WhatsApp Icon
BAZNAS SUKOHARJO BUKA JALAN KEMANDIRIAN melalui PELATIHAN SATPAM GADA PRATAMA

SUKOHARJO — BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi. Kali ini, program diwujudkan melalui Pelatihan Dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama yang bekerja sama dengan BUJP PT Surya Artha Wiguna.

Pelatihan resmi dibuka pada 1 September 2026 dan akan berlangsung selama 10 hari, hingga 10 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, dengan diikuti sebanyak 80 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Dari proses pendaftaran, tercatat sebanyak 93 calon peserta mendaftarkan diri. Setelah melalui tahapan seleksi dan verifikasi berdasarkan persyaratan serta kriteria yang telah ditetapkan, sebanyak 80 peserta dinyatakan memenuhi ketentuan untuk mengikuti pelatihan.

Proses seleksi dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kesiapan serta memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dalam profesi satuan pengamanan. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, tetapi juga menekankan aspek kualitas, kedisiplinan, kompetensi, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Program Pelatihan Satpam Gada Pratama ini mendapatkan dukungan pembiayaan sebesar Rp264.000.000, dengan biaya pelatihan sebesar Rp3.300.000 untuk setiap peserta.

Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan zakat untuk program pemberdayaan yang memiliki dampak jangka panjang. Melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi, para peserta diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.

Di hadapan Plt. Bupati Sukoharjo, program ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Pelatihan Gada Pratama diharapkan dapat menjadi jembatan bagi peserta untuk memperoleh kompetensi profesional sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja di bidang satuan pengamanan.

Komitmen program ini tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan. Para alumni akan mendapatkan pendampingan dan bantuan dalam upaya penyaluran kerja, terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga satuan pengamanan di wilayah Jakarta, Solo Raya, dan sekitarnya.

Dengan skema tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan dan sertifikat, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang nyata.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, hal tersebut merupakan bagian penting dari konsep pemberdayaan melalui zakat. Zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membuka jalan menuju kemandirian.

Mustahik didorong untuk tidak selamanya berada pada posisi sebagai penerima bantuan. Melalui program pemberdayaan, mereka diberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan, mendapatkan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, serta membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.

Pelatihan Satpam Gada Pratama menjadi salah satu contoh bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang produktif dan berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diarahkan tidak hanya untuk menyelesaikan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi sumber daya manusia yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dari 93 orang yang mendaftar, sebanyak 80 peserta akhirnya memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan. Mereka kini tidak hanya membawa harapan untuk mendapatkan kompetensi dan sertifikasi, tetapi juga harapan untuk memperoleh pekerjaan serta masa depan yang lebih baik.

Pada akhirnya, keberhasilan program zakat bukan hanya diukur dari berapa besar dana yang telah disalurkan, tetapi juga dari berapa banyak kehidupan yang berhasil diberdayakan dan berapa banyak masyarakat yang mampu tumbuh menuju kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Dari Zakat Menuju Kemandirian, Dari Pelatihan Menuju Kesempatan.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
ZAKAT dan INFAK MENGALIR MENJADI AIR, MENJADI HARAPAN bagi MASYARAKAT TERDAMPAK KEKERINGAN

SUKOHARJO, Senin, 24 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan kembali diwujudkan secara nyata melalui penyaluran bantuan air bersih di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersinergi dengan BPBD Kabupaten Sukoharjo, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan bantuan tandon atau toren air berkapasitas 5.500 liter sekaligus dilakukan peninjauan lokasi pembangunan sumur bor. Bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar penanganan dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukoharjo, khususnya Kecamatan Bulu, Tawangsari, dan Weru.

Musim kemarau yang berlangsung menyebabkan debit air pada sumur-sumur warga menurun, bahkan di sejumlah lokasi mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada kegiatan kali ini terdapat lima titik penanganan, terdiri atas empat titik penyerahan bantuan toren air dan satu titik peninjauan pembangunan sumur bor.

Titik pertama berada di Tunggul RT 01 RW 09, Desa/Kecamatan Weru, berupa penyerahan bantuan tandon atau toren air berkapasitas 5.500 liter.

Sementara itu, tiga titik lainnya berada di Desa Kunden, Kecamatan Bulu, yaitu:

  • Kepuh Pencil RT 03 RW 04, bantuan toren air 5.500 liter;
  • Kepuh RT 01 RW 03, bantuan toren air 5.500 liter;
  • Sumberagung RT 03 RW 01, bantuan toren air 5.500 liter.

Adapun di Sumberagung RT 02 RW 01, Desa Kunden, Kecamatan Bulu, dilakukan peninjauan lokasi pembangunan sumur bor. Pembangunan sumur bor tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sumber air yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat.

Program penanganan kekeringan ini diproyeksikan memberikan manfaat kepada sekitar 1.500 mustahik dan penerima manfaat.

Bagi masyarakat yang sumurnya mulai mengering, keberadaan toren berkapasitas besar menjadi sarana penting untuk menjaga ketersediaan air bersih. Sementara pembangunan sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Plt. Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, S.E., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, termasuk Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo Sofwan Faizal Sifyan, serta camat, kepala desa, dan masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi dampak kekeringan. BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo bersama BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat berupaya memastikan penanganan kekeringan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mengarah pada solusi yang berkelanjutan.

Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, menyampaikan apresiasi kepada para Muzakki dan Munfik yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.

“Terima kasih kepada para Muzakki dan Munfik yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Hari ini amanah itu hadir menjadi air yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Toren ini untuk menjawab kebutuhan hari ini, sementara sumur bor kita ikhtiarkan untuk menjawab kebutuhan hari esok. Semoga bantuan ini meringankan beban warga dan menjadi manfaat yang terus mengalir.”

Penyaluran bantuan air bersih ini menunjukkan bahwa zakat dan infak yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sukoharjo tidak berhenti sebagai angka dalam laporan, tetapi diwujudkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepercayaan para Muzakki dan Munfik menjadi kekuatan dalam menghadirkan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam kondisi kekeringan, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menyangkut kesehatan, keberlangsungan aktivitas, dan kehidupan masyarakat.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya mengelola dan menyalurkan zakat serta infak agar memberikan manfaat yang nyata, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Dari Muzakki dan Munfik, amanah mengalir.
Dari BAZNAS, manfaat disalurkan.
Dari sinergi, solusi diwujudkan.
Dan di tengah kekeringan, air menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masih terus mengalir.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Zakat dan Infak, Nyata Manfaatnya bagi Masyarakat.

24/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN RTLH PASCAKEBARAKAN di KECAMATAN KARTASURA

Sukoharjo, 18 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan untuk pemulihan rumah tidak layak huni (RTLH) pascakebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Kartasura.

Bantuan tersebut diberikan kepada dua warga terdampak, yaitu Bapak Sutiman dan Bapak Sartono, yang beralamat di Gunung RT 01 RW 12, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20.000.000, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp40.000.000.

Pentasyarufan bantuan dilakukan oleh Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Camat Kartasura, didampingi aparat pemerintahan serta tokoh masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penerima sekaligus membantu proses perbaikan dan pemulihan tempat tinggal setelah musibah kebakaran.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama pemerintah dan masyarakat dalam membantu warga yang mengalami musibah. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, aparat, dan tokoh masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui bantuan ini, Bapak Sutiman dan Bapak Sartono diharapkan dapat segera memperbaiki kembali tempat tinggal mereka sehingga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman pascakebakaran.

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN Rp433,3 Juta kepada 200 MUSTAHIK MELALUI EMPAT PROGRAM

SUKOHARJO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan zakat dan bantuan kepada 200 mustahik dari seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Satya Praja (GSP) Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/8/2026), mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E., jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, para camat, pimpinan OPD terkait, serta para penerima manfaat.

Penyaluran ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan munfiq dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mustahik, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.

Berdasarkan rekap penyaluran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo tanggal 12 Agustus 2026, total dana yang disalurkan mencapai Rp433.300.000 kepada 200 mustahik melalui empat program utama.

Rinciannya sebagai berikut:

Program Jumlah Mustahik Nominal

Sukoharjo Cerdas 17 orang Rp46.700.000

Sukoharjo Peduli 15 orang Rp38.500.000

Sukoharjo Sehat 17 orang Rp39.500.000

Sukoharjo Makmur 151 orang Rp308.600.000

Total 200 orang Rp433.300.000

Program Sukoharjo Makmur menjadi program dengan jumlah penerima dan nilai penyaluran terbesar, yakni 151 mustahik dengan total Rp308,6 juta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung peningkatan kapasitas ekonomi dan mendorong kemandirian mustahik.

Sementara itu, program Sukoharjo Cerdas diarahkan untuk membantu kebutuhan di bidang pendidikan, Sukoharjo Sehat untuk mendukung kebutuhan kesehatan, sedangkan Sukoharjo Peduli diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam kondisi sosial tertentu.

Melalui empat program tersebut, zakat diharapkan tidak hanya menjadi bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi penerima.

Penyaluran zakat kepada 200 mustahik menunjukkan bahwa zakat memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian dan ketahanan sosial masyarakat. Ketika dikelola secara profesional, zakat dapat menjadi jembatan antara masyarakat yang memiliki kemampuan untuk berbagi dengan mereka yang memiliki hak untuk menerima.

Bagi mustahik, bantuan yang diterima dapat memiliki arti yang berbeda-beda. Dukungan pendidikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah, bantuan kesehatan dapat meringankan beban pengobatan, bantuan sosial dapat memenuhi kebutuhan dasar, sementara bantuan pemberdayaan ekonomi dapat menjadi modal untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus mendorong agar pengelolaan zakat tidak berhenti pada pola bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan sehingga mustahik memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kualitas kehidupannya.

Harapan jangka panjangnya adalah semakin banyak mustahik yang mampu keluar dari kondisi keterbatasan dan pada akhirnya dapat menjadi muzaki.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola melalui BAZNAS.

Kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Dana yang dihimpun secara bersama-sama dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika dikelola secara terencana, transparan, dan tepat sasaran.

Dukungan dari masyarakat, khususnya para ASN dan warga Muslim Kabupaten Sukoharjo, turut memperkuat peran zakat sebagai salah satu instrumen sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran jajaran BAZNAS, para camat, serta pimpinan OPD terkait dalam kegiatan penyaluran juga mencerminkan pentingnya sinergi dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat.

BAZNAS menjalankan amanah untuk menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat kepada mustahik. Di sisi lain, sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, manfaat zakat diharapkan dapat semakin luas dan mampu mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

Penyaluran Rp433,3 juta kepada 200 mustahik menjadi pengingat bahwa setiap dana zakat yang dititipkan masyarakat merupakan amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen menjaga proses penghimpunan, pengelolaan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, ketepatan sasaran, serta kebermanfaatan.

Lebih dari sekadar angka dalam laporan penyaluran, setiap dana yang diberikan diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata: membantu pendidikan, meringankan beban kesehatan, memenuhi kebutuhan sosial, sekaligus membuka peluang bagi mustahik untuk menjadi lebih mandiri.

Melalui zakat yang dikelola dengan baik, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya menghadirkan manfaat dari muzaki untuk mustahik, dari kepedulian menjadi keberdayaan, dan dari zakat untuk mewujudkan Sukoharjo yang semakin cerdas, peduli, sehat, dan makmur.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo — Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat, Menguatkan Umat.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO LAKUKAN MONITORING dan EVALUASI BANTUAN RTLH di KECAMATAN TAWANGSARI

Sukoharjo, 12 Agustus 2026 — BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga desa di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memastikan bantuan yang bersumber dari dana zakat telah disalurkan secara tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.

Dalam kegiatan monev tersebut, pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melakukan peninjauan langsung ke rumah penerima manfaat. Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh Kasi Sosial Kecamatan Tawangsari dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi rumah penerima manfaat, perkembangan pembangunan atau perbaikan rumah, pemanfaatan dana bantuan, serta kontribusi swadaya dari penerima manfaat dan keluarganya.

Berdasarkan data penyaluran yang menjadi objek monitoring, terdapat tiga penerima manfaat program RTLH dengan total bantuan sebesar Rp60 juta. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.

Penerima pertama adalah Wahyono, warga Ngaren Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari. Bantuan RTLH sebesar Rp20 juta disalurkan pada 20 Juni 2025.

Penerima kedua adalah Sutarno, warga Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari. Bantuan sebesar Rp20 juta disalurkan pada 5 September 2025.

Sementara itu, penerima manfaat ketiga adalah Sri Suparni, warga Cemetuk Desa Lorog, Kecamatan Tawangsari. Bantuan sebesar Rp20 juta disalurkan pada 28 Januari 2026.

Monev dilakukan untuk memastikan bantuan RTLH telah dimanfaatkan sesuai peruntukan dan menghasilkan perbaikan hunian yang nyata. Peninjauan mencakup kondisi fisik rumah, progres pembangunan, pemanfaatan material, serta kontribusi swadaya penerima manfaat dan keluarga, baik berupa dana, material maupun tenaga. Melalui kunjungan langsung, BAZNAS dapat melihat capaian program sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kualitas hunian mustahik.

Memastikan Bantuan Tepat Sasaran

Monev RTLH merupakan bagian dari pengawasan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo untuk memastikan bantuan zakat tepat sasaran, tepat guna, dan memberikan manfaat nyata. Peninjauan langsung dilakukan untuk melihat kondisi rumah, perkembangan perbaikan, serta pemanfaatan bantuan oleh mustahik.

Didampingi Kasi Sosial Kecamatan Tawangsari dan UPZ desa, BAZNAS memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penerima dan capaian program di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan amanah muzakki benar-benar diterima oleh mereka yang berhak dan digunakan sesuai peruntukannya.

Wujud Akuntabilitas Zakat

Bantuan RTLH bukan sekadar penyaluran dana, tetapi upaya meningkatkan kualitas hunian dan kehidupan mustahik. Karena itu, tanggung jawab BAZNAS tidak berhenti saat bantuan disalurkan, tetapi berlanjut melalui monitoring dan evaluasi.

Monev di Pundungrejo, Dalangan, dan Lorog menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam menjaga amanah, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Setiap bantuan diharapkan tidak hanya tersalurkan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan dan manfaat bagi penerima.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo

Berita Terbaru

BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Sosial dan RTLH
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Sosial dan RTLH
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Ibu Bupati Hj. Etik Suryani, SE, MM kembali melakukan penyerahan bantuan kepada 93 orang penerima manfaat (mustahik) di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo serta bantuan RTLH kepada 4 mustahik yang berlangsung pada hari Rabu (11/09/2024).Bantuan tersebut meliputi Program Sukoharjo Cerdas yang disalurkan kepada 21 mustahik total Rp35.963.000, Sukoharjo Makmur kepada 44 mustahik total Rp97.100.000, Sukoharjo Peduli Kepada 14 mustahik total Rp31.000.000 dan Sukoharjo Sehat kepada 14 mustahik senilai Rp35.500.000. Dengan total keseluruhan bantuan Rp199.563.000Bantuan RTLH disalurkan di Kecamatan Grogol dan Baki, dengan total keseluruhan bantuan Rp55.000.000.Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut.Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA11/09/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH BULAN SEPTEMBER 2024
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH BULAN SEPTEMBER 2024
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. menyampaikan perkembangan keuangan BAZNAS Kab. Sukoharjo dalam sambutannya pada acara pengajian Baitul Hikmah (Ahad, 01/09/2024). Dalam kesempatan kali ini, dilaporkan total penerimaan zakat dan infaq pada bulan Agustus 2024. Disampaikan pula laporan pentasarufan bantuan dengan rincian sebagai berikut: a. Program Sukoharjo Cerdas : Rp46.686.722,- dengan jumlah 161 mustahik b. Program Sukoharjo Makmur : Rp44.000.000,- dengan jumlah 14 mustahik c. Program Sukoharjo Peduli : Rp82.800.000,- dengan jumlah 231 peduli d. Program Sukoharjo Sehat : Rp154.000.000,- dengan jumlah 60 mustahik e. Program Sukoharjo Taqwa : Rp72.806.000,- dengan jumlah 431 mustahik Perlu dilaporkan juga, bahwa sampai saat ini yakni pelaporan untuk bulan Agustus 2024 Zakat Infaq Shadaqah telah terkumpul Rp742.799.109,- dan telah dikeluarkan/didistribusikan Rp402.292.722,- dengan jumlah penerima manfaat 897 mustahik. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., MM. beserta Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo atau yang mewakili beserta istri, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura, Komandan Brigif 6/2 Kostrad Mojolaban, Komandan Yonif 413 Kostrad Mojolaban beserta istri atau yang mewakili, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo beserta Ibu Galuh Agus Santosa, Sekretaris Daerah beserta istri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Al Ustad H. Katibi yang memberikan tausyiah, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo beserta istri, Kepala Perangkat Daerah (Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat) se Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta para hadirin tamu undangan.
BERITA01/09/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid, BAZNAS Sukoharjo Gandeng KUA se-Kabupaten Sukoharjo
Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid, BAZNAS Sukoharjo Gandeng KUA se-Kabupaten Sukoharjo
Dalam upaya meningkatkan pengumpulan dan distribusi zakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo, BAZNAS gandeng Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Sukoharjo. Pembentukan UPZ ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis pengelolaan zakat di tingkat lokal. Pelaksanaan sosialisasi ini dimulai dari pertengahan bulan Agustus hingga awal September. Kegiatan Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid dan BKM ini bertempat di IPHI masing-masing kecamatan serta dihadiri sekitar 100 peserta, Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo, KUA masing-masing kecamatan dan takmir masjid setempat. Wakil Ketua I Baznas Sukoharjo, H. Sofwan Faizal Sifyan dalam sambutannya menyatakan, Pembentukan UPZ ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. "Kami berharap UPZ dapat menjadi wadah yang efektif dalam mengelola zakat sehingga bisa tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mustahik di tiap kecamatan," ucap Bapak Sofwan. “UPZ akan berperan sebagai ujung tombak dalam pengumpulan zakat di tingkat kecamatan. Mereka akan bekerja sama dengan BAZNAS untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat didistribusikan dengan transparan dan akuntabel,” jelasnya.
BERITA20/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama dengan Pengadilan Negeri Sukoharjo Adakan Kegiatan Baksi Sosial
BAZNAS Sukoharjo bersama dengan Pengadilan Negeri Sukoharjo Adakan Kegiatan Baksi Sosial
Kerja sama BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dengan Pengadilan Negeri Sukoharjo, melaksanakan kegiatan bakti sosial penyerahan bantuan berupa sejumlah uang dan bahan makanan kepada Yayasan Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah cabang Jetis Sukoharjo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PN Bp. Ikhsan Fathoni yang masih dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI dan HUT MA ke-79. Semoga bantuan dapat diterima dimanfaatkan dengan baik dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program-program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA16/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
SILAHTURROHIM PIMPINAN BAZNAS SOLO RAYA
SILAHTURROHIM PIMPINAN BAZNAS SOLO RAYA
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menjadi tuan rumah Silahturrohim Pimpinan BAZNAS se-Solo Raya. Acara diselenggarakan di Dhamar Roso Restaurant, Jombor, Kecamatan Bendosari. Acara dibuka oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. sebagai ucapan selamat datang dan dilanjutkan sambutan dari Bapak M. Qoyim, S. Sos, M. Si selaku Ketua Koordinator Pimpinan BAZNAS Solo Raya. Acara ini dilaksanakan untuk memperkuat silahturahmi antar BAZNAS se- Solo Raya serta koordinasi mengenai pelaporan NPWP, mustahik lintas wilayah dan memberikan bantuan kepada warga non-muslim. Sinergitas ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kerja sama seluruh pimpinan BAZNAS se-Solo Raya. Acara berjalan dengan hikmat dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Semoga dengan diselenggarakannya silahturrohim ini dapat menjadi manfaat dan tetap terjaga silahturahmi antar BAZNAS se-Solo Raya.
BERITA07/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Baznas Sukoharjo Menerima 6 Mahasiswa PPL Prodi Mazawa Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta
Baznas Sukoharjo Menerima 6 Mahasiswa PPL Prodi Mazawa Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta
Pada hari Senin tanggal 5 Agustus 2024 bertempat di kantor Baznas Sukoharjo, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Prodi Mazawa) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta mengirimkan 6 mahasiswanya untuk melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Baznas Sukoharjo. Prodi Mazawa merupakan salah satu Prodi yang terdapat di Fakultas Syariah selain Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Prodi Hukum Pidana Islam (HPI). Kegiatan ini diwakili oleh Betty Eliya Rokhmah, S.E., M.Sc. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus Koordinator Prodi Mazawa dan diterima oleh Bapak H. Ahmad Wahyono, S. Pd.I selaku Wakil Ketua IV. Mahasiswa yang melaksanakan PPL di Baznas Sukoharjo berjumlah 6 orang dan dibagi menjadi 2 gelombang. Gelombang pertama melaksanakan PPL dari tanggal 5 Agustus hingga 5 September 2024, dan gelombang kedua melaksanakan PPL dari tanggal 6 September hingga 6 Oktober 2024. Ibu Betty Eliya Rokhmah, S.E., M.Sc. menyatakan dengan diadakannya PPL ini membuka peluang mahasiswa untuk lebih memperdalam ilmu yang didapatkan sewaktu kuliah serta dapat menambah pengalaman untuk terjun dalam dunia kerja bagi mahasiswa. Selain itu kegiatan ini dapat lebih mempererat kerjasama antara Baznas Sukoharjo dengan Fakultas Syariah, terutama Prodi Mazawa. Bapak Wahyono turut menyatakan bahwa Baznas Sukoharjo menerima mahasiswa Prodi Mazawa dengan tangan terbuka. Kerjasama Baznas Sukoharjo dan Fakultas Syariah telah diwujudkan secara nyata dan rutin tiap tahun terutama dalam hal pelaksanaan PPL. Selain itu kerjasama diwujudkan dengan kerjasama di bidang penelitian, pemberian beasiswa kepada mahasiswa Fakultas Syariah khususnya Prodi Mazawa, serta perekrutan alumni Prodi Mazawa. Kedepannya diharapkan kerjasama antara Baznas Sukoharjo dengan Fakultas Syariah dapat terus ditingkatkan. Acara diakhir dengan penyerahan surat tugas dan foto bersama.
BERITA05/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH
BAZNAS HADIR DALAM PENGAJIAN BAITUL HIKMAH
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M. M. menyampaikan perkembangan keuangan BAZNAS Kab. Sukoharjo dalam sambutannya pada acara pengajian Baitul Hikmah (Kamis, 01/08/2023). Dalam kesempatan kali ini, dilaporkan total penerimaan zakat dan infaq pada bulan Juli 2024. Disampaikan pula laporan pentasarufan bantuan dengan rincian sebagai berikut: a. Program Sukoharjo Cerdas : Rp55.000.000,- dengan jumlah 68 mustahik b. Program Sukoharjo Makmur : Rp158.900.000 ,- dengan jumlah 150 mustahik c. Program Sukoharjo Peduli : Rp396.700.000,- dengan jumlah 709 peduli d. Program Sukoharjo Sehat : Rp303.557.500,- dengan jumlah 252 mustahik e. Program Sukoharjo Taqwa : Rp116.516.900,- dengan jumlah 415 mustahik Perlu dilaporkan juga, bahwa sampai saat ini yakni pelaporan untuk bulan Juli 2024 Zakat Infaq Shadaqah telah terkumpul Rp786.919.453,- dan telah dikeluarkan/didistribusikan Rp1.030.674.400,- dengan jumlah penerima manfaat 1.594 orang. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., MM. beserta Bapak H. Wardoyo Wijaya, S.H., M.H., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Sukoharjo atau yang mewakili beserta istri, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura, Komandan Brigif 6/2 Kostrad Mojolaban, Komandan Yonif 413 Kostrad Mojolaban beserta istri atau yang mewakili, Bapak Wakil Bupati Sukoharjo beserta Ibu Galuh Agus Santosa, Sekretaris Daerah beserta istri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sukoharjo, Al Ustad H. Katibi yang memberikan tausyiah, Asisten SEKDA dan Staf Ahli Bupati Sukoharjo beserta istri, Kepala Perangkat Daerah (Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat) se Kabupaten Sukoharjo beserta istri, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Sukoharjo, Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Sukoharjo, Pengurus BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta para hadirin tamu undangan.
BERITA01/08/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Bersama Bupati Sukoharjo Kembali Salurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Bendosari dan Mojolaban
BAZNAS Bersama Bupati Sukoharjo Kembali Salurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Bendosari dan Mojolaban
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati lbu Hj. Etik Suryani, SE, M.M kembali menyalurkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dua kecamatan, Rabu (31/7/2024). Penyerahan bantuan ini diberikan kepada enam penerima.Penerima bantuan sendiri berasal dari Kecamatan Bendosari (4 penerima) dan Kecamatan Mojolaban (dua penerima). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati bersama Baznas. Nilai bantuan rehab RTLH sendiri bervariasi dimana untuk nilai terkecil Rp10 juta dan nilai terbesar Rp20 juta. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp90 juta.“Saya harap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk memperbiki rumah sehingga nantinya memiliki rumah yang layak huni. Nanti hasil rehab rumahnya dilaporkan melalui desa/kelurahan masing-masing,” ujar Bupati.Bupati juga mengatakan, selama ini ada permohonan bantuan yang masuk ke Bupati melalui desa dan kecamatan dan diteruskan ke Baznas. Sebelum bantuan diberikan, terlebih dahulu Baznas melakukan survei ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran. “Selama ini saya memang sengaja datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah yang mendapat bantuan. Dari pantauan ini sekaligus untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya. Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan sebelumnya Baznas telah melakukan survei sebelum bantuan diberikan. Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan kondisi calon penerima benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima bantuan rehab RTLH. “Soal nilai bantuan yang berbeda, memang hal itu ditentukan berdasarkan survei di lapangan. Tergantung kondisi rumah masing-masing,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan.Kami berharap dari program - program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA31/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama UPZ se-Kabupaten Sukoharjo Lakukan Evaluasi dan Koordinasi Unit Pengumpul Zakat
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama UPZ se-Kabupaten Sukoharjo Lakukan Evaluasi dan Koordinasi Unit Pengumpul Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama UPZ se-Kabupaten Sukoharjo melakukan evaluasi dan koordinasi optimalisasi Zakat, Infaq dan Shodaqoh pada 22-26 Juli 2024 di dua tempat yang berbeda yakni Soto Harto dan Rumah Makan Pak Cipto. Evaluasi tersebut dihadiri oleh Seluruh Pimpinan BAZNAS, Ketua dan Bendahara dari masing-masing UPZ se-Kabupaten Sukoharjo. Selanjutnya melalui pemaparan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bp. Sofwan Faisal Sifyan terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian salah satunya, “Yang wajib dizakati adalah semua penghasilan ASN meliputi gaji pokok, tunjangan, gaji ke 13 dan THR,” ujarnya. Termasuk sertifikasi juga wajib dizakati melalui Baznas. Kemudian bagi ASN yang belum mencapai nishab maka membayar infaq 2%. P3K tahun 2023 agar diinformasikan bahwa membayar zakat dan infaq melalui Baznas. Sesuai dengan rapat OPD, Baznas dan Sekda bahwa pembayaran zakat sudah tidak memakai surat kesediaan lagi, tapi surat keberatan yang ditujukan kepada Kepala Dinas masing-masing. Dalam UPZ terdapat amil yang merupakan kepanjangan tangan Baznas, sekaligus mewakili muzaki maupun munfiq. Hak amil UPZ hanya diberikan kepada UPZ yang melaporkan setiap bulannya. Selain itu, pengajuan permohonan bantuan baik itu sosial, pendidikan, sarpras dan lain-lain wajib diketahui oleh Ketua UPZ. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterima kasih atas dedikasi dan kontribusi UPZ se-Kabupaten Sukoharjo dalam pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodaqoh, yang mana adanya pengumpulan tersebut berdampak langsung pada penyaluran bantuan yang lebih banyak kepada Masyarakat terkhususnya masyarakat Sukoharjo.
BERITA26/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Sosialisasi pembentukan UPZ Masjid, KUA Mojolaban Gandeng BAZNAS Sukoharjo
Sosialisasi pembentukan UPZ Masjid, KUA Mojolaban Gandeng BAZNAS Sukoharjo
Dalam upaya meningkatkan pengumpulan dan distribusi zakat di wilayah Kecamatan Mojolaban, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojolaban bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama pemerintah Kecamatan Mojolaban resmi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Pembentukan UPZ ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis pengelolaan zakat di tingkat lokal pada Selasa (23/07/2024). Kegiatan Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid dan BKM se-Kecamatan Mojolaban bertempat di IPHI Mojolaban serta dihadiri sekitar 100 peserta, Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo dan Forkompincam Mojolaban serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Wakil Ketua I Baznas Sukoharjo, H. Sofwan Faizal Sifyan dalam sambutannya menyatakan, Pembentukan UPZ ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. "Kami berharap UPZ dapat menjadi wadah yang efektif dalam mengelola zakat sehingga bisa tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mustahik di Kecamatan Mojolaban," ucap Bapak Sofwan. “UPZ akan berperan sebagai ujung tombak dalam pengumpulan zakat di tingkat kecamatan. Mereka akan bekerja sama dengan BAZNAS untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat didistribusikan dengan transparan dan akuntabel,” jelasnya. Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mojolaban sekaligus Ketua Kegiatan Sosialisasi Pembentukan UPZ Masjid dan BKM se-Kecamatan Mojolaban, Bapak Sarno berharap dengan pembentukan UPZ setiap masjid di Kecamatan Mojolaban ini pengelolaan zakat bisa lebih terorganisir dan profesional. “Kami berharap para UPZ yang sudah terbentuk bisa bekerja dengan baik dan jujur,” ujar Penyuluh Agama Kecamatan Mojolaban ini.
BERITA23/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Bulu
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Bulu
Pada pertengahan tahun 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, SE, M.M Kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada hari Selasa (23/07/2024). Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut di lakukan di tiga desa yang berbeda yaitu di Desa Bulakrejo dan Jetis Kecamatan Sukoharjo dan di Desa Puron Kecamatan Bulu dengan Total bantuan Rp. 106.000.000,-. Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program – program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA23/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Sosial Kepada 97 Mustahik
BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Menyalurkan Bantuan Sosial Kepada 97 Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Ibu Bupati HJ. Etik Suryani, SE, MM kembali melakukan penyerahan bantuan kepada 97 orang penerima manfaat (mustahik) di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo pada Hari Selasa (23/07/2024). Bantuan tersebut meliputi Program Sukoharjo Sehat yang disalurkan kepada 16 mustahik total Rp. 48.000.000, Sukoharjo Makmur kepada 50 mustahik total Rp. 108.900.000, Sukoharjo Peduli kepada 6 mustahik total Rp.12.500.000 dan Sukoharjo Cerdas kepada 25 mustahik senilai Rp. 41.000.000. Dengan total keseluruhan bantuan Rp.210.400.000. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para Muzaki Kabupaten Sukoharjo, Mitra Baznas dan Seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang sudah ikut mensukseskan acara tersebut. Baznas Kabupaten Sukoharjo akan terus berupaya menjalankan Program Pengentasan Kemiskinan, Karena melalui program tersebut diharapkan bisa meringankan beban dan menangani kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA23/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO BERKONTRIBUSI DALAM PERESMIAN PASAR CUPLIK
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO BERKONTRIBUSI DALAM PERESMIAN PASAR CUPLIK
Dalam rangka Peresmian Pasar Cuplik dan Launching Inovasi “Obor Kipas” Kabupaten Sukoharjo, bertempat di Pasar Cuplik Kelurahan Bulakan Sukoharjo, Kamis (18/7/2024). Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menggelar Wayang Dakwah dan penyerahan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar Pasar Cuplik. Bantuan tersebut total senilai Rp23.000.000 yang diserahkan dalam bentuk beras 10 kg dan uang saku Rp100.000 kepada Masyarakat yang kurang mampu di sekitar Pasar Cuplik. Hadir dan memberi sambutan Bupati Sukoharjo Ibu Etik Suryani, S. E., M. M., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo beserta para Asisten, Ustad Dr. KH. Sri Setyo SH, S.Pd,I, M.Si beserta seluruh Tim Wayang Dakwah “Senopati Al Falah” Ponpes Al Falah Baki, Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Sukoharjo, Pimpinan Bank Jateng Cabang Sukoharjo, Pimpinan dan Pengurus Baznas Kabupaten Sukoharjo, UPTD Pasar Wilayah I dan II, serta Ketua dan Pengurus Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Pasar Cuplik BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sangat berterimakasih kepada Muzzaki, Munfiq dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dalam kesempatan ini bantuan tersebut bisa di serahkan kepada Mustahik dengan baik. Tidak lupa BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memberikan apresiasi kepada pekerja dan buruh di Kabupaten Sukoharjo yang telah bersinergi ikut membangun ekonomi sehingga sukoharjo semakin Makmur.
BERITA18/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
RAPAT KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2024
RAPAT KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2024
Dalam rangka kolaborasi penanggulan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sukoharjo, Pemkab Sukoharjo bersama dengan BAPPERIDA dan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melaksanakan rapat koordinasi di Hotel Tosan Solo Baru pada Kamis (18/07/2024). Dalam hal ini BAZNAS dapat berkontribusi dalam konsep “Zakat Beperan Dalam Pengentasan Kemiskinan”. Zakat adalah kewajiban sosial dalam agama Islam yang memiliki tujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan menyebarkan keadilan sosial. Prinsip zakat berfokus pada konsep memberikan sebagian dari harta yang dimiliki kepada mereka yang membutuhkan. “Secara keseluruhan, zakat memiliki peran yang penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dalam masyarakat Islam, tidak hanya melalui bantuan finansial langsung tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi, penguatan solidaritas sosial, dan promosi keadilan sosial,” tutur Ketua Baznas Sukoharjo.
BERITA18/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KAB. SUKOHARJO BERSAMA DENGAN UPZ KEJAKSAAN NEGERI SUKOHARJO GELAR KEGIATAN BEDAH RUMAH
BAZNAS KAB. SUKOHARJO BERSAMA DENGAN UPZ KEJAKSAAN NEGERI SUKOHARJO GELAR KEGIATAN BEDAH RUMAH
Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Tahun 2024, Kejaksaan Negeri Sukoharjo bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Sukoharjo melaksanakan kegiatan bhakti sosial bedah rumah pada Kamis pagi (18/07/2024). Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut di lakukan di satu titik yaitu di Desa Kemasan Kecamatan Polokarto dengan total bantuan Rp. 20.000.000,-. Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program-program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA18/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
KHITANAN MASSAL 2024 BERSAMA BUPATI DAN BAZNAS KAB. SUKOHARJO
KHITANAN MASSAL 2024 BERSAMA BUPATI DAN BAZNAS KAB. SUKOHARJO
Dalam rangka pelaksanaan program Sukoharjo, Bupati bersama Baznas Kab. Sukoharjo mengadakan kegiatan Massal bagi anak-anak usia TK dan SD di Kabupaten Sukoharjo. Dalam kesempatan ini Bupati menyerahkan secara seremonial kepada 10 orang anak dari 262 anak peserta beserta program Sukaharjo sehat Khitanan Massal 2024. Kegiatan khitanan massal ini merupakan kegiatan rutin Baznas Kabupaten yang diselenggarakan berkat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Sukoharjo dengan melibatkan 28 tim medis yang berasal dari rumah sakit, Puskesmas se Kabupaten Sukoharjo. Ketua Panitia Program Khitanan Massal ini Sofwan Faizal Sifyan menyampaikan bahwa peserta kegiatan sebanyak 262 anak ini mendapat fasilitas uang saku Rp. 250.000 setiap anak, tas sekolah, alat tulis, sarung, baju koko dan souvenir dari Bank Jateng. Ketua Baznas Kab. Sukoharjo menyampaikan dalam laporannya bahwa untuk menindaklanjuti amanah dari Baznas RI, anak-anak peserta khitan diwajibkan melafalkan dua kalimah syahadat dan Pancasila dalam rangka meneguhkan aman Syar'i dan aman NKRI. Wakil Ketua IV Baznas Provinsi Jawa Tengah H. Sholahudin Aly, SH menyampaikan apresiasi bahwa program Sukoharjo Sehat ini meneguhkan keberadaan Baznas akan kemanfaatannya bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukoharjo. Baznas merupakan Lembaga Pemerintah non struktural sebagai satu-satunya lembaga pemerintah diberi hak sebagai amil negara. Baznas tidak bisa sendiri tanpa zakat dari pada muzaki, khususnya para ASN di Kabupaten Sukoharjo. Dalam mencapai keberhasilannya Baznas dalam mengumpulkan zakat tidak lepas dari peran dan ketegasan Bupati selaku kepala daerah agar para ASN dan pegawai di bawah lingkungan Pemda Sukoharjo. Hadir dalam acara khitanan massal ini antara lain : Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, SE. MM, Forkopimda, Wakil Ketua IV Baznas Provinsi H. Sholahudin Aly. SH, Wakil Ketua DPRD Kab. Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, SE, Para Asisten Sekda, Kepala OPD terkait, para camat serta bapak ibu pendamping peserta sejumlah 950 orang. Fungsi zakat bagi para muzaki untuk memuliakan dan memberdayakan Mustahik hingga jadi mampu. Dana zakat yang disalurkan lewat Baznas akan dikelola dengan penuh tanggung jawab. Zakat mampu berdayakan para penerima manfaat karena lembaga zakat memiliki beragam program pengentasan kemiskinan. Perlahan-lahan, keadaan mustahik berubah menjadi lebih baik berkat bantuan dari zakat. Zakat juga memiliki Program-Program Pengentasan Kemiskinan Baznas membentuk beberapa program kesejahteraan, dari bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan hingga sosial enterprise. Kegiatan dilaksanan pada hari Sabtu, 13 Juli 2024 bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.
BERITA13/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
KERJA SAMA UPZ BPBD DAN BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO, SERAHKAN BANTUAN 250 PAKET BERAS DAN SANTUNAN
KERJA SAMA UPZ BPBD DAN BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO, SERAHKAN BANTUAN 250 PAKET BERAS DAN SANTUNAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kerja sama dengan UPZ BPBD Kabupaten Sukoharjo dan Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, S. E., M. M. kembali menyalurkan bantuan kepada relawan BPBD Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu pagi (13/07/2024). Bantuan tersebut dengan total nilai Rp57.500.000 yang diserahkan dalam bentuk 10kg beras dan santunan senilai masing-masing Rp100.000 yang langsung diberikan kepada 250 relawan BPBD Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sangat berterimakasih kepada Muzzaki, Munfiq dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dalam kesempatan ini bantuan tersebut bisa di serahkan kepada Mustahik dengan baik. Tidak lupa BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memberikan apresiasi kepada pekerja dan buruh di Kabupaten Sukoharjo yang telah bersinergi ikut membangun ekonomi sehingga sukoharjo semakin Makmur.
BERITA13/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO IKUT MEMERIAHKAN GREBEG PAKUJOYO 2024
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO IKUT MEMERIAHKAN GREBEG PAKUJOYO 2024
Minggu (7/7/2024) pukul 07.00 WIB, Grebeg Pakujoyo yang digelar di area Taman Pakujoyo di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Kegiatan ini adalah kegiatan tahunan, tahun ini adalah tahun ke 4 pelaksanaan Grebeg Pakujoyo. Kegiatan ini menyedot banyak antusian masyarakat, mulai dari warga sekitar Gayam bahkan diluar Kelurahan Gayam, dalam kegiatan ini terdapat 3 gunungan besar yang terdiri dari sayur-sayuran, hasil bumi, uang tunai dan berbagai makanan ringan. Gunungan ini diarak mengelilingi perkampungan penduduk dan finish di Taman Pakujoyo. Dalam kegiatan ini, BAZNAS berpartisipasi dalam memberikan bantuan 10 kg beras bagi warga di sekitar Kelurahan Gayam. Bantuan beras diberikan untuk 100 warga di Kelurahan Gayam guna membantu kehidupan sehari-hari. Selain itu, melalui Grebeg Pakujoyo, diharapkan dapat mendongkrak perekonomian daerah, terutama UMKM area Taman Pakujoyo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sangat berterimakasih kepada Muzzaki, Munfiq dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dalam kesempatan ini bantuan tersebut bisa di serahkan kepada Mustahik dengan baik. Tidak lupa BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memberikan apresiasi kepada pekerja dan buruh di Kabupaten Sukoharjo yang telah bersinergi ikut membangun ekonomi sehingga sukoharjo semakin Makmur.
BERITA07/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN KEPADA PARA MUALAF DALAM PENGAJIAN AKBAR MENYAMBUT TAHUN BARU 1446 H
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN KEPADA PARA MUALAF DALAM PENGAJIAN AKBAR MENYAMBUT TAHUN BARU 1446 H
Kerja sama MUI dengan Baznas Kabupaten Sukoharjo beserta Pemkab Sukoharjo dalam menyambut Bulan Muharam Tahun Baru 1446 Hijriyah pada Sabtu malam (06/07/2024) dengan menggelar pengajian akbar di Pendopo Gedung Satya Praja (GSP) Kabupaten Sukoharjo. Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan dengan nilai total Rp15.500.000 untuk 31 mustahik. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako seharga Rp250.000 dan uang saku senilai Rp250.000. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk mustahik mualaf di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Dengan adanya pengajian dan penyerahan bantuan ini, semoga di tahun yang baru ini, kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam segala urusan. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat iman dan meningkatkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
BERITA06/07/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Kerja Sama BAZNAS Dengan UPZ Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo
Kerja Sama BAZNAS Dengan UPZ Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Sukoharjo Expo 2024, Pemkab Sukoharjo menggelar Sukoharjo Expo 2024 di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Sukoharjo yang dibuka Rabu (03/07/2024) malam. Acara bisnis dan ekonomi tersebut di harapkan menimbulkan efek ganda bagi perekonomian daerah. Sukoharjo Expo 2024 ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi ke-78 Kabupaten Sukoharjo. event tersebut digelar mulai 3-7 Juli 2024. Pada acara pembukaan sendiri dihadiri oleh Forkopimda Sukoharjo, OJK Solo, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo serta turut hadir para pelaku bisnis dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sukoharjo. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo dan Bupati Ibu Hj. Etik Suryani, S. E., M. M. kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada Mustahik Penjual Jamu Gendong kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo. Bantuan tersebut senilai Rp50.000.000 yang diserahkan dalam bentuk uang tunai yang langsung diberikan kepada 100 penjual jamu gendong di wilayah Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sangat berterimakasih kepada Muzzaki, Munfiq dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dalam kesempatan ini bantuan tersebut bisa di serahkan kepada Mustahik dengan baik. Tidak lupa BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memberikan apresiasi kepada pekerja dan buruh di Kabupaten Sukoharjo yang telah bersinergi ikut membangun ekonomi sehingga sukoharjo semakin Makmur.
BERITA03/07/2024 | Narator : Rasya
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukoharjo.

Lihat Daftar Rekening →