WhatsApp Icon
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN PROGRAM SUKOHARJO MAKMUR KEPADA 65 MUSTAHIK

Sukoharjo – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan melalui Program Sukoharjo Makmur kepada para mustahik sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Sukoharjo selama dua hari, yaitu pada Selasa, 22 Juli 2026 dan Rabu, 23 Juli 2026, mulai pukul 12.30 WIB.

Pada hari pertama, 22 Juli 2026, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan senilai Rp63.800.000 kepada 27 mustahik. Sementara itu, pada hari kedua, 23 Juli 2026, bantuan yang disalurkan mencapai Rp81.800.000 kepada 38 mustahik.

Secara keseluruhan, selama dua hari pelaksanaan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah menyalurkan bantuan sebesar Rp145.600.000 kepada 65 mustahik. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Sukoharjo Makmur yang bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta membantu mustahik agar dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Bapak Drs. H. Sardiyono, M. M, menyampaikan bahwa Program Sukoharjo Makmur merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan tepat sasaran.

"Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat menjadi penyemangat bagi para mustahik untuk terus berusaha, mengembangkan usahanya, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan sehingga para penerima nantinya dapat menjadi pribadi yang mandiri dan, insyaallah, kelak menjadi muzaki."

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang IV BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, H. Wahyono, S. 2Pd. I, mengajak seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan dana yang diterima dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan program.

"Gunakan bantuan ini sebagai modal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga serta menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan."

Melalui Program Sukoharjo Makmur, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Diharapkan bantuan yang diberikan mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo.

23/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Serahkan Bantuan RTLH Pascakebakaran kepada Tiga Penerima Manfaat

Sukoharjo, 17 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pascakebakaran Rumah kepada tiga penerima manfaat yang berasal dari Kecamatan Weru dan Kecamatan Sukoharjo. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Sukoharjo pada Jumat, 17 Juli 2026.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp53.000.000 dan diberikan kepada tiga orang penerima sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terhadap masyarakat yang mengalami musibah kebakaran rumah.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat serta mempercepat proses perbaikan dan pemulihan tempat tinggal mereka agar dapat kembali dihuni dengan layak.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk bangkit setelah mengalami musibah.

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat, mempercepat proses perbaikan rumah yang terdampak kebakaran, serta menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan kepedulian dan harapan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan kepada seluruh penerima manfaat sehingga dapat segera kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman.”

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan sosial, sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

17/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO KEMBALI RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN UNTUK KELIMA KALINYA, BUKTI TATA KELOLA YANG AKUNTABEL DAN PROFESIONAL

Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali membuktikan komitmennya dalam membangun tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional. Atas hasil audit laporan keuangan Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kumalahadi, Sugeng Pamudji dan Rekan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi ini sekaligus menjadi capaian kelima kalinya secara berturut-turut yang berhasil dipertahankan oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, didukung sistem administrasi yang tertib, pengendalian internal yang memadai, serta pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Proses audit yang dilakukan oleh tim auditor KAP tidak hanya menitikberatkan pada pemeriksaan angka-angka dalam laporan keuangan, tetapi juga menilai kesesuaian tata kelola kelembagaan, mekanisme penghimpunan dana ZIS, pendistribusian dan pendayagunaan kepada para mustahik, pengelolaan aset, administrasi perkantoran, hingga kepatuhan terhadap berbagai regulasi yang mengatur pengelolaan zakat. Seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut dilaksanakan secara independen dan profesional sesuai dengan standar audit yang berlaku.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lima kali berturut-turut merupakan hasil dari kerja keras seluruh unsur pimpinan, pelaksana, serta dukungan para Unit Pengumpul Zakat (UPZ), para muzaki, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Capaian tersebut tidak diraih dalam waktu singkat, melainkan melalui proses panjang berupa pembenahan sistem administrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta komitmen menjaga integritas dalam setiap proses pengelolaan dana umat.

Penyerahan sertifikat hasil audit dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026, bertempat di Kantor Akuntan Publik Kumalahadi, Sugeng Pamudji dan Rekan yang beralamat di Jl. Kranji No. 90, Serang Baru, Mudal, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581. Momen tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi bersama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.

Ketua dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menegaskan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah yang harus dijaga. Kepercayaan masyarakat yang diwujudkan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah menuntut pengelolaan yang semakin profesional, efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat.

Dengan kembali diraihnya opini WTP untuk kelima kalinya, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang menjunjung tinggi prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Prestasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga potensi zakat di Kabupaten Sukoharjo dapat terus dioptimalkan dalam mendukung pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan capaian ini, tetapi juga terus melakukan inovasi dalam pelayanan, memperkuat sistem tata kelola berbasis teknologi informasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memastikan setiap rupiah dana yang dititipkan masyarakat dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
Khitan Massal BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, 283 Anak Ikuti Program Sukoharjo Sehat

Sukoharjo – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo kembali menyelenggarakan Khitan Massal Tahun 2026 sebagai bagian dari Program Sukoharjo Sehat. Kegiatan yang digelar di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) pada Sabtu, 27 Juni 2026, diikuti oleh 283 anak dari keluarga kurang mampu dan dilaksanakan bertepatan dengan masa libur sekolah.

Program khitan massal ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi anak. Seluruh peserta memperoleh pelayanan khitan yang ditangani oleh tenaga medis profesional dengan fasilitas lengkap, mulai dari obat-obatan, kontrol pasca khitan secara gratis, baju koko, sarung, peci, celana dalam khusus khitan, tas dan alat tulis, snack, makan, serta uang saku sebesar Rp200.000.

Acara dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukoharjo, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Sardiyono, jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, serta para peserta bersama orang tua maupun pendamping.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyempatkan diri berinteraksi dengan para peserta. Beliau memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak agar tidak takut menjalani proses khitan karena merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan diri.

"Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang digelar saat masa libur sekolah. Sasarannya anak-anak terutama dari kalangan masyarakat tidak mampu," ujar Bupati Etik Suryani.

Menurut Bupati Etik, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui penyelenggaraan khitan massal sebagai bagian dari Program Sukoharjo Sehat.

Beliau juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, serta masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

"Hampir setiap bulan, kami bersama BAZNAS Sukoharjo selalu memberikan bantuan dengan target sasaran masyarakat kurang mampu," tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Sardiyono, menjelaskan bahwa khitan massal merupakan salah satu program unggulan BAZNAS di bidang kesehatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

"Jumlah peserta khitanan massal tahun ini sebanyak 283 anak. Masing-masing peserta mendapatkan baju koko, sarung, peci, celana dalam khitan, tas dan alat tulis, obat, kontrol gratis, snack, makan, serta uang saku sebesar Rp200.000. Kegiatan ini sengaja dilaksanakan saat masa libur sekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar anak-anak," jelas Sardiyono.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan didukung oleh puluhan tenaga medis dari puskesmas dan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo. Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari dana zakat yang dikelola BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, meringankan beban masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran.

27/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN SANTUNAN KEPADA 350 ANAK YATIM

Sukoharjo, 26 Juni 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyalurkan santunan kepada 350 anak yatim dalam kegiatan yang diselenggarakan di Bamboo GK Resto Sukoharjo, Jumat (26/6/2026).

Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp87.500.000. Santunan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam memberikan dukungan kepada anak-anak yatim agar dapat merasakan perhatian, kasih sayang, serta semangat untuk terus menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.

Melalui program santunan ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat sekaligus meringankan beban keluarga yang mengasuh mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, transparan, serta tepat sasaran.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, para muzaki, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga setiap amanah yang telah ditunaikan menjadi keberkahan bagi para pemberi dan memberikan manfaat yang luas bagi para penerima.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sehingga zakat dapat menjadi instrumen dalam mewujudkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Sukoharjo.

26/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Sukoharjo

Berita Terbaru

BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN PROGRAM SUKOHARJO MAKMUR KEPADA 65 MUSTAHIK
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN PROGRAM SUKOHARJO MAKMUR KEPADA 65 MUSTAHIK
Sukoharjo – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan melalui Program Sukoharjo Makmur kepada para mustahik sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Sukoharjo selama dua hari, yaitu pada Selasa, 22 Juli 2026 dan Rabu, 23 Juli 2026, mulai pukul 12.30 WIB. Pada hari pertama, 22 Juli 2026, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan senilai Rp63.800.000 kepada 27 mustahik. Sementara itu, pada hari kedua, 23 Juli 2026, bantuan yang disalurkan mencapai Rp81.800.000 kepada 38 mustahik. Secara keseluruhan, selama dua hari pelaksanaan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah menyalurkan bantuan sebesar Rp145.600.000 kepada 65 mustahik. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Sukoharjo Makmur yang bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta membantu mustahik agar dapat meningkatkan taraf hidupnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Bapak Drs. H. Sardiyono, M. M, menyampaikan bahwa Program Sukoharjo Makmur merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan tepat sasaran. "Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat menjadi penyemangat bagi para mustahik untuk terus berusaha, mengembangkan usahanya, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan sehingga para penerima nantinya dapat menjadi pribadi yang mandiri dan, insyaallah, kelak menjadi muzaki." Sementara itu, Wakil Ketua Bidang IV BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, H. Wahyono, S. 2Pd. I, mengajak seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan dana yang diterima dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan program. "Gunakan bantuan ini sebagai modal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga serta menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan." Melalui Program Sukoharjo Makmur, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Diharapkan bantuan yang diberikan mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA23/07/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Serahkan Bantuan RTLH Pascakebakaran kepada Tiga Penerima Manfaat
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Serahkan Bantuan RTLH Pascakebakaran kepada Tiga Penerima Manfaat
Sukoharjo, 17 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pascakebakaran Rumah kepada tiga penerima manfaat yang berasal dari Kecamatan Weru dan Kecamatan Sukoharjo. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Sukoharjo pada Jumat, 17 Juli 2026. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp53.000.000 dan diberikan kepada tiga orang penerima sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terhadap masyarakat yang mengalami musibah kebakaran rumah. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat serta mempercepat proses perbaikan dan pemulihan tempat tinggal mereka agar dapat kembali dihuni dengan layak. Dalam kesempatan tersebut, jajaran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk bangkit setelah mengalami musibah. “Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat, mempercepat proses perbaikan rumah yang terdampak kebakaran, serta menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan kepedulian dan harapan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan kepada seluruh penerima manfaat sehingga dapat segera kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman.” BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan sosial, sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/07/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO KEMBALI RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN UNTUK KELIMA KALINYA, BUKTI TATA KELOLA YANG AKUNTABEL DAN PROFESIONAL
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO KEMBALI RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN UNTUK KELIMA KALINYA, BUKTI TATA KELOLA YANG AKUNTABEL DAN PROFESIONAL
Yogyakarta, 7 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali membuktikan komitmennya dalam membangun tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional. Atas hasil audit laporan keuangan Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kumalahadi, Sugeng Pamudji dan Rekan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi ini sekaligus menjadi capaian kelima kalinya secara berturut-turut yang berhasil dipertahankan oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, didukung sistem administrasi yang tertib, pengendalian internal yang memadai, serta pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Proses audit yang dilakukan oleh tim auditor KAP tidak hanya menitikberatkan pada pemeriksaan angka-angka dalam laporan keuangan, tetapi juga menilai kesesuaian tata kelola kelembagaan, mekanisme penghimpunan dana ZIS, pendistribusian dan pendayagunaan kepada para mustahik, pengelolaan aset, administrasi perkantoran, hingga kepatuhan terhadap berbagai regulasi yang mengatur pengelolaan zakat. Seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut dilaksanakan secara independen dan profesional sesuai dengan standar audit yang berlaku. Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lima kali berturut-turut merupakan hasil dari kerja keras seluruh unsur pimpinan, pelaksana, serta dukungan para Unit Pengumpul Zakat (UPZ), para muzaki, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Capaian tersebut tidak diraih dalam waktu singkat, melainkan melalui proses panjang berupa pembenahan sistem administrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta komitmen menjaga integritas dalam setiap proses pengelolaan dana umat. Penyerahan sertifikat hasil audit dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026, bertempat di Kantor Akuntan Publik Kumalahadi, Sugeng Pamudji dan Rekan yang beralamat di Jl. Kranji No. 90, Serang Baru, Mudal, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581. Momen tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi bersama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat. Ketua dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menegaskan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah yang harus dijaga. Kepercayaan masyarakat yang diwujudkan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah menuntut pengelolaan yang semakin profesional, efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat. Dengan kembali diraihnya opini WTP untuk kelima kalinya, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang menjunjung tinggi prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Prestasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga potensi zakat di Kabupaten Sukoharjo dapat terus dioptimalkan dalam mendukung pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan capaian ini, tetapi juga terus melakukan inovasi dalam pelayanan, memperkuat sistem tata kelola berbasis teknologi informasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memastikan setiap rupiah dana yang dititipkan masyarakat dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukoharjo.
BERITA07/07/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo
Khitan Massal BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, 283 Anak Ikuti Program Sukoharjo Sehat
Khitan Massal BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, 283 Anak Ikuti Program Sukoharjo Sehat
Sukoharjo – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo kembali menyelenggarakan Khitan Massal Tahun 2026 sebagai bagian dari Program Sukoharjo Sehat. Kegiatan yang digelar di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) pada Sabtu, 27 Juni 2026, diikuti oleh 283 anak dari keluarga kurang mampu dan dilaksanakan bertepatan dengan masa libur sekolah. Program khitan massal ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi anak. Seluruh peserta memperoleh pelayanan khitan yang ditangani oleh tenaga medis profesional dengan fasilitas lengkap, mulai dari obat-obatan, kontrol pasca khitan secara gratis, baju koko, sarung, peci, celana dalam khusus khitan, tas dan alat tulis, snack, makan, serta uang saku sebesar Rp200.000. Acara dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukoharjo, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Sardiyono, jajaran Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, serta para peserta bersama orang tua maupun pendamping. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyempatkan diri berinteraksi dengan para peserta. Beliau memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak agar tidak takut menjalani proses khitan karena merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan diri. "Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang digelar saat masa libur sekolah. Sasarannya anak-anak terutama dari kalangan masyarakat tidak mampu," ujar Bupati Etik Suryani. Menurut Bupati Etik, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui penyelenggaraan khitan massal sebagai bagian dari Program Sukoharjo Sehat. Beliau juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, serta masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. "Hampir setiap bulan, kami bersama BAZNAS Sukoharjo selalu memberikan bantuan dengan target sasaran masyarakat kurang mampu," tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Sardiyono, menjelaskan bahwa khitan massal merupakan salah satu program unggulan BAZNAS di bidang kesehatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. "Jumlah peserta khitanan massal tahun ini sebanyak 283 anak. Masing-masing peserta mendapatkan baju koko, sarung, peci, celana dalam khitan, tas dan alat tulis, obat, kontrol gratis, snack, makan, serta uang saku sebesar Rp200.000. Kegiatan ini sengaja dilaksanakan saat masa libur sekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar anak-anak," jelas Sardiyono. Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan didukung oleh puluhan tenaga medis dari puskesmas dan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo. Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari dana zakat yang dikelola BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, meringankan beban masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran.
BERITA27/06/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN SANTUNAN KEPADA 350 ANAK YATIM
BAZNAS SUKOHARJO BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN SANTUNAN KEPADA 350 ANAK YATIM
Sukoharjo, 26 Juni 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyalurkan santunan kepada 350 anak yatim dalam kegiatan yang diselenggarakan di Bamboo GK Resto Sukoharjo, Jumat (26/6/2026). Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp87.500.000. Santunan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam memberikan dukungan kepada anak-anak yatim agar dapat merasakan perhatian, kasih sayang, serta semangat untuk terus menempuh pendidikan dan meraih cita-cita. Melalui program santunan ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat sekaligus meringankan beban keluarga yang mengasuh mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, transparan, serta tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, para muzaki, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga setiap amanah yang telah ditunaikan menjadi keberkahan bagi para pemberi dan memberikan manfaat yang luas bagi para penerima. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sehingga zakat dapat menjadi instrumen dalam mewujudkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA26/06/2026 | Humas BAZNAS Sukoharjo
DAPUR KEMANUSIAAN DI TENGAH GENANGAN : GERAK CEPAT BAZNAS TANGGAP BENCANA SUKOHARJO
DAPUR KEMANUSIAAN DI TENGAH GENANGAN : GERAK CEPAT BAZNAS TANGGAP BENCANA SUKOHARJO
Penanganan dampak banjir di wilayah Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, menunjukkan respons cepat dan terkoordinasi dari berbagai pihak. BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo mengambil langkah konkret dengan mendirikan dapur umum di halaman Kantor Kecamatan Grogol sebagai pusat layanan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Sebelumnya, pada pagi hari, distribusi bantuan telah dilakukan oleh Bupati bersama BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sebagai bagian dari respons awal. Upaya tersebut kemudian dilanjutkan pada siang hari oleh BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo melalui penguatan koordinasi bersama Pemerintah Kecamatan Grogol, BPBD Kabupaten Sukoharjo, serta Kodim Sukoharjo. Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan merata, sekaligus memperkuat sinergi antar unsur di lapangan. Pada siang hari, jumlah warga terdampak yang terdata mencapai sekitar 5.000 orang di berbagai wilayah terdampak. Memasuki malam hari, seiring dengan kondisi banjir yang mulai berangsur surut, dapur umum tetap beroperasi dengan menyiapkan sekitar 2.000 porsi makanan siap saji yang didistribusikan kepada pengungsi maupun warga terdampak di berbagai titik. Layanan tersebut menjangkau kebutuhan masyarakat di sejumlah desa, antara lain Desa Sanggrahan, Desa Cemani, Desa Manang, Desa Madegondo, dan Desa Kadokan, serta wilayah terdampak lainnya. Selain penyediaan makanan siap saji, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyalurkan bantuan sembako ceria, susu untuk anak-anak, pampers bagi balita, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih. Kegiatan ini mencerminkan pentingnya koordinasi, kesiapsiagaan, dan kepedulian bersama dalam penanganan bencana. Kehadiran berbagai unsur, baik pemerintah maupun relawan, menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran. Diharapkan, dengan sinergi yang terus terjaga serta dukungan dari berbagai pihak, kondisi masyarakat terdampak dapat segera pulih, dan upaya penanganan bencana ke depan semakin responsif, terarah, serta berorientasi pada kebutuhan kemanusiaan.
BERITA15/04/2026 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Enam Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Enam Kecamatan
SUKOHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan bersama Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dan menyasar enam kecamatan di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Penyaluran bantuan RTLH tersebut dilakukan di Kecamatan Bendosari, Kecamatan Bulu, Kecamatan Grogol, Kecamatan Nguter, Kecamatan Sukoharjo, dan Kecamatan Tawangsari. Total bantuan yang disalurkan pada program ini mencapai Rp334.000.000. Adapun jumlah mustahik penerima bantuan RTLH di masing-masing kecamatan adalah sebagai berikut: Kecamatan Bendosari sebanyak 11 mustahik, Kecamatan Bulu 1 mustahik, Kecamatan Grogol 1 mustahik, Kecamatan Nguter 3 mustahik, Kecamatan Sukoharjo 10 mustahik, dan Kecamatan Tawangsari 1 mustahik. Bupati Kabupaten Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo atas komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program perbaikan rumah tidak layak huni. Beliau berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi para penerima manfaat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa dukungan para muzaki menjadi kekuatan utama BAZNAS dalam menjalankan program-program pemberdayaan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program RTLH ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap dapat terus bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hunian yang layak bagi para mustahik.
BERITA28/01/2026 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemkab Sukoharjo Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp564 Juta
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemkab Sukoharjo Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp564 Juta
SUKOHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan sosial kepada para mustahik pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja, Kabupaten Sukoharjo. Total bantuan yang disalurkan pada kesempatan ini mencapai Rp564.868.000. Bantuan tersebut merupakan hasil pengelolaan dana zakat dan infak yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dari para muzaki. Penyaluran bantuan sosial ini mencakup empat program unggulan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, yaitu Program Sukoharjo Cerdas yang diberikan kepada 13 mustahik, Program Sukoharjo Peduli untuk 19 mustahik, Program Sukoharjo Sehat yang menyasar 41 penerima manfaat, serta Program Sukoharjo Makmur yang diberikan kepada 58 mustahik. Bupati Kabupaten Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo atas peran aktifnya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beliau berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima dan memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Melalui sinergi antara BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, diharapkan program-program bantuan sosial ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sukoharjo.
BERITA23/01/2026 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Selenggarakan Latihan Dasar Kelompok Program Z-Mart
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Selenggarakan Latihan Dasar Kelompok Program Z-Mart
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Program Z-Mart pada Selasa, 21 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi mustahik melalui pengelolaan usaha warung kelontong secara profesional. Latihan Dasar Kelompok ini diikuti oleh para penerima manfaat Program Z-Mart dan difokuskan pada pembekalan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam mengelola warung kelontong, mulai dari manajemen usaha, pengelolaan keuangan sederhana, pencatatan stok barang, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berharap para peserta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta mengelola usaha secara tertib, transparan, dan profesional. Program Z-Mart diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan mustahik. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan guna mewujudkan mustahik yang mandiri dan berdaya.
BERITA21/01/2026 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Musibah di Aceh Tamiang
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Musibah di Aceh Tamiang
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan pendistribusian bantuan sembako kepada masyarakat terdampak musibah di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta partisipasi dan kepedulian masyarakat Kabupaten Sukoharjo. Selanjutnya, bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat melalui prajurit Batalyon Infanteri Yonif 111 dalam rangka kegiatan Bakti TNI yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Penyaluran ini menjadi wujud nyata kolaborasi dan kepedulian kemanusiaan antara pemerintah daerah, lembaga zakat, masyarakat, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Diharapkan bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan beban para korban, memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta memberikan manfaat nyata dalam proses pemulihan pasca musibah. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Semoga seluruh ikhtiar, kepedulian, dan bantuan yang telah disalurkan menjadi amal sholeh yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para penerima bantuan.
BERITA18/01/2026 | Humas Baznas Sukoharjo
ACEH TAMIANG DI TITIK NADIR :  BANJIR MELUMPUHKAN PEMERINTAHAN, WARGA MASIH BERTAHAN DI PENGUNGSIAN
ACEH TAMIANG DI TITIK NADIR : BANJIR MELUMPUHKAN PEMERINTAHAN, WARGA MASIH BERTAHAN DI PENGUNGSIAN
Aceh Tamiang, Kamis, 15 Januari 2026 — Kabupaten Aceh Tamiang masih berada dalam kondisi darurat yang sangat memprihatinkan. Banjir besar yang melanda wilayah ini tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga melumpuhkan pusat-pusat pemerintahan dan fasilitas strategis. Hingga hari ini, denyut pelayanan publik nyaris berhenti, sementara ribuan warga masih bertahan dalam ketidakpastian. Di pusat kota, genangan air dan lumpur pekat menyelimuti kawasan Kompleks Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan gedung DPRD. Kantor-kantor yang seharusnya menjadi pusat koordinasi penanganan bencana justru ikut tenggelam. Arsip pemerintahan hanyut, perabot rusak, dan aktivitas pelayanan publik lumpuh total. Kondisi serupa terjadi di lingkungan Kompi Batalyon Yonif 111 Karma Bhakti, yang lokasinya berdekatan dengan pusat pemerintahan. Barak prajurit rusak parah, peralatan terdampak banjir, dan sebagian fasilitas tidak lagi dapat digunakan. Prajurit TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam evakuasi dan distribusi bantuan terpaksa lebih dulu menyelamatkan diri serta sarana pendukungnya. “Jika pusat kota saja mengalami kerusakan sedemikian parah, maka kondisi wilayah pedalaman jauh lebih memprihatinkan,” ungkap Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, yang berada di Aceh Tamiang dalam rangka misi kemanusiaan. Menurutnya, sejumlah desa hingga kini masih terisolasi akibat akses jalan terputus. Bantuan belum sepenuhnya menjangkau wilayah-wilayah tersebut. Warga, termasuk anak-anak dan lansia, bertahan di pengungsian darurat dengan keterbatasan logistik dan fasilitas kesehatan. Banjir kali ini bukan banjir biasa. Ketinggian air dilaporkan mencapai dua hingga tujuh meter, menyebabkan banyak rumah hanyut, roboh, atau dipenuhi lumpur tebal. Mayoritas rumah warga belum dapat ditempati kembali. Dinding menghitam, lantai tertutup endapan lumpur, dan bau lembap menyelimuti kawasan permukiman. Sebagian kecil warga terlihat mulai membersihkan rumah mereka secara mandiri. Namun, tanpa peralatan memadai dan kepastian bantuan lanjutan, upaya tersebut lebih menyerupai perjuangan bertahan hidup. Banyak perkakas rumah tangga, pakaian, hingga dokumen penting rusak atau hilang terbawa arus. Dalam situasi tersebut, Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo terus menyalurkan bantuan kemanusiaan. Hingga hari ini, bantuan air mineral telah dikirimkan secara bertahap, termasuk 1.000 karton air mineral yang disalurkan melalui Batalyon Yonif 111 Karma Bhakti Aceh Tamiang untuk didistribusikan kepada warga terdampak banjir dan longsor. Bantuan tambahan berupa sembako serta peralatan pertukangan juga disalurkan untuk mendukung pembersihan lumpur dan pemulihan lingkungan. “Ini bukan sekadar bencana banjir, ini adalah krisis kemanusiaan yang jika tidak ditangani dengan kesungguhan akan meninggalkan luka panjang,” tegas Sofwan. Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, beserta seluruh jajaran pimpinan BAZNAS. Menurutnya, penanganan bencana di Aceh tidak cukup berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi harus berlanjut ke tahap pemulihan dan rekonstruksi yang membutuhkan komitmen bersama lintas daerah dan lintas lembaga. Hingga hari ini, Aceh Tamiang masih bergulat dengan lumpur, pengungsian yang belum berakhir, serta rumah-rumah yang belum layak huni. Selama kebutuhan dasar warga belum terpenuhi dan kehidupan belum kembali normal, bencana ini belum benar-benar usai. Aceh Tamiang tidak sedang meminta belas kasihan. Ia sedang menunggu kehadiran kita semua sebagai bentuk solidaritas sesama anak bangsa—hari ini, bukan nanti.
BERITA15/01/2026 | Humas Baznas Sukoharjo
SOLIDARITAS UNTUK ACEH TAMIANG, BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN RP1,1 MILIAR DAN BANTUAN MANDIRI
SOLIDARITAS UNTUK ACEH TAMIANG, BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN RP1,1 MILIAR DAN BANTUAN MANDIRI
Aceh Tamiang — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah hadir langsung di Kabupaten Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam. Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) sekaligus Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, turun langsung ke lokasi pengungsian guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran oleh para penyintas. Total bantuan kemanusiaan yang direalisasikan dalam aksi solidaritas ini mencapai Rp1,1 miliar, sebagai wujud kepedulian dan empati kepada masyarakat Aceh Tamiang yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana. Bantuan tersebut disalurkan dalam berbagai bentuk, antara lain paket logistik kebutuhan dasar, paket penyulingan air bersih di lima titik lokasi, serta dukungan sarana pendidikan dan keagamaan, meliputi madrasah, masjid, dan pesantren. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan sarana ibadah berupa sajadah, mukena, sarung, Al-Qur’an, kitab kuning, serta berbagai sarana dan prasarana pendukung kegiatan keislaman lainnya. Selain penyaluran bantuan terkoordinasi bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga secara mandiri mengirimkan relawan dan bantuan kemanusiaan secara langsung ke wilayah terdampak. Bantuan mandiri tersebut meliputi air mineral sebanyak 10 truk, paket sembako, serta peralatan pertukangan yang terdiri dari cangkul, sekop, angkong, dan berbagai peralatan penunjang pertukangan lainnya. Penyaluran bantuan mandiri tersebut dilakukan melalui Batalyon Yonif 111 Raider Aceh Tamiang, serta didukung oleh relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo yang bertugas langsung di lapangan untuk membantu proses pemulihan dan penanganan dampak bencana. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, bersama seluruh jajaran pimpinan dan para pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, terus menunjukkan komitmen tinggi dalam penggalangan donasi yang dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan secara tepat dan cepat ke wilayah terdampak bencana. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan dan dukungan Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terhadap penanganan bencana kemanusiaan. Sofwan Faizal Sifyan menyampaikan bahwa seluruh bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, tetapi juga mempercepat proses pemulihan lingkungan, aktivitas ibadah, serta pendidikan keagamaan masyarakat, khususnya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. “Melalui sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS daerah, provinsi, unsur TNI, pemerintah daerah, serta relawan di lapangan, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial dan spiritual masyarakat Aceh Tamiang pascabencana,” ujarnya. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah di Aceh Tamiang menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah mampu menjangkau saudara-saudara yang membutuhkan, lintas wilayah dan lintas kepentingan, demi kemanusiaan dan kemaslahatan bersama.
BERITA14/01/2026 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp310 Juta di Enam Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp310 Juta di Enam Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo melaksanakan penyerahan bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada masyarakat penerima manfaat di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Baki, Gatak, Grogol, Kartasura, Mojolaban, dan Polokarto. Total bantuan yang disalurkan pada kegiatan ini mencapai Rp310.000.000, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. Bupati Kabupaten Sukoharjo, Etik Suryani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo atas komitmennya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Saya mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Sukoharjo yang secara konsisten membantu masyarakat melalui program-program nyata seperti renovasi rumah tidak layak huni ini. Semoga bantuan ini benar-benar memberikan manfaat, meningkatkan kualitas hidup penerima, serta menjadi ladang amal bagi para muzaki,” ujar Bupati Etik Suryani. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. Sardiyono, MM, menjelaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang bersifat produktif dan berkelanjutan. “Program RTLH ini adalah wujud tanggung jawab BAZNAS dalam menyalurkan dana umat secara tepat sasaran. Kami berharap rumah yang direnovasi dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan martabat yang lebih baik bagi para mustahik. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo atas sinergi dan dukungan yang terus terjalin,” ungkap Sardiyono. Melalui kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Sukoharjo dapat terus meningkat.
BERITA31/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
SMA Veteran 1 Sukoharjo Serahkan Donasi Rp10 Juta melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
SMA Veteran 1 Sukoharjo Serahkan Donasi Rp10 Juta melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
SUKOHARJO — SMA Veteran 1 Sukoharjo menyerahkan donasi sebesar Rp10.000.000 kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo pada Kamis (18/12/2025). Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan di SMA Veteran 1 Sukoharjo sebagai bentuk kepedulian sosial seluruh warga sekolah. Donasi ini merupakan hasil partisipasi siswa, guru, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua siswa yang dihimpun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui lembaga resmi pengelola zakat dan donasi. Pihak SMA Veteran 1 Sukoharjo menyampaikan harapannya agar donasi yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan empati di kalangan peserta didik sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada keluarga besar SMA Veteran 1 Sukoharjo atas kepercayaan yang diberikan. BAZNAS memastikan dana donasi akan disalurkan sesuai dengan ketentuan dan program yang telah ditetapkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga berharap sinergi dengan SMA Veteran 1 Sukoharjo dapat terus terjalin dan menjadi contoh kolaborasi positif antara lembaga pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam upaya memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA18/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
LAPORAN KEGIATAN RELAWAN BAZNAS TANGGAP BENCANA KABUPATEN SUKOHARJO
LAPORAN KEGIATAN RELAWAN BAZNAS TANGGAP BENCANA KABUPATEN SUKOHARJO
Lokasi: Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi AcehWaktu: Rabu, 17 Desember 2025 Pada hari Rabu, 17 Desember 2025, Relawan BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo melaksanakan rangkaian kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan amanah kemanusiaan dari BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir dan kerusakan permukiman. Sejak awal kedatangan di lokasi, relawan melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan pelayanan dasar bagi warga terdampak tetap berjalan. Upaya tersebut meliputi pengaktifan layanan kesehatan, baik Puskesmas maupun Rumah Sakit yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang, agar masyarakat pengungsi dan korban bencana mendapatkan akses pelayanan medis yang memadai. Dalam pelaksanaan di lapangan, Relawan BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo juga berkolaborasi dengan berbagai unsur relawan, termasuk relawan BAZNAS RI serta relawan kemanusiaan lainnya. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat jangkauan pelayanan, mempercepat respons, serta mengoptimalkan pendampingan kepada warga terdampak. Selain itu, relawan turut melakukan evakuasi terhadap warga yang mengalami gangguan kesehatan, baik sakit ringan maupun membutuhkan penanganan lanjutan, dengan mengantar mereka ke klinik darurat maupun fasilitas kesehatan terdekat. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah memburuknya kondisi kesehatan para penyintas, khususnya lansia, anak-anak, dan kelompok rentan. Relawan juga secara aktif melakukan kunjungan langsung dari tenda ke tenda pengungsian, serta mendatangi rumah-rumah warga yang secara kondisi sudah tidak layak huni akibat terdampak bencana. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan kondisi riil di lapangan, pendataan kebutuhan mendesak, serta memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dari perhatian dan bantuan. Dalam rangka mendukung kebutuhan dasar listrik di lokasi pengungsian, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo merealisasikan pengadaan 5 (lima) unit genset, yang berhasil diperoleh dengan harga efisien dari estimasi awal. Setiap 1 (satu) unit genset direncanakan melayani 10 (sepuluh) tenda pengungsian, dilengkapi dengan lampu penerangan, stop kontak untuk pengisian daya telepon genggam, serta kabel listrik secukupnya. Dengan demikian, total penerima manfaat dari bantuan genset ini mencakup 50 (lima puluh) tenda pengungsian. Pada tahap pertama, jumlah relawan yang diberangkatkan oleh BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo sebanyak 9 (sembilan) orang. Seluruh relawan ini bertugas dalam pendampingan pengungsi, distribusi bantuan, koordinasi lapangan, serta pelayanan kemanusiaan lainnya sesuai kebutuhan di lokasi bencana. Secara kelembagaan, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Sukoharjo, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, serta BAZNAS RI, guna memastikan sinergi program, kelancaran distribusi bantuan, dan kesesuaian langkah penanganan dengan kebijakan kebencanaan yang berlaku. Relawan BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, para muzakki, munfiq, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga seluruh ikhtiar kemanusiaan ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
BERITA17/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Astrea Solo Raya Bersatu Salurkan Donasi untuk Korban Bencana Sumatra melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Astrea Solo Raya Bersatu Salurkan Donasi untuk Korban Bencana Sumatra melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Astrea Solo Raya Bersatu menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan donasi bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra. Donasi tersebut diserahkan melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah. Total donasi yang berhasil dihimpun dan disalurkan sebesar Rp4.117.000. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian keluarga besar Astrea Solo Raya Bersatu terhadap sesama, khususnya bagi para korban bencana yang tengah menghadapi masa sulit. Perwakilan Astrea Solo Raya Bersatu menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban bencana serta membantu proses pemulihan pascabencana. “Semoga donasi ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat semangat bagi saudara-saudara kita di Sumatra untuk bangkit kembali,” ungkap perwakilan Astrea Solo Raya Bersatu. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Astrea Solo Raya Bersatu atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan. “Terima kasih kepada Astrea Solo Raya Bersatu atas partisipasi dan kontribusinya. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh anggota Astrea, serta memberikan harapan dan kekuatan bagi para korban bencana di Sumatra,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk menyalurkan donasi tersebut secara amanah, tepat sasaran, dan transparan kepada para korban bencana yang membutuhkan.
BERITA17/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
SMKN 2 Sukoharjo Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatra dan Aceh melalui BAZNAS Sukoharjo
SMKN 2 Sukoharjo Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatra dan Aceh melalui BAZNAS Sukoharjo
Sukoharjo — SMKN 2 Sukoharjo turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan donasi bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari seluruh warga sekolah yang melibatkan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. Total bantuan yang diserahkan oleh SMKN 2 Sukoharjo sebesar Rp3.000.000. Dana kemanusiaan ini diterima oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo untuk selanjutnya disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra dan Aceh, guna membantu pemenuhan kebutuhan darurat para korban. Pihak SMKN 2 Sukoharjo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, sekaligus sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati sosial kepada peserta didik. Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SMKN 2 Sukoharjo atas kepercayaan yang diberikan dalam menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. Seluruh dana yang diterima akan dikelola secara amanah, transparan, dan profesional, serta disalurkan sesuai kebutuhan di lokasi terdampak bencana di Sumatra dan Aceh. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS ini diharapkan dapat terus terjalin guna memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
SMKN 3 Sukoharjo Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatra dan Aceh melalui BAZNAS Sukoharjo
SMKN 3 Sukoharjo Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatra dan Aceh melalui BAZNAS Sukoharjo
Sukoharjo — SMKN 3 Sukoharjo menunjukkan kepedulian sosial terhadap para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatra dan Aceh dengan menyerahkan donasi kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo. Penyerahan donasi ini merupakan hasil penggalangan dana yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan. Total donasi yang berhasil dihimpun dan diserahkan sebesar Rp6.150.000. Dana tersebut diterima secara resmi oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo untuk selanjutnya disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra dan Aceh. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian bersama terhadap kondisi saudara-saudara yang tengah menghadapi musibah. Pihak SMKN 3 Sukoharjo menyampaikan bahwa kegiatan penggalangan donasi ini bertujuan menumbuhkan rasa empati, solidaritas, serta kepedulian sosial di kalangan peserta didik dan seluruh warga sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan bantuan nyata serta meringankan beban para korban bencana. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo mengapresiasi partisipasi dan kepercayaan SMKN 3 Sukoharjo dalam menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. Donasi yang diterima akan dikelola secara amanah, transparan, dan profesional, serta disalurkan sesuai dengan kebutuhan para korban bencana di Sumatra dan Aceh. Melalui sinergi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
BERITA12/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO MENGIRIMKAN 9 RELAWAN BTB UNTUK MISI KEMANUSIAAN 25 HARI DI KABUPATEN ACEH TAMIANG
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO MENGIRIMKAN 9 RELAWAN BTB UNTUK MISI KEMANUSIAAN 25 HARI DI KABUPATEN ACEH TAMIANG
SUKOHARJO — Upaya kemanusiaan kembali menjadi prioritas utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo. Pada Rabu, 10 Desember 2025, sebanyak 9 personel Baznas Tanggap Bencana (BTB) diberangkatkan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk menjalankan misi kemanusiaan membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor. Pemberangkatan ini menjadi tahap pertama dari rangkaian aksi kemanusiaan yang akan melibatkan relawan dari berbagai wilayah di Soloraya. Prosesi pelepasan digelar di halaman Kantor BPBD Kabupaten Sukoharjo, Jl. Slamet Riyadi No. 52, dan dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo, Ari Mulyo Atmojo, bersama Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan. Dalam sambutannya, Ari Mulyo Atmojo menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam memperkuat respon cepat terhadap bencana berskala besar. Ia mengapresiasi kesiapan para relawan yang akan menempuh perjalanan jauh demi menjalankan tugas kemanusiaan. Kesembilan relawan yang diberangkatkan merupakan personel pilihan yang telah melalui proses seleksi berdasarkan kesiapan fisik, ketahanan mental, keahlian teknis, serta kemampuan adaptasi lapangan. Mereka terdiri dari unsur BTB Baznas Kabupaten Sukoharjo, relawan independen, dan kader penanggulangan bencana yang telah mengikuti pelatihan intensif sebelumnya. Mereka diharapkan dapat langsung bergabung dengan tim BTB BAZNAS RI yang sejak awal Desember sudah berada di lokasi bencana untuk membuka akses bantuan dan mendirikan pos induk. Aceh Tamiang dalam beberapa pekan terakhir dilanda banjir dan longsor yang menyebabkan ribuan warga mengungsi, akses jalan terputus, serta kerusakan fasilitas umum. Di beberapa titik, air masih menggenang dan memutus jalur logistik. Kehadiran relawan dari Sukoharjo ini akan membantu memperkuat tenaga di sektor evakuasi warga, distribusi logistik, pembersihan fasilitas sosial, asesmen lapangan, hingga pendampingan psikososial bagi korban. Komandan BTB Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, menjelaskan bahwa misi ini dirancang untuk durasi kerja selama 25 hari, sejak keberangkatan hingga kembali ke Sukoharjo. Durasi ini dinilai ideal untuk memberi kontribusi maksimal sekaligus menjaga keberlanjutan operasional di lapangan. Sofwan menegaskan bahwa disiplin, koordinasi, dan integritas menjadi prinsip utama yang harus dijaga seluruh personel selama bertugas. “Relawan tidak hanya membawa tenaga, tetapi juga membawa amanah besar dari masyarakat Sukoharjo. Kami berharap mereka dapat berkolaborasi dengan BTB RI dan jaringan relawan lain dari berbagai daerah, sehingga respon kemanusiaan di Aceh Tamiang dapat dilakukan secara cepat, terarah, dan berdaya guna,” ujarnya. Pengiriman relawan tahap pertama ini juga menjadi pembuka jalan bagi relawan lain dari wilayah Soloraya yang telah menyatakan kesiapan menyusul dalam gelombang berikutnya. Selain itu, keberangkatan ini membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, yang sepenuhnya akan disalurkan tanpa potongan operasional demi membantu korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang. Kolaborasi strategis antara BTB BAZNAS Sukoharjo, BPBD, dan Relawan Kabupaten Sukoharjo menunjukkan bahwa kerja kemanusiaan adalah kerja bersama. Keberangkatan relawan ini menegaskan bahwa solidaritas tidak mengenal jarak, dan bahwa masyarakat Sukoharjo memiliki komitmen kuat untuk hadir bagi saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah. Dengan membawa perlengkapan lapangan, logistik awal, serta semangat kemanusiaan yang tak putus, sembilan relawan tersebut melangkah menuju Aceh Tamiang sebagai duta kemanusiaan dari Sukoharjo — siap membantu, melayani, dan menguatkan warga yang tengah berjuang bangkit dari bencana. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keselamatan, serta keberkahan bagi seluruh relawan dalam menjalankan tugas mulia ini.
BERITA11/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
SD Negeri Mulur 01 Serahkan Donasi Bencana Sumatra dan Aceh melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
SD Negeri Mulur 01 Serahkan Donasi Bencana Sumatra dan Aceh melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
SD Negeri Mulur 01 menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban bencana di wilayah Sumatra dan Aceh kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Total dana yang berhasil dihimpun melalui aksi peduli bencana tersebut mencapai Rp1.200.000, dan sepenuhnya dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada para penerima yang berhak. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo memberikan apresiasi serta penghargaan kepada SDN Mulur 01 atas kepedulian dan sinergi dalam menumbuhkan semangat solidaritas di lingkungan pendidikan. Partisipasi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, H. Wahyono, S. Pd. I, mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SDN Mulur 01 atas kepercayaan yang diberikan. “Amanah ini akan kami salurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang membutuhkan. Semoga seluruh pihak yang telah berkontribusi mendapatkan keberkahan dan balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkapnya.
BERITA09/12/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukoharjo.

Lihat Daftar Rekening →