WhatsApp Icon
BAZNAS SUKOHARJO BUKA JALAN KEMANDIRIAN melalui PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA

SUKOHARJO — BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi. Kali ini, program diwujudkan melalui Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama yang bekerja sama dengan BUJP PT Surya Artha Wiguna.

Pelatihan resmi dibuka pada 1 September 2026 dan akan berlangsung selama 10 hari, hingga 10 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, dengan diikuti sebanyak 80 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Dari proses pendaftaran, tercatat sebanyak 93 calon peserta mendaftarkan diri. Setelah melalui tahapan seleksi dan verifikasi berdasarkan persyaratan serta kriteria yang telah ditetapkan, sebanyak 80 peserta dinyatakan memenuhi ketentuan untuk mengikuti pelatihan.

Proses seleksi dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kesiapan serta memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dalam profesi satuan pengamanan. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, tetapi juga menekankan aspek kualitas, kedisiplinan, kompetensi, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Program Pelatihan Satpam Gada Pratama ini mendapatkan dukungan pembiayaan sebesar Rp264.000.000, dengan biaya pelatihan sebesar Rp3.300.000 untuk setiap peserta.

Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan zakat untuk program pemberdayaan yang memiliki dampak jangka panjang. Melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi, para peserta diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.

Di hadapan Plt. Bupati Sukoharjo, program ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Pelatihan Gada Pratama diharapkan dapat menjadi jembatan bagi peserta untuk memperoleh kompetensi profesional sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja di bidang satuan pengamanan.

Komitmen program ini tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan. Para alumni akan mendapatkan pendampingan dan bantuan dalam upaya penyaluran kerja, terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga satuan pengamanan di wilayah Jakarta, Solo Raya, dan sekitarnya.

Dengan skema tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan dan sertifikat, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang nyata.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, hal tersebut merupakan bagian penting dari konsep pemberdayaan melalui zakat. Zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membuka jalan menuju kemandirian.

Mustahik didorong untuk tidak selamanya berada pada posisi sebagai penerima bantuan. Melalui program pemberdayaan, mereka diberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan, mendapatkan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, serta membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.

Pelatihan Satpam Gada Pratama menjadi salah satu contoh bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang produktif dan berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diarahkan tidak hanya untuk menyelesaikan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi sumber daya manusia yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dari 93 orang yang mendaftar, sebanyak 80 peserta akhirnya memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan. Mereka kini tidak hanya membawa harapan untuk mendapatkan kompetensi dan sertifikasi, tetapi juga harapan untuk memperoleh pekerjaan serta masa depan yang lebih baik.

Pada akhirnya, keberhasilan program zakat bukan hanya diukur dari berapa besar dana yang telah disalurkan, tetapi juga dari berapa banyak kehidupan yang berhasil diberdayakan dan berapa banyak masyarakat yang mampu tumbuh menuju kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Dari Zakat Menuju Kemandirian, Dari Pelatihan Menuju Kesempatan.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
ZAKAT dan INFAK MENGALIR MENJADI AIR, MENJADI HARAPAN bagi MASYARAKAT TERDAMPAK KEKERINGAN

SUKOHARJO, Senin, 24 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan kembali diwujudkan secara nyata melalui penyaluran bantuan air bersih di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersinergi dengan BPBD Kabupaten Sukoharjo, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan bantuan tandon atau toren air berkapasitas 5.500 liter sekaligus dilakukan peninjauan lokasi pembangunan sumur bor. Bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar penanganan dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukoharjo, khususnya Kecamatan Bulu, Tawangsari, dan Weru.

Musim kemarau yang berlangsung menyebabkan debit air pada sumur-sumur warga menurun, bahkan di sejumlah lokasi mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada kegiatan kali ini terdapat lima titik penanganan, terdiri atas empat titik penyerahan bantuan toren air dan satu titik peninjauan pembangunan sumur bor.

Titik pertama berada di Tunggul RT 01 RW 09, Desa/Kecamatan Weru, berupa penyerahan bantuan tandon atau toren air berkapasitas 5.500 liter.

Sementara itu, tiga titik lainnya berada di Desa Kunden, Kecamatan Bulu, yaitu:

  • Kepuh Pencil RT 03 RW 04, bantuan toren air 5.500 liter;
  • Kepuh RT 01 RW 03, bantuan toren air 5.500 liter;
  • Sumberagung RT 03 RW 01, bantuan toren air 5.500 liter.

Adapun di Sumberagung RT 02 RW 01, Desa Kunden, Kecamatan Bulu, dilakukan peninjauan lokasi pembangunan sumur bor. Pembangunan sumur bor tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sumber air yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat.

Program penanganan kekeringan ini diproyeksikan memberikan manfaat kepada sekitar 1.500 mustahik dan penerima manfaat.

Bagi masyarakat yang sumurnya mulai mengering, keberadaan toren berkapasitas besar menjadi sarana penting untuk menjaga ketersediaan air bersih. Sementara pembangunan sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Plt. Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, S.E., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, termasuk Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo Sofwan Faizal Sifyan, serta camat, kepala desa, dan masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi dampak kekeringan. BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo bersama BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat berupaya memastikan penanganan kekeringan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mengarah pada solusi yang berkelanjutan.

Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, menyampaikan apresiasi kepada para Muzakki dan Munfik yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.

“Terima kasih kepada para Muzakki dan Munfik yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Hari ini amanah itu hadir menjadi air yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Toren ini untuk menjawab kebutuhan hari ini, sementara sumur bor kita ikhtiarkan untuk menjawab kebutuhan hari esok. Semoga bantuan ini meringankan beban warga dan menjadi manfaat yang terus mengalir.”

Penyaluran bantuan air bersih ini menunjukkan bahwa zakat dan infak yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sukoharjo tidak berhenti sebagai angka dalam laporan, tetapi diwujudkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepercayaan para Muzakki dan Munfik menjadi kekuatan dalam menghadirkan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam kondisi kekeringan, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menyangkut kesehatan, keberlangsungan aktivitas, dan kehidupan masyarakat.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya mengelola dan menyalurkan zakat serta infak agar memberikan manfaat yang nyata, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Dari Muzakki dan Munfik, amanah mengalir.
Dari BAZNAS, manfaat disalurkan.
Dari sinergi, solusi diwujudkan.
Dan di tengah kekeringan, air menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masih terus mengalir.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Zakat dan Infak, Nyata Manfaatnya bagi Masyarakat.

24/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN RTLH PASCAKEBARAKAN di KECAMATAN KARTASURA

Sukoharjo, 18 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan untuk pemulihan rumah tidak layak huni (RTLH) pascakebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Kartasura.

Bantuan tersebut diberikan kepada dua warga terdampak, yaitu Bapak Sutiman dan Bapak Sartono, yang beralamat di Gunung RT 01 RW 12, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20.000.000, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp40.000.000.

Pentasyarufan bantuan dilakukan oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Camat Kartasura, didampingi aparat pemerintahan serta tokoh masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penerima sekaligus membantu proses perbaikan dan pemulihan tempat tinggal setelah musibah kebakaran.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama pemerintah dan masyarakat dalam membantu warga yang mengalami musibah. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, aparat, dan tokoh masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui bantuan ini, Bapak Sutiman dan Bapak Sartono diharapkan dapat segera memperbaiki kembali tempat tinggal mereka sehingga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman pascakebakaran.

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN Rp433,3 Juta kepada 200 MUSTAHIK MELALUI EMPAT PROGRAM

SUKOHARJO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan zakat dan bantuan kepada 200 mustahik dari seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Satya Praja (GSP) Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/8/2026), mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E., jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, para camat, pimpinan OPD terkait, serta para penerima manfaat.

Penyaluran ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan munfiq dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mustahik, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.

Berdasarkan rekap penyaluran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo tanggal 12 Agustus 2026, total dana yang disalurkan mencapai Rp433.300.000 kepada 200 mustahik melalui empat program utama.

Rinciannya sebagai berikut:

Program Jumlah Mustahik Nominal

Sukoharjo Cerdas 17 orang Rp46.700.000

Sukoharjo Peduli 15 orang Rp38.500.000

Sukoharjo Sehat 17 orang Rp39.500.000

Sukoharjo Makmur 151 orang Rp308.600.000

Total 200 orang Rp433.300.000

Program Sukoharjo Makmur menjadi program dengan jumlah penerima dan nilai penyaluran terbesar, yakni 151 mustahik dengan total Rp308,6 juta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung peningkatan kapasitas ekonomi dan mendorong kemandirian mustahik.

Sementara itu, program Sukoharjo Cerdas diarahkan untuk membantu kebutuhan di bidang pendidikan, Sukoharjo Sehat untuk mendukung kebutuhan kesehatan, sedangkan Sukoharjo Peduli diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam kondisi sosial tertentu.

Melalui empat program tersebut, zakat diharapkan tidak hanya menjadi bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi penerima.

Penyaluran zakat kepada 200 mustahik menunjukkan bahwa zakat memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian dan ketahanan sosial masyarakat. Ketika dikelola secara profesional, zakat dapat menjadi jembatan antara masyarakat yang memiliki kemampuan untuk berbagi dengan mereka yang memiliki hak untuk menerima.

Bagi mustahik, bantuan yang diterima dapat memiliki arti yang berbeda-beda. Dukungan pendidikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah, bantuan kesehatan dapat meringankan beban pengobatan, bantuan sosial dapat memenuhi kebutuhan dasar, sementara bantuan pemberdayaan ekonomi dapat menjadi modal untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus mendorong agar pengelolaan zakat tidak berhenti pada pola bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan sehingga mustahik memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kualitas kehidupannya.

Harapan jangka panjangnya adalah semakin banyak mustahik yang mampu keluar dari kondisi keterbatasan dan pada akhirnya dapat menjadi muzaki.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola melalui BAZNAS.

Kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Dana yang dihimpun secara bersama-sama dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika dikelola secara terencana, transparan, dan tepat sasaran.

Dukungan dari masyarakat, khususnya para ASN dan warga Muslim Kabupaten Sukoharjo, turut memperkuat peran zakat sebagai salah satu instrumen sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran jajaran BAZNAS, para camat, serta pimpinan OPD terkait dalam kegiatan penyaluran juga mencerminkan pentingnya sinergi dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat.

BAZNAS menjalankan amanah untuk menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat kepada mustahik. Di sisi lain, sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, manfaat zakat diharapkan dapat semakin luas dan mampu mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

Penyaluran Rp433,3 juta kepada 200 mustahik menjadi pengingat bahwa setiap dana zakat yang dititipkan masyarakat merupakan amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen menjaga proses penghimpunan, pengelolaan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, ketepatan sasaran, serta kebermanfaatan.

Lebih dari sekadar angka dalam laporan penyaluran, setiap dana yang diberikan diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata: membantu pendidikan, meringankan beban kesehatan, memenuhi kebutuhan sosial, sekaligus membuka peluang bagi mustahik untuk menjadi lebih mandiri.

Melalui zakat yang dikelola dengan baik, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya menghadirkan manfaat dari muzaki untuk mustahik, dari kepedulian menjadi keberdayaan, dan dari zakat untuk mewujudkan Sukoharjo yang semakin cerdas, peduli, sehat, dan makmur.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat, Menguatkan Umat.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO LAKUKAN MONITORING dan EVALUASI BANTUAN RTLH di KECAMATAN TAWANGSARI

Sukoharjo, 12 Agustus 2026 — BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga desa di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memastikan bantuan yang bersumber dari dana zakat telah disalurkan secara tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.

Dalam kegiatan monev tersebut, pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melakukan peninjauan langsung ke rumah penerima manfaat. Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh Kasi Sosial Kecamatan Tawangsari dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi rumah penerima manfaat, perkembangan pembangunan atau perbaikan rumah, pemanfaatan dana bantuan, serta kontribusi swadaya dari penerima manfaat dan keluarganya.

Berdasarkan data penyaluran yang menjadi objek monitoring, terdapat tiga penerima manfaat program RTLH dengan total bantuan sebesar Rp60 juta. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.

Penerima pertama adalah Wahyono, warga Ngaren Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari. Bantuan RTLH sebesar Rp20 juta disalurkan pada 20 Juni 2025.

Penerima kedua adalah Sutarno, warga Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari. Bantuan sebesar Rp20 juta disalurkan pada 5 September 2025.

Sementara itu, penerima manfaat ketiga adalah Sri Suparni, warga Cemetuk Desa Lorog, Kecamatan Tawangsari. Bantuan sebesar Rp20 juta disalurkan pada 28 Januari 2026.

Monev dilakukan untuk memastikan bantuan RTLH telah dimanfaatkan sesuai peruntukan dan menghasilkan perbaikan hunian yang nyata. Peninjauan mencakup kondisi fisik rumah, progres pembangunan, pemanfaatan material, serta kontribusi swadaya penerima manfaat dan keluarga, baik berupa dana, material maupun tenaga. Melalui kunjungan langsung, BAZNAS dapat melihat capaian program sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kualitas hunian mustahik.

Memastikan Bantuan Tepat Sasaran

Monev RTLH merupakan bagian dari pengawasan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo untuk memastikan bantuan zakat tepat sasaran, tepat guna, dan memberikan manfaat nyata. Peninjauan langsung dilakukan untuk melihat kondisi rumah, perkembangan perbaikan, serta pemanfaatan bantuan oleh mustahik.

Didampingi Kasi Sosial Kecamatan Tawangsari dan UPZ desa, BAZNAS memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penerima dan capaian program di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan amanah muzakki benar-benar diterima oleh mereka yang berhak dan digunakan sesuai peruntukannya.

Wujud Akuntabilitas Zakat

Bantuan RTLH bukan sekadar penyaluran dana, tetapi upaya meningkatkan kualitas hunian dan kehidupan mustahik. Karena itu, tanggung jawab BAZNAS tidak berhenti saat bantuan disalurkan, tetapi berlanjut melalui monitoring dan evaluasi.

Monev di Pundungrejo, Dalangan, dan Lorog menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam menjaga amanah, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya tersalurkan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan dan manfaat bagi penerima.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Bendosari dan Polokarto
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Bendosari dan Polokarto
Sukoharjo, 9 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, penyerahan dilakukan di dua kecamatan, yaitu Bendosari dan Polokarto, dengan total bantuan senilai Rp160.000.000 kepada 13 mustahik penerima manfaat. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dan dihadiri oleh Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., serta Wakil Bupati Sukoharjo, Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E. yang turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para penerima. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah bersama BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam menyediakan hunian yang layak dan sehat. Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo menyampaikan harapannya agar bantuan RTLH ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima. "Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para mustahik dan benar-benar membantu dalam mewujudkan rumah tinggal yang lebih layak dan nyaman," ujar beliau. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki serta masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki dan masyarakat yang telah mendukung program-program BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlimpah," ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan.
BERITA09/09/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Penyerahan Bantuan RTLH oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati dan Wakil Bupati
Penyerahan Bantuan RTLH oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati dan Wakil Bupati
Sukoharjo, 5 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sukoharjo, Bulu, dan Tawangsari. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., serta Wakil Bupati Sukoharjo, Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan dengan total nilai sebesar Rp105.000.000 kepada 8 mustahik penerima manfaat yang tersebar di tiga kecamatan tersebut. Bantuan ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang perumahan layak huni. Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat. "Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas hunian para mustahik," ujar beliau. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki (pemberi zakat) dan seluruh masyarakat yang telah mendukung program-program BAZNAS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlipat ganda," ungkapnya. Program bantuan RTLH ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.
BERITA05/09/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp307 Juta kepada 28 Mustahik di Empat Kecamatan
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp307 Juta kepada 28 Mustahik di Empat Kecamatan
Sukoharjo, 12 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Sukoharjo Peduli bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, SE., MM bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bapak Drs. H. Sardiyono, MM pada hari Selasa, 12 Agustus 2025, di beberapa titik di wilayah Kecamatan Kartasura, Gatak, Baki, dan Grogol. Dalam program ini, sebanyak 28 mustahik yang tersebar di empat kecamatan tersebut menerima bantuan RTLH dengan total nilai sebesar Rp307.000.000. Setiap mustahik memperoleh bantuan dana yang akan digunakan untuk renovasi rumah agar menjadi layak huni dan lebih aman ditempati. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan bahwa program RTLH ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak. Bupati Sukoharjo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Beliau juga berharap agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran. Program bantuan RTLH ini diharapkan tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga meningkatkan semangat dan optimisme para penerima manfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
BERITA12/08/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Penyerahan Bantuan Sosial BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Sukoharjo
Penyerahan Bantuan Sosial BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan sosial melalui program-program unggulan: Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Sehat, Sukoharjo Peduli, dan Sukoharjo Makmur. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Kamis, 07 Agustus 2025, bertempat di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo dan diberikan langsung oleh Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., M.M. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp212.102.500, dengan rincian sebagai berikut: Program Sukoharjo Cerdas: Rp9.200.000 Program Sukoharjo Sehat: Rp43.202.500 Program Sukoharjo Peduli: Rp60.300.000 Program Sukoharjo Makmur: Rp99.400.000 Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki atas kepercayaan dan kontribusi yang telah diberikan. Berkat dukungan para muzaki, BAZNAS dapat terus menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Semoga amal ibadah para muzaki diterima oleh Allah SWT dan menjadi keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin." Mari terus bersinergi untuk membangun Sukoharjo yang lebih cerdas, sehat, peduli, dan makmur melalui zakat yang terkelola secara profesional, transparan, dan berkeadilan.
BERITA07/08/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
PENYERAHAN BANTUAN SUKOHARJO SEHAT
PENYERAHAN BANTUAN SUKOHARJO SEHAT
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menunjukan kepedulian nyata terhadap mustahik melalui penyaluran bantuan kesehatan dalam Program Sukoharjo Sehat. Program Sukoharjo Sehat merupakan bentuknyata kepedulian terhadap mustahik yang membutuhkan bantuan untuk mendukung kesehatan, salah satu contohnya bantuan Kursi Roda yang kali ini BAZNAS Sukoharjo menyerahkan langsung kepada mustahik. Kali ini BAZNAS Sukoharjo menyerahkan langsung bantuan tersebut di beberapa titik antaralain : Bacem, Grogol Kadokan, Grogol Telukan, Grogol Singopuran, Grogol BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melalui Program Sukoharjo Sehat berharap bantuan tersebut bisa digunakan semaksimal mungkin dengan dukungan dari masyarakat sekitar khususnya masyarakat Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada ASN dan seluruh jajaran pemerintah di Kabupaten Sukoharjo karena dengan pembayaran Zakat melalui BAZNAS Sukoharjo Masyarakat dapat menikmati manfaat bantuan langsung dari Muzzaki kepada Mustahik melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.
BERITA01/08/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO GELAR KHITANAN MASSAL 2025 BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI
BAZNAS SUKOHARJO GELAR KHITANAN MASSAL 2025 BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Eko Sapto Purnomo serta pejabat Forkopimda hadir dalam acara Khitanan Massal Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Sabtu (5/7/2025). Khitan massal tersebut dilaksanakan di Auditorium Menara Wijaya Lantai 10. Dalam sambutannya Bupati Etik Suryani, mengatakan, khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah. Sedangkan secara medis, khitan mempunyai faedah yang sangat penting, yaitu untuk membuang bagian dari anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, bakteri dan lain-lain yang dapat membahayakan kesehatan. “Aresiasi pada Baznas atas penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap bisa menjadi agenda rutin tahunan dan terus ditingkatkan dalam pelayanannya. Apalagi pelaksanaan kegiatan khitanan massal ini bersamaan dengan musim liburan sekolah,” ujarnya. “Barangkali banyak masyarakat yang sudah menunggu-nunggu khitan massal yang diselenggarakan oleh Baznas seperti saat ini”. Bupati juga berpesan kepada peserta khitan agar menjadi anak-anak yang sholeh, patuh kepada orang tua dan taat dalam menjalankan perintah-perintah agama, serta menjauhi segala yang dilarang oleh agama. “Belajarlah yang rajin dan raihlah cita-citamu menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” tambahnya. Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono mengatakan Khitanan Massal tersebut diikuti 180 anak. Setiap anak peserta khitan massal mendapat paket bantuan dari Baznas, antara lain sarung, baju koko, kopiah, tas, paket alat tulis, suvenir dari Bank Jateng, dan uang saku Rp200 ribu.
BERITA05/07/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
Sebanyak 168 warga kurang mampu menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sukoharjo. Penyerahan bantuan dipimpin langsung Bupati Sukoharjo Etik Suryani di pendapa Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Jumat (20/6/2025). Bantuan tersebut merupakan program Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Makmur dan Sukoharjo Sehat dengan total bantuan senilai Rp355.890.000. Bantuan diterima langsung secara utuh kepada para penerima. Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, bantuan yang diserahkan ini berasal dari Baznas Sukoharjo. Warga yang menerima bantuan tersebut sebelumnya sudah mengajukan permintaan kepada Bupati Sukoharjo. Bupati meminta kepada warga penerima untuk menggunakan bantuan sesuai dengan surat pengajuan awal. Sebab bantuan diberikan karena warga sangat membutuhkan. "Misal ada warga yang dalam surat pengajuan meminta biaya sekolah anak dan mendapat bantuan dalam program Sukoharjo Cerdas maka bantuan yang diterima wajib untuk biaya sekolah anak. Jangan dipakai lainnya. Ini harus dipantau dan dipertanggungjawabkan," ujarnya. Bupati menjelaksan bahwa, ada ribuan warga mengantri untuk mendapat bantuan dari Baznas Sukoharjo. Sebab setiap hari selalu ada surat pengajuan masuk dari warga meminta bantuan. "Warga yang antri sangat banyak ada ribuan orang. Jadi yang sudah terima bantuan harus digunakan secara maksimal sesuai kegunaan dalam surat pengajuan," jelasnya. Sebelum warga menerima bantuan tersebut telah dilakukan verifikasi dan validasi secara ketat oleh petugas. Hal ini untuk memastikan bantuan yang diserahkan oleh Baznas Sukoharjo bisa tepat sasaran. "Bantuan diterima utuh oleh warga. Tidak ada potongan. Kalau ada potongan maka silahkan warga melapor ke Bupati Sukoharjo. Nanti akan ditindaklanjuti," ujarnya. Etik Suryani menjelaskan, berbagai bantuan yang diberikan Baznas Sukoharjo memiliki banyak manfaat. Seperti bantuan biaya hidup akan menambah keberlangsungan hidup warga kurang mampu untuk membeli bahan pokok pangan. Selain itu bantuan lainnya berupa gerobak hik. "Khusus untuk bantuan gerobak hik dapat menciptakan lapangan kerja dan menjadi sumber penghidupan warga. Sebab dari sana warga bisa dapat uang dari berjualan," ujarnya. Keberlangsungan hidup warga mendapatkan pekerjaan juga mampu menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Warga kurang mampu dapat terangkat derajatnya dengan memiliki sumber pendapatan sendiri dari berdagang. Termasuk juga mampu meningkatkan kualitas dagangannya. "Bantuan gerobak hik ini bisa menggerakkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sukoharjo. Warga selain dapat pekerjaan juga pendapatan. Termasuk menciptakan peluang kerja baru ditengah sulitnya dapat pekerjaan," katanya. Etik menambahkan, pada penyaluran bantuan bersumber dari Baznas Sukoharjo kali ini banyak menyasar warga kurang mampu untuk program Sukoharjo Cerdas yakni bantuan pendidikan. Sebab banyak anak dari warga kurang mampu akan melanjutkan sekolah. "Banyak juga bantuan untuk program Sukoharjo Cerdas yakni bantuan sekolah untuk anak dari keluarga kurang mampu. Sekarang sudah masuk tahun pelajaran baru sekolah dan mudah-mudahan anak bisa terus sekolah dan meraih cita-cita," tuturnya.
BERITA20/06/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Penyerahan Donasi Kemanusiaan Palestina dari PSHT Cabang Sukoharjo melalui Bupati Sukoharjo kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Penyerahan Donasi Kemanusiaan Palestina dari PSHT Cabang Sukoharjo melalui Bupati Sukoharjo kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Pada Rabu, (21/05/2025) pukul 08.00 WIB, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sukoharjo secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp111.482.800 Penyerahan donasi dilakukan melalui Bupati Sukoharjo yang kemudian disalurkan kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo untuk segera diteruskan kepada saudara-saudara kita di Palestina yang sedang membutuhkan bantuan. Acara penyerahan berlangsung dengan lancar dan penuh makna, mencerminkan komitmen PSHT terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas global. Donasi ini merupakan bentuk kepeduliaan dan aksi nyata dari keluarga besar PSHT Cabang Sukoharjo terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Dengan disalurkannya donasi ini melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, diharapkan bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat Palestina yang terdampak dan memberikan manfaat yang besar ditengah kondisi yang memprihatinkan. Semoga niat baik ini menjadi ladang amal bagi seluruh anggota PSHT serta pihak-pihak yang terlibat, dan dapat menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global.
BERITA21/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Tiga Kecamatan Wilayah Kabupaten Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Tiga Kecamatan Wilayah Kabupaten Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga kecamatan, yakni Nguter, Mojolaban, dan Sukoharjo, pada Selasa (13/5). Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp180.000.000, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan langsung diberikan oleh Bupati Sukoharjo, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi dengan BAZNAS. Program RTLH ini merupakan bagian dari upaya nyata BAZNAS dalam memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan mustahik, khususnya di sektor pemukiman yang layak huni. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para penerima, baik dari sisi kesehatan, kenyamanan, maupun aspek sosial lainnya. BAZNAS Sukoharjo terus berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat secara transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan, guna mendorong terciptanya keadilan sosial di tengah masyarakat.
BERITA13/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Memperingati Hardiknas 2025, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Turut Berpartisipasi Dalam Membantu Siswa SD dan SMP di Kabupaten Sukoharjo
Memperingati Hardiknas 2025, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Turut Berpartisipasi Dalam Membantu Siswa SD dan SMP di Kabupaten Sukoharjo
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menggelar upacara yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar dan kepedulian terhadap pendidikan di kalangan masyarakat. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan dunia pendidikan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo turut berpartisipasi aktif dengan menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa-siswi yang kurang mampu di berbagai wilayah di Sukoharjo dengan total bantuan untuk SD senilai Rp250.000.000 dan untuk SMP senilai Rp150.000.000. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pelajar dan mendorong mereka untuk terus semangat dalam menggapai cita-cita. Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo, Ibu H. Etik Suryani, S.E., M.M. , menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan pendidikan, termasuk BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. "Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Mari kita jadikan momentum Hari Pendidikan Nasional ini sebagai ajakan untuk terus peduli terhadap masa depan generasi muda. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo yang telah menunjukkan komitmennya dalam membantu siswa-siswi yang membutuhkan. Semoga langkah ini membawa keberkahan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Sukoharjo," ujar Bupati Sukoharjo.
BERITA02/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Peringatan Hari Buruh di Sukoharjo, BAZNAS Turut Berpartisipasi Memberikan Bantuan Kepada Para Pekerja
Peringatan Hari Buruh di Sukoharjo, BAZNAS Turut Berpartisipasi Memberikan Bantuan Kepada Para Pekerja
Ribuan buruh dari berbagai penjuru Kabupaten Sukoharjo tumpah ruah di GOR Jombor, Bendosari, Kamis (1/5/2025). Mereka datang bukan untuk berdemontrasi, tapi untuk merayakan dengan senyum, semangat, dan penuh kebersamaan Hari Buruh Internasional alias May Day 2025. Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan rasa hormat setinggi-tingginya kepada para pekerja. Acara dimulai dengan senam bersama yang diikuti oleh ribuan buruh, suasana pagi itu terasa hangat dan menyenangkan. Selain itu, doa bersama turut mengalirkan harapan akan hubungan industrial yang harmonis antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Dalam momen penuh keikhlasan ini, Bupati Sukoharjo juga menyerahkan 1.300 paket beras santunan dengan total bantuan senilai Rp84.500.000 dari BAZNAS Sukoharjo sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat pekerja. “Tema Hari Buruh tahun ini adalah: Merajut Kebersamaan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional dan Tag Line May Day Is Colaboration Day," ujar Etik. "Mengajak semua yang terlibat dalam kegiatan ini, penyelenggara atau peserta dan juga seluruh pihak terkait untuk memberikan dukungan pengembangan karir yang berkelanjutan bagi para pekerja. Termasuk peluang untuk belajar dan berkembang di tempat kerja," imbuh bupati.
BERITA01/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
GERAI BAZNAS HADIR DI THE PARK MALL SOLO BARU
GERAI BAZNAS HADIR DI THE PARK MALL SOLO BARU
Baznas Kab. Sukoharjo hadir di The Mall Solo Baru setiap hari hingga tanggal 29 Maret 2025 mulai pukul 16.00-20.30 WIB dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang akan menyalurkan zakat infaq dan sedekah. Kehadiran gerai baznas Kabupaten Sukoharjo juga dibarengi dengan pembagian takjil 100 pak setiap hari untuk pengunjung yang akan berbuka puasa. Layanan kami : - Pembayaran ZIS (Zakat Infaq dan Sedekah) baik tunai, transfer, dan QRIS - Notifikasi melalui WA dan Email diberikan langsung setelah selesai melakukan pembayaran ZIS dan mengisi form muzaki atau munfiq - Layanan cepat cetak kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) gratis langsung di lokasi. Gerai Baznas di The Park Mall Solo Baru! Ini adalah inisiatif yang baik untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah. Apakah kamu ingin tahu lebih lanjut tentang cara menyalurkan zakat atau tentang layanan yang ditawarkan oleh Gerai Baznas? Gerai Baznas menawarkan beberapa layanan, seperti pembayaran ZIS (Zakat, Infaq, dan Sedekah) melalui tunai, transfer, atau QRIS. Mereka juga menyediakan notifikasi melalui WA dan email setelah pembayaran. Selain itu, mereka juga menawarkan layanan cetak kartu NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat) secara gratis. Apakah kamu ingin tahu lebih lanjut tentang NPWZ atau cara menyalurkan zakat? NPWZ adalah nomor unik yang diberikan kepada muzaki (wajib zakat) sebagai identitas resmi. Dengan memiliki NPWZ, muzaki dapat memantau dan melihat riwayat pembayaran zakat mereka. Selain itu, NPWZ juga dapat digunakan sebagai bukti pembayaran zakat yang sah. Apakah kamu sudah memiliki NPWZ atau ingin tahu cara mendapatkannya? Untuk mendapatkan NPWZ, kamu bisa mengunjungi Gerai Baznas di The Park Mall Solo Baru. Mereka akan membantu kamu dalam proses pendaftaran dan pencetakan kartu NPWZ secara gratis. Pastikan kamu membawa dokumen yang diperlukan, seperti KTP dan bukti pembayaran zakat. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut, kamu bisa bertanya langsung kepada petugas Baznas di gerai tersebut. Apakah kamu sudah siap untuk mengunjungi Gerai Baznas? Semoga kamu bisa mendapatkan NPWZ dengan mudah dan lancar. TERIMA KASIH MUZAKI DAN MUNFIQ. SEMOGA ALLAH MELANCARKAN REZEKINYA DAN MEMBERKAHI HIDUPNYA. AAMIIN
BERITA16/03/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
FESTIVAL KAMPUNG RAMADHAN GRAHA WIJAYA 2025, MERIAHKAN GP3D dengan KULINER RAMADHAN
FESTIVAL KAMPUNG RAMADHAN GRAHA WIJAYA 2025, MERIAHKAN GP3D dengan KULINER RAMADHAN
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) menggelar Festival Kampung Ramadhan 2025 di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Graha Wijaya. Event yang berlangsung selama bulan Ramadhan ini dirancang untuk memberdayakan UMKM lokal sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang meriah bagi masyarakat. Festival ini merupakan wujud komitmen Diskopumdag Sukoharjo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo ikut berpartipasi dalam penyelenggaran Festival Kampung Ramadhan Graha Wijaya 2025, dengan memberikan bantuan senilai Rp38.250.000 bagi anak-anak yang kurang mampu. Mari ramaikan Kampung Ramadhan Graha Wijaya 2025 dan nikmati kebersamaan dibulan ramadhan ini.
BERITA04/03/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
OPTIMALISASI PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZIS DI LEMBAGA VERTIKAL
OPTIMALISASI PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZIS DI LEMBAGA VERTIKAL
Pada hari ini Rabu 19 Februari 2025 pukul 10.00 sampai 11.00 WIB telah dilakukan silaturahim antara Pimpinan Baznas Kabupaten Sukoharjo dengan Wakapolres Sukoharjo dalam rangka mengaktifkan lagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polres Sukoharjo dan Rencana kolaborasi kegiatan pendistribusian zakat bagi masyarakat dengan melibatkan kepolisian yaitu Babinkamtimas dalam melakukan pendampingan dan pembinaan di masyarakat. Rombongan Baznas Kabupaten Sukoharjo yang hadir dalam acara silaturahim dan koordinasi tersebut dipimpin oleh Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo Bapak Drs. H. Sardiyono, MM dan didampingi oleh Waka I Bidang Pengumpulan H. Sofwan Faizal Sifyan dan H. Wahyono, S. Pd. I selaku Waka IV Bidang SDM dan Perkantoran serta diterima oleh Wakapolres Sukoharjo. Semoga apa yang telah direncanakan dapat terwujud dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
BERITA19/02/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN Rp401 JUTA DAN PEMBENTUKAN UPZ DESA
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN Rp401 JUTA DAN PEMBENTUKAN UPZ DESA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan senilai Rp401.388.500 kepada 215 penerima manfaat melalui lima program unggulan. Penyaluran bantuan dilaksanakan bersamaan dengan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa se-Kabupaten Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja Sukoharjo, Kamis (6/2/2025). “Pembentukan UPZ di tingkat desa/kelurahan adalah langkah konkret dalam memperkuat sistem pengumpulan dan pengelolaan zakat di tingkat yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya UPZ di desa/kelurahan, pengumpulan zakat bisa lebih maksimal, dan penyalurannya dapat tepat sasaran,” ungkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya. Bupati menambahkan bahwa zakat memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial. “Upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi perlu adanya dukungan, kerjasama dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sukoharjo, salah satunya melalui pembayaran zakat, infak dan sodaqoh,” jelasnya. Ketua BAZNAS Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M.M. mengungkapkan “Program ini merupakan implementasi dari Program Kerja BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 dan arahan Ibu Bupati Sukoharjo tertanggal 23 Januari 2025,” ujar Sardiyono. Acara yang dihadiri sekitar 560 peserta ini melibatkan berbagai elemen, termasuk jajaran Forkopimda, perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Wakil Ketua IV H. Sholahuddin Aly, SH, kepala OPD, camat se-Kabupaten Sukoharjo, serta para penerima bantuan. Bupati Sukoharjo menginstruksikan kepada para Camat dan Kepala Desa/Lurah agar pembentukan UPZ di tingkat desa/kelurahan segera ditindaklanjuti untuk mengoptimalkan penerimaan zakat, infak dan sodaqoh di Kabupaten Sukoharjo. “Mari kita terus bekerjasama, bersinergi dan bergotong royong dalam membangun Kabupaten Sukoharjo, menuju Sukoharjo yang semakin makmur, sejahtera dan bermartabat,” pungkas Bupati
BERITA06/02/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Lebih dari 5000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Apel Kesiapsiagaan ini diikuti oleh 5000 peserta yang terdiri dari personel Rumah Sehat BAZNAS, Basarnas, Palang Merah Indonesia, Lembaga Amil Zakat, OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta relawan termasuk BAZNAS Kabupaten Sukoharjo yang mengirimkan 115 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana. Turut hadir dalam Apel Kesiapsiagaan, Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BS1), perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KEMBALI SALURKAN BANTUAN DI WILAYAH BULU BERSAMA DENGAN DINAS SOSIAL
BAZNAS KEMBALI SALURKAN BANTUAN DI WILAYAH BULU BERSAMA DENGAN DINAS SOSIAL
Pada Sabtu, (26/10/2024) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial serta Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lapangan Desa Lengking Kecamatan Bulu. Bantuan disalurkan bersama dengan acara Sarasehan, Apel dan Latihan Gabungan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) se-Solo Raya. Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut diserahkan kepada 5 mustahik di Desa Kamal dengan total bantuan Rp. 60.000.000,-. Sedangkan program bantuan sosial, diberikan kepada 5 mustahik dari Desa Lengking, Malangan dan Ngasinan. Bantuan sosial yang diberikan berupa mesin jahit, pemasangan listrik dan gerobak hik dengan total bantuan Rp. 15.100.000,-. Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program – program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA26/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Pelatihan UMKM BOGA MUSTAHIK PRODUKTIF BAZNAS Sukoharjo bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo
Pelatihan UMKM BOGA MUSTAHIK PRODUKTIF BAZNAS Sukoharjo bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo Mengadakan Pelatihan Boga Bagi Mustahik Produktif dengan jumlah peserta 50 orang. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menggandeng Tim Alang – Alang dari Boyolali sebagai mentor dan Narasumber. Pelatihan tersebut dilakukan di Gedung Dharma Bhakti Wijaya dimulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 16.00 WIB meliputi pembuatan kue kering dan beberapa menu snack makanan ringan yang bahan bakunya sangat mudah didapatkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berharap dari pelatihan serta bantuan yang didapat tersebut, para mustahik Kabupaten Sukoharjo bisa lebih mandiri dan bisa menggerakan roda perekonomian dengan menjadi produsen makanan ringan.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua, Seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kab. Sukoharjo, IPHI, Alang-Alang, dan seluruh peserta boga.
BERITA24/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH BULAN OKTOBER 2024
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH BULAN OKTOBER 2024
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. menyampaikan perkembangan keuangan BAZNAS Kab. Sukoharjo dalam sambutannya pada acara pengajian Baitul Hikmah (Selasa, 01/10/2024). Dalam kesempatan kali ini, dilaporkan total penerimaan zakat dan infaq pada bulan September 2024. Disampaikan pula laporan pentasarufan bantuan dengan rincian sebagai berikut: a. Program Sukoharjo Cerdas : Rp53.718.000,- dengan jumlah 133 mustahik b. Program Sukoharjo Makmur : Rp91.600.000,- dengan jumlah 41 mustahik c. Program Sukoharjo Peduli : Rp147.575.000,- dengan jumlah 172 peduli d. Program Sukoharjo Sehat : Rp30.500.000,- dengan jumlah 13 mustahik e. Program Sukoharjo Taqwa : Rp337.155.800,- dengan jumlah 1399 mustahik Perlu dilaporkan juga, bahwa sampai saat ini yakni pelaporan untuk bulan September 2024 Zakat Infaq Shadaqah telah terkumpul Rp756.421.691,- dan telah dikeluarkan/didistribusikan Rp660.548.800,- dengan jumlah penerima manfaat 1758 mustahik. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., MM. beserta Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo atau yang mewakili beserta istri, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura, Komandan Brigif 6/2 Kostrad Mojolaban, Komandan Yonif 413 Kostrad Mojolaban beserta istri atau yang mewakili, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo beserta Ibu Galuh Agus Santosa, Sekretaris Daerah beserta istri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Al Ustad H. Katibi yang memberikan tausyiah, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo beserta istri, Kepala Perangkat Daerah (Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat) se Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta para hadirin tamu undangan.
BERITA01/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan Seribu Ustad dan Ustadzah di Sukoharjo dari Program Sukoharjo Taqwa
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan Seribu Ustad dan Ustadzah di Sukoharjo dari Program Sukoharjo Taqwa
Sebanyak 1.000 ustad-ustadzah di Kabupaten Sukoharjo mendapat bantuan senilai total Rp 250 juta. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Baznas Sukoharjo di Gedung Graha PGRI, Selasa (17/9). Dalam sambutannya, Etik Suryani berharap, melalui Program Sukoharjo Taqwa tersebut dapat memberikan dorongan semangat dan bantuan yang diperlukan oleh 1.000 ustadz dan ustadzah di Kabupaten Sukoharjo. Dimana masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp. 250.000 dengan total bantuan yang diberikan Rp 250.000.000. Menurut bupati, Program Sukoharjo Taqwa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan terhadap para pendidik agama yang telah berkontribusi besar dalam pembinaan dan pengajaran agama di masyarakat. "Dalam era yang penuh tantangan ini, peran ustadz dan ustadzah sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda kita. Mereka adalah teladan dan pilar utama dalam penyampaian ajaran agama serta pembentukan akhlak yang baik," ungkap Bupati. Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat membantu dalam menjalankan tugas mulia mereka dan meningkatkan kualitas pendidikan agama di daerah. Pada para ustadz dan ustadzah bupati mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan pengabdiannya. "Semoga dengan bantuan ini dapat memberikan manfaat, dan yang lebih penting adalah hubungan yang terjalin diantara kita sesama umat ciptaan Allah SWT. untuk saling tolong menolong," ucapnya. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas Kabupaten Sukoharjo atas inisiatif dan pelaksanaan program ini. Semoga program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat kita," sambung bupati. Tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut. Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA17/09/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukoharjo.

Lihat Daftar Rekening →