri dari dua titik di satu RT yakni pada RT 1 RW 5. Penerima manfaat pada satu RT terdiri dari 60 KK dari 209 jiwa. Penyaluran seratus air bersih diterima langsung oleh Bapak Sugeng Rahmat selaku ketua RT, Bapak Marjono selaku ketua RW dan Bapak Supandi selaku Lurah di wilayah tersebut."Selama musim kemarau panjang ini, kita sudah dapat 11 tangki dari Pasopati, SMA Bulu, Jaga Tinta, BPBD, Kapolres, dan hari ini dari BAZNAS," ujar Sugeng."Jumlah sumur di sini ada 10 buah. Saat kondisi musim kemarau panjang seperti ini, sumur tidak ada airnya. Hanya musim penghujan saja, sumur terisi," kata Marjono.Apalagi, banyak warga yang memerlukan air bersih tak hanya untuk kebersihan saja, namun juga untuk kehidupan sehari-hari juga. "Masyarakat kalau mandi ke kali (sungai) dengan jarak 1,5 km dari rumah penduduk dan minum dari kiriman tangki," imbuh Supandi. Pendistribusian 4000 Liter air bersih ini bertujuan untuk menanggulangi kekeringan yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo bagian selatan dalam beberapa waktu terakhir. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, mengatakan BAZNAS menaruh perhatian kepada bencana kekeringan yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo akibat musim kemarau berkepanjangan ini.
BERITA06/09/2023 | Humas Baznas Kab. Sukoharjo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat