Berita Terbaru
FESTIVAL KAMPUNG RAMADHAN GRAHA WIJAYA 2025, MERIAHKAN GP3D dengan KULINER RAMADHAN
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) menggelar Festival Kampung Ramadhan 2025 di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Graha Wijaya. Event yang berlangsung selama bulan Ramadhan ini dirancang untuk memberdayakan UMKM lokal sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang meriah bagi masyarakat.
Festival ini merupakan wujud komitmen Diskopumdag Sukoharjo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo ikut berpartipasi dalam penyelenggaran Festival Kampung Ramadhan Graha Wijaya 2025, dengan memberikan bantuan senilai Rp38.250.000 bagi anak-anak yang kurang mampu.
Mari ramaikan Kampung Ramadhan Graha Wijaya 2025 dan nikmati kebersamaan dibulan ramadhan ini.
BERITA04/03/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
OPTIMALISASI PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZIS DI LEMBAGA VERTIKAL
Pada hari ini Rabu 19 Februari 2025 pukul 10.00 sampai 11.00 WIB telah dilakukan silaturahim antara Pimpinan Baznas Kabupaten Sukoharjo dengan Wakapolres Sukoharjo dalam rangka mengaktifkan lagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polres Sukoharjo dan Rencana kolaborasi kegiatan pendistribusian zakat bagi masyarakat dengan melibatkan kepolisian yaitu Babinkamtimas dalam melakukan pendampingan dan pembinaan di masyarakat.
Rombongan Baznas Kabupaten Sukoharjo yang hadir dalam acara silaturahim dan koordinasi tersebut dipimpin oleh Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo Bapak Drs. H. Sardiyono, MM dan didampingi oleh Waka I Bidang Pengumpulan H. Sofwan Faizal Sifyan dan H. Wahyono, S. Pd. I selaku Waka IV Bidang SDM dan Perkantoran serta diterima oleh Wakapolres Sukoharjo.
Semoga apa yang telah direncanakan dapat terwujud dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
BERITA19/02/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN Rp401 JUTA DAN PEMBENTUKAN UPZ DESA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan senilai Rp401.388.500 kepada 215 penerima manfaat melalui lima program unggulan. Penyaluran bantuan dilaksanakan bersamaan dengan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa se-Kabupaten Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja Sukoharjo, Kamis (6/2/2025).
“Pembentukan UPZ di tingkat desa/kelurahan adalah langkah konkret dalam memperkuat sistem pengumpulan dan pengelolaan zakat di tingkat yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya UPZ di desa/kelurahan, pengumpulan zakat bisa lebih maksimal, dan penyalurannya dapat tepat sasaran,” ungkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya.
Bupati menambahkan bahwa zakat memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial.
“Upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi perlu adanya dukungan, kerjasama dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sukoharjo, salah satunya melalui pembayaran zakat, infak dan sodaqoh,” jelasnya.
Ketua BAZNAS Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M.M. mengungkapkan “Program ini merupakan implementasi dari Program Kerja BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 dan arahan Ibu Bupati Sukoharjo tertanggal 23 Januari 2025,” ujar Sardiyono.
Acara yang dihadiri sekitar 560 peserta ini melibatkan berbagai elemen, termasuk jajaran Forkopimda, perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Wakil Ketua IV H. Sholahuddin Aly, SH, kepala OPD, camat se-Kabupaten Sukoharjo, serta para penerima bantuan.
Bupati Sukoharjo menginstruksikan kepada para Camat dan Kepala Desa/Lurah agar pembentukan UPZ di tingkat desa/kelurahan segera ditindaklanjuti untuk mengoptimalkan penerimaan zakat, infak dan sodaqoh di Kabupaten Sukoharjo.
“Mari kita terus bekerjasama, bersinergi dan bergotong royong dalam membangun Kabupaten Sukoharjo, menuju Sukoharjo yang semakin makmur, sejahtera dan bermartabat,” pungkas Bupati
BERITA06/02/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Lebih dari 5000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Apel Kesiapsiagaan ini diikuti oleh 5000 peserta yang terdiri dari personel Rumah Sehat BAZNAS, Basarnas, Palang Merah Indonesia, Lembaga Amil Zakat, OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta relawan termasuk BAZNAS Kabupaten Sukoharjo yang mengirimkan 115 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad.
Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah.
Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana.
Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana.
Turut hadir dalam Apel Kesiapsiagaan, Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BS1), perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KEMBALI SALURKAN BANTUAN DI WILAYAH BULU BERSAMA DENGAN DINAS SOSIAL
Pada Sabtu, (26/10/2024) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial serta Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lapangan Desa Lengking Kecamatan Bulu.
Bantuan disalurkan bersama dengan acara Sarasehan, Apel dan Latihan Gabungan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) se-Solo Raya.
Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut diserahkan kepada 5 mustahik di Desa Kamal dengan total bantuan Rp. 60.000.000,-.
Sedangkan program bantuan sosial, diberikan kepada 5 mustahik dari Desa Lengking, Malangan dan Ngasinan. Bantuan sosial yang diberikan berupa mesin jahit, pemasangan listrik dan gerobak hik dengan total bantuan Rp. 15.100.000,-.
Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program – program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA26/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Pelatihan UMKM BOGA MUSTAHIK PRODUKTIF BAZNAS Sukoharjo bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo Mengadakan Pelatihan Boga Bagi Mustahik Produktif dengan jumlah peserta 50 orang.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menggandeng Tim Alang – Alang dari Boyolali sebagai mentor dan Narasumber. Pelatihan tersebut dilakukan di Gedung Dharma Bhakti Wijaya dimulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 16.00 WIB meliputi pembuatan kue kering dan beberapa menu snack makanan ringan yang bahan bakunya sangat mudah didapatkan.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berharap dari pelatihan serta bantuan yang didapat tersebut, para mustahik Kabupaten Sukoharjo bisa lebih mandiri dan bisa menggerakan roda perekonomian dengan menjadi produsen makanan ringan.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua, Seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kab. Sukoharjo, IPHI, Alang-Alang, dan seluruh peserta boga.
BERITA24/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH BULAN OKTOBER 2024
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. menyampaikan perkembangan keuangan BAZNAS Kab. Sukoharjo dalam sambutannya pada acara pengajian Baitul Hikmah (Selasa, 01/10/2024).
Dalam kesempatan kali ini, dilaporkan total penerimaan zakat dan infaq pada bulan September 2024. Disampaikan pula laporan pentasarufan bantuan dengan rincian sebagai berikut:
a. Program Sukoharjo Cerdas : Rp53.718.000,- dengan jumlah 133 mustahik
b. Program Sukoharjo Makmur : Rp91.600.000,- dengan jumlah 41 mustahik
c. Program Sukoharjo Peduli : Rp147.575.000,- dengan jumlah 172 peduli
d. Program Sukoharjo Sehat : Rp30.500.000,- dengan jumlah 13 mustahik
e. Program Sukoharjo Taqwa : Rp337.155.800,- dengan jumlah 1399 mustahik
Perlu dilaporkan juga, bahwa sampai saat ini yakni pelaporan untuk bulan September 2024 Zakat Infaq Shadaqah telah terkumpul Rp756.421.691,- dan telah dikeluarkan/didistribusikan Rp660.548.800,- dengan jumlah penerima manfaat 1758 mustahik.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan.
Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., MM. beserta Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo atau yang mewakili beserta istri, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura, Komandan Brigif 6/2 Kostrad Mojolaban, Komandan Yonif 413 Kostrad Mojolaban beserta istri atau yang mewakili, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo beserta Ibu Galuh Agus Santosa, Sekretaris Daerah beserta istri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Al Ustad H. Katibi yang memberikan tausyiah, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo beserta istri, Kepala Perangkat Daerah (Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat) se Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta para hadirin tamu undangan.
BERITA01/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan Seribu Ustad dan Ustadzah di Sukoharjo dari Program Sukoharjo Taqwa
Sebanyak 1.000 ustad-ustadzah di Kabupaten Sukoharjo mendapat bantuan senilai total Rp 250 juta.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Baznas Sukoharjo di Gedung Graha PGRI, Selasa (17/9).
Dalam sambutannya, Etik Suryani berharap, melalui Program Sukoharjo Taqwa tersebut dapat memberikan dorongan semangat dan bantuan yang diperlukan oleh 1.000 ustadz dan ustadzah di Kabupaten Sukoharjo.
Dimana masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp. 250.000 dengan total bantuan yang diberikan Rp 250.000.000.
Menurut bupati, Program Sukoharjo Taqwa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan terhadap para pendidik agama yang telah berkontribusi besar dalam pembinaan dan pengajaran agama di masyarakat.
"Dalam era yang penuh tantangan ini, peran ustadz dan ustadzah sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda kita. Mereka adalah teladan dan pilar utama dalam penyampaian ajaran agama serta pembentukan akhlak yang baik," ungkap Bupati.
Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat membantu dalam menjalankan tugas mulia mereka dan meningkatkan kualitas pendidikan agama di daerah. Pada para ustadz dan ustadzah bupati mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan pengabdiannya.
"Semoga dengan bantuan ini dapat memberikan manfaat, dan yang lebih penting adalah hubungan yang terjalin diantara kita sesama umat ciptaan Allah SWT. untuk saling tolong menolong," ucapnya.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas Kabupaten Sukoharjo atas inisiatif dan pelaksanaan program ini. Semoga program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat kita," sambung bupati.
Tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut.
Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA17/09/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Sosial dan RTLH
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Ibu Bupati Hj. Etik Suryani, SE, MM kembali melakukan penyerahan bantuan kepada 93 orang penerima manfaat (mustahik) di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo serta bantuan RTLH kepada 4 mustahik yang berlangsung pada hari Rabu (11/09/2024).Bantuan tersebut meliputi Program Sukoharjo Cerdas yang disalurkan kepada 21 mustahik total Rp35.963.000, Sukoharjo Makmur kepada 44 mustahik total Rp97.100.000, Sukoharjo Peduli Kepada 14 mustahik total Rp31.000.000 dan Sukoharjo Sehat kepada 14 mustahik senilai Rp35.500.000. Dengan total keseluruhan bantuan Rp199.563.000Bantuan RTLH disalurkan di Kecamatan Grogol dan Baki, dengan total keseluruhan bantuan Rp55.000.000.Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut.Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA11/09/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH BULAN SEPTEMBER 2024
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. menyampaikan perkembangan keuangan BAZNAS Kab. Sukoharjo dalam sambutannya pada acara pengajian Baitul Hikmah (Ahad, 01/09/2024).
Dalam kesempatan kali ini, dilaporkan total penerimaan zakat dan infaq pada bulan Agustus 2024. Disampaikan pula laporan pentasarufan bantuan dengan rincian sebagai berikut:
a. Program Sukoharjo Cerdas : Rp46.686.722,- dengan jumlah 161 mustahik
b. Program Sukoharjo Makmur : Rp44.000.000,- dengan jumlah 14 mustahik
c. Program Sukoharjo Peduli : Rp82.800.000,- dengan jumlah 231 peduli
d. Program Sukoharjo Sehat : Rp154.000.000,- dengan jumlah 60 mustahik
e. Program Sukoharjo Taqwa : Rp72.806.000,- dengan jumlah 431 mustahik
Perlu dilaporkan juga, bahwa sampai saat ini yakni pelaporan untuk bulan Agustus 2024 Zakat Infaq Shadaqah telah terkumpul Rp742.799.109,- dan telah dikeluarkan/didistribusikan Rp402.292.722,- dengan jumlah penerima manfaat 897 mustahik.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan.
Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., MM. beserta Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo atau yang mewakili beserta istri, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura, Komandan Brigif 6/2 Kostrad Mojolaban, Komandan Yonif 413 Kostrad Mojolaban beserta istri atau yang mewakili, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo beserta Ibu Galuh Agus Santosa, Sekretaris Daerah beserta istri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Al Ustad H. Katibi yang memberikan tausyiah, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo beserta istri, Kepala Perangkat Daerah (Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat) se Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta para hadirin tamu undangan.
BERITA01/09/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid, BAZNAS Sukoharjo Gandeng KUA se-Kabupaten Sukoharjo
Dalam upaya meningkatkan pengumpulan dan distribusi zakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo, BAZNAS gandeng Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Sukoharjo. Pembentukan UPZ ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis pengelolaan zakat di tingkat lokal. Pelaksanaan sosialisasi ini dimulai dari pertengahan bulan Agustus hingga awal September.
Kegiatan Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid dan BKM ini bertempat di IPHI masing-masing kecamatan serta dihadiri sekitar 100 peserta, Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo, KUA masing-masing kecamatan dan takmir masjid setempat.
Wakil Ketua I Baznas Sukoharjo, H. Sofwan Faizal Sifyan dalam sambutannya menyatakan, Pembentukan UPZ ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. "Kami berharap UPZ dapat menjadi wadah yang efektif dalam mengelola zakat sehingga bisa tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mustahik di tiap kecamatan," ucap Bapak Sofwan.
“UPZ akan berperan sebagai ujung tombak dalam pengumpulan zakat di tingkat kecamatan. Mereka akan bekerja sama dengan BAZNAS untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat didistribusikan dengan transparan dan akuntabel,” jelasnya.
BERITA20/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama dengan Pengadilan Negeri Sukoharjo Adakan Kegiatan Baksi Sosial
Kerja sama BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dengan Pengadilan Negeri Sukoharjo, melaksanakan kegiatan bakti sosial penyerahan bantuan berupa sejumlah uang dan bahan makanan kepada Yayasan Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah cabang Jetis Sukoharjo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PN Bp. Ikhsan Fathoni yang masih dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI dan HUT MA ke-79. Semoga bantuan dapat diterima dimanfaatkan dengan baik dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program-program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA16/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
SILAHTURROHIM PIMPINAN BAZNAS SOLO RAYA
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menjadi tuan rumah Silahturrohim Pimpinan BAZNAS se-Solo Raya. Acara diselenggarakan di Dhamar Roso Restaurant, Jombor, Kecamatan Bendosari.
Acara dibuka oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. sebagai ucapan selamat datang dan dilanjutkan sambutan dari Bapak M. Qoyim, S. Sos, M. Si selaku Ketua Koordinator Pimpinan BAZNAS Solo Raya.
Acara ini dilaksanakan untuk memperkuat silahturahmi antar BAZNAS se- Solo Raya serta koordinasi mengenai pelaporan NPWP, mustahik lintas wilayah dan memberikan bantuan kepada warga non-muslim. Sinergitas ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kerja sama seluruh pimpinan BAZNAS se-Solo Raya.
Acara berjalan dengan hikmat dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Semoga dengan diselenggarakannya silahturrohim ini dapat menjadi manfaat dan tetap terjaga silahturahmi antar BAZNAS se-Solo Raya.
BERITA07/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Baznas Sukoharjo Menerima 6 Mahasiswa PPL Prodi Mazawa Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta
Pada hari Senin tanggal 5 Agustus 2024 bertempat di kantor Baznas Sukoharjo, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Prodi Mazawa) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta mengirimkan 6 mahasiswanya untuk melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Baznas Sukoharjo. Prodi Mazawa merupakan salah satu Prodi yang terdapat di Fakultas Syariah selain Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Prodi Hukum Pidana Islam (HPI). Kegiatan ini diwakili oleh Betty Eliya Rokhmah, S.E., M.Sc. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus Koordinator Prodi Mazawa dan diterima oleh Bapak H. Ahmad Wahyono, S. Pd.I selaku Wakil Ketua IV.
Mahasiswa yang melaksanakan PPL di Baznas Sukoharjo berjumlah 6 orang dan dibagi menjadi 2 gelombang. Gelombang pertama melaksanakan PPL dari tanggal 5 Agustus hingga 5 September 2024, dan gelombang kedua melaksanakan PPL dari tanggal 6 September hingga 6 Oktober 2024.
Ibu Betty Eliya Rokhmah, S.E., M.Sc. menyatakan dengan diadakannya PPL ini membuka peluang mahasiswa untuk lebih memperdalam ilmu yang didapatkan sewaktu kuliah serta dapat menambah pengalaman untuk terjun dalam dunia kerja bagi mahasiswa. Selain itu kegiatan ini dapat lebih mempererat kerjasama antara Baznas Sukoharjo dengan Fakultas Syariah, terutama Prodi Mazawa.
Bapak Wahyono turut menyatakan bahwa Baznas Sukoharjo menerima mahasiswa Prodi Mazawa dengan tangan terbuka. Kerjasama Baznas Sukoharjo dan Fakultas Syariah telah diwujudkan secara nyata dan rutin tiap tahun terutama dalam hal pelaksanaan PPL. Selain itu kerjasama diwujudkan dengan kerjasama di bidang penelitian, pemberian beasiswa kepada mahasiswa Fakultas Syariah khususnya Prodi Mazawa, serta perekrutan alumni Prodi Mazawa.
Kedepannya diharapkan kerjasama antara Baznas Sukoharjo dengan Fakultas Syariah dapat terus ditingkatkan. Acara diakhir dengan penyerahan surat tugas dan foto bersama.
BERITA05/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. menyampaikan perkembangan keuangan BAZNAS Kab. Sukoharjo dalam sambutannya pada acara pengajian Baitul Hikmah (Kamis, 01/08/2023).
Dalam kesempatan kali ini, dilaporkan total penerimaan zakat dan infaq pada bulan Juli 2024. Disampaikan pula laporan pentasarufan bantuan dengan rincian sebagai berikut:
a. Program Sukoharjo Cerdas : Rp55.000.000,- dengan jumlah 68 mustahik
b. Program Sukoharjo Makmur : Rp158.900.000 ,- dengan jumlah 150 mustahik
c. Program Sukoharjo Peduli : Rp396.700.000,- dengan jumlah 709 peduli
d. Program Sukoharjo Sehat : Rp303.557.500,- dengan jumlah 252 mustahik
e. Program Sukoharjo Taqwa : Rp116.516.900,- dengan jumlah 415 mustahik
Perlu dilaporkan juga, bahwa sampai saat ini yakni pelaporan untuk bulan Juli 2024 Zakat Infaq Shadaqah telah terkumpul Rp786.919.453,- dan telah dikeluarkan/didistribusikan Rp1.030.674.400,- dengan jumlah penerima manfaat 1.594 orang.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan.
Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., MM. beserta Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo atau yang mewakili beserta istri, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura, Komandan Brigif 6/2 Kostrad Mojolaban, Komandan Yonif 413 Kostrad Mojolaban beserta istri atau yang mewakili, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo beserta Ibu Galuh Agus Santosa, Sekretaris Daerah beserta istri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Al Ustad H. Katibi yang memberikan tausyiah, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo beserta istri, Kepala Perangkat Daerah (Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat) se Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta para hadirin tamu undangan.
BERITA01/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Bersama Bupati Sukoharjo Kembali Salurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Bendosari dan Mojolaban
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati lbu Hj. Etik Suryani, SE, M.M kembali menyalurkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dua kecamatan, Rabu (31/7/2024). Penyerahan bantuan ini diberikan kepada enam penerima.Penerima bantuan sendiri berasal dari Kecamatan Bendosari (4 penerima) dan Kecamatan Mojolaban (dua penerima). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati bersama Baznas.
Nilai bantuan rehab RTLH sendiri bervariasi dimana untuk nilai terkecil Rp10 juta dan nilai terbesar Rp20 juta. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp90 juta.“Saya harap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk memperbiki rumah sehingga nantinya memiliki rumah yang layak huni. Nanti hasil rehab rumahnya dilaporkan melalui desa/kelurahan masing-masing,” ujar Bupati.Bupati juga mengatakan, selama ini ada permohonan bantuan yang masuk ke Bupati melalui desa dan kecamatan dan diteruskan ke Baznas. Sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Selama ini saya memang sengaja datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini sekaligus untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.
Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan sebelumnya Baznas telah melakukan survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH.
“Soal nilai bantuan yang berbeda, memang hal itu ditentukan berdasarkan survei di lapangan. Tergantung kondisi rumah masing-masing,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan.Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA31/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama UPZ se-Kabupaten Sukoharjo Lakukan Evaluasi dan Koordinasi Unit Pengumpul Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama UPZ se-Kabupaten Sukoharjo melakukan evaluasi dan koordinasi optimalisasi Zakat, Infaq dan Shodaqoh pada 22-26 Juli 2024 di dua tempat yang berbeda yakni Soto Harto dan Rumah Makan Pak Cipto.
Evaluasi tersebut dihadiri oleh Seluruh Pimpinan BAZNAS, Ketua dan Bendahara dari masing-masing UPZ se-Kabupaten Sukoharjo.
Selanjutnya melalui pemaparan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bp. Sofwan Faisal Sifyan terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian salah satunya, “Yang wajib dizakati adalah semua penghasilan ASN meliputi gaji pokok, tunjangan, gaji ke 13 dan THR,” ujarnya.
Termasuk sertifikasi juga wajib dizakati melalui Baznas. Kemudian bagi ASN yang belum mencapai nishab maka membayar infaq 2%. P3K tahun 2023 agar diinformasikan bahwa membayar zakat dan infaq melalui Baznas. Sesuai dengan rapat OPD, Baznas dan Sekda bahwa pembayaran zakat sudah tidak memakai surat kesediaan lagi, tapi surat keberatan yang ditujukan kepada Kepala Dinas masing-masing.
Dalam UPZ terdapat amil yang merupakan kepanjangan tangan Baznas, sekaligus mewakili muzaki maupun munfiq. Hak amil UPZ hanya diberikan kepada UPZ yang melaporkan setiap bulannya. Selain itu, pengajuan permohonan bantuan baik itu sosial, pendidikan, sarpras dan lain-lain wajib diketahui oleh Ketua UPZ.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterima kasih atas dedikasi dan kontribusi UPZ se-Kabupaten Sukoharjo dalam pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodaqoh, yang mana adanya pengumpulan tersebut berdampak langsung pada penyaluran bantuan yang lebih banyak kepada Masyarakat terkhususnya masyarakat Sukoharjo.
BERITA26/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Sosialisasi pembentukan UPZ Masjid, KUA Mojolaban Gandeng BAZNAS Sukoharjo
Dalam upaya meningkatkan pengumpulan dan distribusi zakat di wilayah Kecamatan Mojolaban, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojolaban bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama pemerintah Kecamatan Mojolaban resmi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Pembentukan UPZ ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis pengelolaan zakat di tingkat lokal pada Selasa (23/07/2024).
Kegiatan Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid dan BKM se-Kecamatan Mojolaban bertempat di IPHI Mojolaban serta dihadiri sekitar 100 peserta, Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo dan Forkompincam Mojolaban serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat
Wakil Ketua I Baznas Sukoharjo, H. Sofwan Faizal Sifyan dalam sambutannya menyatakan, Pembentukan UPZ ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. "Kami berharap UPZ dapat menjadi wadah yang efektif dalam mengelola zakat sehingga bisa tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mustahik di Kecamatan Mojolaban," ucap Bapak Sofwan.
“UPZ akan berperan sebagai ujung tombak dalam pengumpulan zakat di tingkat kecamatan. Mereka akan bekerja sama dengan BAZNAS untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat didistribusikan dengan transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mojolaban sekaligus Ketua Kegiatan Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid dan BKM se-Kecamatan Mojolaban, Bapak Sarno berharap dengan pembentukan UPZ setiap masjid di Kecamatan Mojolaban ini pengelolaan zakat bisa lebih terorganisir dan profesional.
“Kami berharap para UPZ yang sudah terbentuk bisa bekerja dengan baik dan jujur,” ujar Penyuluh Agama Kecamatan Mojolaban ini.
BERITA23/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Bulu
Pada pertengahan tahun 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, SE, M.M Kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada hari Selasa (23/07/2024).
Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut di lakukan di tiga desa yang berbeda yaitu di Desa Bulakrejo dan Jetis Kecamatan Sukoharjo dan di Desa Puron Kecamatan Bulu dengan Total bantuan Rp. 106.000.000,-.
Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program – program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA23/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Sosial Kepada 97 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Ibu Bupati HJ. Etik Suryani, SE, MM kembali melakukan penyerahan bantuan kepada 97 orang penerima manfaat (mustahik) di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo pada Hari Selasa (23/07/2024).
Bantuan tersebut meliputi Program Sukoharjo Sehat yang disalurkan kepada 16 mustahik total Rp. 48.000.000, Sukoharjo Makmur kepada 50 mustahik total Rp. 108.900.000, Sukoharjo Peduli kepada 6 mustahik total Rp.12.500.000 dan Sukoharjo Cerdas kepada 25 mustahik senilai Rp. 41.000.000. Dengan total keseluruhan bantuan Rp.210.400.000.
Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut.
Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA23/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukoharjo.
Lihat Daftar Rekening →