WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Enam Kecamatan

SUKOHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan bersama Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dan menyasar enam kecamatan di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Penyaluran bantuan RTLH tersebut dilakukan di Kecamatan Bendosari, Kecamatan Bulu, Kecamatan Grogol, Kecamatan Nguter, Kecamatan Sukoharjo, dan Kecamatan Tawangsari. Total bantuan yang disalurkan pada program ini mencapai Rp334.000.000.

Adapun jumlah mustahik penerima bantuan RTLH di masing-masing kecamatan adalah sebagai berikut: Kecamatan Bendosari sebanyak 11 mustahik, Kecamatan Bulu 1 mustahik, Kecamatan Grogol 1 mustahik, Kecamatan Nguter 3 mustahik, Kecamatan Sukoharjo 10 mustahik, dan Kecamatan Tawangsari 1 mustahik.

Bupati Kabupaten Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo atas komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program perbaikan rumah tidak layak huni. Beliau berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi para penerima manfaat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa dukungan para muzaki menjadi kekuatan utama BAZNAS dalam menjalankan program-program pemberdayaan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program RTLH ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap dapat terus bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hunian yang layak bagi para mustahik.

28/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Pemkab Sukoharjo Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp564 Juta

SUKOHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan sosial kepada para mustahik pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Graha Satya Praja, Kabupaten Sukoharjo.

Total bantuan yang disalurkan pada kesempatan ini mencapai Rp564.868.000. Bantuan tersebut merupakan hasil pengelolaan dana zakat dan infak yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dari para muzaki.

Penyaluran bantuan sosial ini mencakup empat program unggulan BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, yaitu Program Sukoharjo Cerdas yang diberikan kepada 13 mustahik, Program Sukoharjo Peduli untuk 19 mustahik, Program Sukoharjo Sehat yang menyasar 41 penerima manfaat, serta Program Sukoharjo Makmur yang diberikan kepada 58 mustahik.

Bupati Kabupaten Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo atas peran aktifnya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beliau berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima dan memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.

Melalui sinergi antara BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, diharapkan program-program bantuan sosial ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

23/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Selenggarakan Latihan Dasar Kelompok Program Z-Mart

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Program Z-Mart pada Selasa, 21 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi mustahik melalui pengelolaan usaha warung kelontong secara profesional.

Latihan Dasar Kelompok ini diikuti oleh para penerima manfaat Program Z-Mart dan difokuskan pada pembekalan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam mengelola warung kelontong, mulai dari manajemen usaha, pengelolaan keuangan sederhana, pencatatan stok barang, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berharap para peserta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta mengelola usaha secara tertib, transparan, dan profesional. Program Z-Mart diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan mustahik.

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan guna mewujudkan mustahik yang mandiri dan berdaya.

21/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Musibah di Aceh Tamiang

BAZNAS Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan pendistribusian bantuan sembako kepada masyarakat terdampak musibah di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, serta partisipasi dan kepedulian masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

Selanjutnya, bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat melalui prajurit Batalyon Infanteri Yonif 111 dalam rangka kegiatan Bakti TNI yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Penyaluran ini menjadi wujud nyata kolaborasi dan kepedulian kemanusiaan antara pemerintah daerah, lembaga zakat, masyarakat, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah.

Diharapkan bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan beban para korban, memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta memberikan manfaat nyata dalam proses pemulihan pasca musibah. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Semoga seluruh ikhtiar, kepedulian, dan bantuan yang telah disalurkan menjadi amal sholeh yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para penerima bantuan.

18/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo
ACEH TAMIANG DI TITIK NADIR :  BANJIR MELUMPUHKAN PEMERINTAHAN, WARGA MASIH BERTAHAN DI PENGUNGSIAN

Aceh Tamiang, Kamis, 15 Januari 2026 —

Kabupaten Aceh Tamiang masih berada dalam kondisi darurat yang sangat memprihatinkan. Banjir besar yang melanda wilayah ini tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga melumpuhkan pusat-pusat pemerintahan dan fasilitas strategis. Hingga hari ini, denyut pelayanan publik nyaris berhenti, sementara ribuan warga masih bertahan dalam ketidakpastian.

Di pusat kota, genangan air dan lumpur pekat menyelimuti kawasan Kompleks Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan gedung DPRD. Kantor-kantor yang seharusnya menjadi pusat koordinasi penanganan bencana justru ikut tenggelam. Arsip pemerintahan hanyut, perabot rusak, dan aktivitas pelayanan publik lumpuh total.

Kondisi serupa terjadi di lingkungan Kompi Batalyon Yonif 111 Karma Bhakti, yang lokasinya berdekatan dengan pusat pemerintahan. Barak prajurit rusak parah, peralatan terdampak banjir, dan sebagian fasilitas tidak lagi dapat digunakan. Prajurit TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam evakuasi dan distribusi bantuan terpaksa lebih dulu menyelamatkan diri serta sarana pendukungnya.

“Jika pusat kota saja mengalami kerusakan sedemikian parah, maka kondisi wilayah pedalaman jauh lebih memprihatinkan,” ungkap Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, yang berada di Aceh Tamiang dalam rangka misi kemanusiaan.

Menurutnya, sejumlah desa hingga kini masih terisolasi akibat akses jalan terputus. Bantuan belum sepenuhnya menjangkau wilayah-wilayah tersebut. Warga, termasuk anak-anak dan lansia, bertahan di pengungsian darurat dengan keterbatasan logistik dan fasilitas kesehatan.

Banjir kali ini bukan banjir biasa. Ketinggian air dilaporkan mencapai dua hingga tujuh meter, menyebabkan banyak rumah hanyut, roboh, atau dipenuhi lumpur tebal. Mayoritas rumah warga belum dapat ditempati kembali. Dinding menghitam, lantai tertutup endapan lumpur, dan bau lembap menyelimuti kawasan permukiman.

Sebagian kecil warga terlihat mulai membersihkan rumah mereka secara mandiri. Namun, tanpa peralatan memadai dan kepastian bantuan lanjutan, upaya tersebut lebih menyerupai perjuangan bertahan hidup. Banyak perkakas rumah tangga, pakaian, hingga dokumen penting rusak atau hilang terbawa arus.

Dalam situasi tersebut, Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Sukoharjo terus menyalurkan bantuan kemanusiaan. Hingga hari ini, bantuan air mineral telah dikirimkan secara bertahap, termasuk 1.000 karton air mineral yang disalurkan melalui Batalyon Yonif 111 Karma Bhakti Aceh Tamiang untuk didistribusikan kepada warga terdampak banjir dan longsor. Bantuan tambahan berupa sembako serta peralatan pertukangan juga disalurkan untuk mendukung pembersihan lumpur dan pemulihan lingkungan.

“Ini bukan sekadar bencana banjir, ini adalah krisis kemanusiaan yang jika tidak ditangani dengan kesungguhan akan meninggalkan luka panjang,” tegas Sofwan.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, beserta seluruh jajaran pimpinan BAZNAS. Menurutnya, penanganan bencana di Aceh tidak cukup berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi harus berlanjut ke tahap pemulihan dan rekonstruksi yang membutuhkan komitmen bersama lintas daerah dan lintas lembaga.

Hingga hari ini, Aceh Tamiang masih bergulat dengan lumpur, pengungsian yang belum berakhir, serta rumah-rumah yang belum layak huni. Selama kebutuhan dasar warga belum terpenuhi dan kehidupan belum kembali normal, bencana ini belum benar-benar usai.

Aceh Tamiang tidak sedang meminta belas kasihan. Ia sedang menunggu kehadiran kita semua sebagai bentuk solidaritas sesama anak bangsa—hari ini, bukan nanti.

15/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sukoharjo

Berita Terbaru

BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan Rp366 Juta untuk 172 Mustahik Melalui Empat Program Unggulan
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan Rp366 Juta untuk 172 Mustahik Melalui Empat Program Unggulan
Sukoharjo – Selasa, 14 Oktober 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui program pentasyarufan zakat yang berlangsung di Auditorium Wijaya Utama, Gedung Menara Wijaya. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Sukoharjo Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo, S.E.. Dalam sambutannya, Bupati Etik Suryani menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bantuan senilai Rp366.532.500 disalurkan kepada 172 mustahik melalui empat program unggulan, yaitu: Program Cerdas, Program Peduli, Program Sehat, Program Makmur. “Saya mengimbau kepada para penerima manfaat agar dapat menggunakan bantuan ini dengan bijak. Jadikan bantuan ini sebagai dorongan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga,” ujar Bupati Etik Suryani dalam sambutannya. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan apresiasi dan doa bagi para mustahik yang hadir. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para mustahik yang telah menerima bantuan ini dengan baik. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan dapat menjadi titik awal untuk kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera,” tuturnya. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme dari para penerima manfaat. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi penyaluran dana zakat, tetapi juga sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membangun masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya.
BERITA14/10/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Bupati Sukoharjo Beri Pengarahan pada Pelatihan Satpam Gada Pratama Kerja Sama BAZNAS dan PT Surya Artha Wiguna
Bupati Sukoharjo Beri Pengarahan pada Pelatihan Satpam Gada Pratama Kerja Sama BAZNAS dan PT Surya Artha Wiguna
Sukoharjo, 7 Oktober 2025 — Bupati Sukoharjo memberikan pengarahan dalam kegiatan Pelatihan Satpam Gada Pratama yang diselenggarakan atas kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo dengan PT Surya Artha Wiguna. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung Menara Wijaya, Kabupaten Sukoharjo. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). “Ini merupakan strategi yang sangat bagus untuk membuka peluang kerja baru, terutama bagi saudara-saudara kita yang terkena PHK. Dengan pelatihan ini, mereka bisa mendapatkan keahlian dan sertifikasi resmi yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Bupati. Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. “Terima kasih kepada para muzaki yang telah berzakat di BAZNAS. Tanpa dukungan zakat, inisiatif seperti ini tidak mungkin bisa menjangkau banyak penerima manfaat. Kami di pemerintah daerah tentu memiliki keterbatasan melalui APBD, dan BAZNAS hadir menjadi mitra strategis dalam menyalurkan bantuan yang tepat sasaran,” lanjutnya. Sebelumnya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan pelatihan ini. Salah satu poin yang disampaikan adalah dukungan dana dari BAZNAS sebesar Rp281.000.000 yang digunakan untuk membiayai pelatihan Satpam Gada Pratama bagi para peserta terpilih. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui pelatihan yang menghasilkan sertifikasi resmi dan peluang kerja nyata di sektor keamanan.
BERITA07/10/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Bendosari dan Polokarto
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Kecamatan Bendosari dan Polokarto
Sukoharjo, 9 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, penyerahan dilakukan di dua kecamatan, yaitu Bendosari dan Polokarto, dengan total bantuan senilai Rp160.000.000 kepada 13 mustahik penerima manfaat. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dan dihadiri oleh Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., serta Wakil Bupati Sukoharjo, Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E. yang turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para penerima. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah bersama BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam menyediakan hunian yang layak dan sehat. Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo menyampaikan harapannya agar bantuan RTLH ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima. "Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para mustahik dan benar-benar membantu dalam mewujudkan rumah tinggal yang lebih layak dan nyaman," ujar beliau. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki serta masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki dan masyarakat yang telah mendukung program-program BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlimpah," ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan.
BERITA09/09/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Penyerahan Bantuan RTLH oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati dan Wakil Bupati
Penyerahan Bantuan RTLH oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati dan Wakil Bupati
Sukoharjo, 5 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sukoharjo, Bulu, dan Tawangsari. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., serta Wakil Bupati Sukoharjo, Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan dengan total nilai sebesar Rp105.000.000 kepada 8 mustahik penerima manfaat yang tersebar di tiga kecamatan tersebut. Bantuan ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang perumahan layak huni. Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat. "Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas hunian para mustahik," ujar beliau. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki (pemberi zakat) dan seluruh masyarakat yang telah mendukung program-program BAZNAS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki dan seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlipat ganda," ungkapnya. Program bantuan RTLH ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.
BERITA05/09/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp307 Juta kepada 28 Mustahik di Empat Kecamatan
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp307 Juta kepada 28 Mustahik di Empat Kecamatan
Sukoharjo, 12 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Sukoharjo Peduli bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, SE., MM bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bapak Drs. H. Sardiyono, MM pada hari Selasa, 12 Agustus 2025, di beberapa titik di wilayah Kecamatan Kartasura, Gatak, Baki, dan Grogol. Dalam program ini, sebanyak 28 mustahik yang tersebar di empat kecamatan tersebut menerima bantuan RTLH dengan total nilai sebesar Rp307.000.000. Setiap mustahik memperoleh bantuan dana yang akan digunakan untuk renovasi rumah agar menjadi layak huni dan lebih aman ditempati. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menyampaikan bahwa program RTLH ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak. Bupati Sukoharjo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Beliau juga berharap agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran. Program bantuan RTLH ini diharapkan tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga meningkatkan semangat dan optimisme para penerima manfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
BERITA12/08/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Penyerahan Bantuan Sosial BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Sukoharjo
Penyerahan Bantuan Sosial BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Bersama Bupati Sukoharjo
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan sosial melalui program-program unggulan: Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Sehat, Sukoharjo Peduli, dan Sukoharjo Makmur. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Kamis, 07 Agustus 2025, bertempat di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo dan diberikan langsung oleh Bupati Sukoharjo, Ibu Hj. Etik Suryani, S.E., M.M. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp212.102.500, dengan rincian sebagai berikut: Program Sukoharjo Cerdas: Rp9.200.000 Program Sukoharjo Sehat: Rp43.202.500 Program Sukoharjo Peduli: Rp60.300.000 Program Sukoharjo Makmur: Rp99.400.000 Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Sukoharjo dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki atas kepercayaan dan kontribusi yang telah diberikan. Berkat dukungan para muzaki, BAZNAS dapat terus menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Semoga amal ibadah para muzaki diterima oleh Allah SWT dan menjadi keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin." Mari terus bersinergi untuk membangun Sukoharjo yang lebih cerdas, sehat, peduli, dan makmur melalui zakat yang terkelola secara profesional, transparan, dan berkeadilan.
BERITA07/08/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
PENYERAHAN BANTUAN SUKOHARJO SEHAT
PENYERAHAN BANTUAN SUKOHARJO SEHAT
BAZNAS Kabupaten Sukoharjo kembali menunjukan kepedulian nyata terhadap mustahik melalui penyaluran bantuan kesehatan dalam Program Sukoharjo Sehat. Program Sukoharjo Sehat merupakan bentuknyata kepedulian terhadap mustahik yang membutuhkan bantuan untuk mendukung kesehatan, salah satu contohnya bantuan Kursi Roda yang kali ini BAZNAS Sukoharjo menyerahkan langsung kepada mustahik. Kali ini BAZNAS Sukoharjo menyerahkan langsung bantuan tersebut di beberapa titik antaralain : Bacem, Grogol Kadokan, Grogol Telukan, Grogol Singopuran, Grogol BAZNAS Kabupaten Sukoharjo melalui Program Sukoharjo Sehat berharap bantuan tersebut bisa digunakan semaksimal mungkin dengan dukungan dari masyarakat sekitar khususnya masyarakat Kabupaten Sukoharjo. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada ASN dan seluruh jajaran pemerintah di Kabupaten Sukoharjo karena dengan pembayaran Zakat melalui BAZNAS Sukoharjo Masyarakat dapat menikmati manfaat bantuan langsung dari Muzzaki kepada Mustahik melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo.
BERITA01/08/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO GELAR KHITANAN MASSAL 2025 BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI
BAZNAS SUKOHARJO GELAR KHITANAN MASSAL 2025 BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Eko Sapto Purnomo serta pejabat Forkopimda hadir dalam acara Khitanan Massal Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Sabtu (5/7/2025). Khitan massal tersebut dilaksanakan di Auditorium Menara Wijaya Lantai 10. Dalam sambutannya Bupati Etik Suryani, mengatakan, khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah. Sedangkan secara medis, khitan mempunyai faedah yang sangat penting, yaitu untuk membuang bagian dari anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, bakteri dan lain-lain yang dapat membahayakan kesehatan. “Aresiasi pada Baznas atas penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap bisa menjadi agenda rutin tahunan dan terus ditingkatkan dalam pelayanannya. Apalagi pelaksanaan kegiatan khitanan massal ini bersamaan dengan musim liburan sekolah,” ujarnya. “Barangkali banyak masyarakat yang sudah menunggu-nunggu khitan massal yang diselenggarakan oleh Baznas seperti saat ini”. Bupati juga berpesan kepada peserta khitan agar menjadi anak-anak yang sholeh, patuh kepada orang tua dan taat dalam menjalankan perintah-perintah agama, serta menjauhi segala yang dilarang oleh agama. “Belajarlah yang rajin dan raihlah cita-citamu menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” tambahnya. Sedangkan Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono mengatakan Khitanan Massal tersebut diikuti 180 anak. Setiap anak peserta khitan massal mendapat paket bantuan dari Baznas, antara lain sarung, baju koko, kopiah, tas, paket alat tulis, suvenir dari Bank Jateng, dan uang saku Rp200 ribu.
BERITA05/07/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
BAZNAS KABUPATEN SUKOHARJO BERSAMA BUPATI dan WAKIL BUPATI SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
Sebanyak 168 warga kurang mampu menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sukoharjo. Penyerahan bantuan dipimpin langsung Bupati Sukoharjo Etik Suryani di pendapa Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Jumat (20/6/2025). Bantuan tersebut merupakan program Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Makmur dan Sukoharjo Sehat dengan total bantuan senilai Rp355.890.000. Bantuan diterima langsung secara utuh kepada para penerima. Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, bantuan yang diserahkan ini berasal dari Baznas Sukoharjo. Warga yang menerima bantuan tersebut sebelumnya sudah mengajukan permintaan kepada Bupati Sukoharjo. Bupati meminta kepada warga penerima untuk menggunakan bantuan sesuai dengan surat pengajuan awal. Sebab bantuan diberikan karena warga sangat membutuhkan. "Misal ada warga yang dalam surat pengajuan meminta biaya sekolah anak dan mendapat bantuan dalam program Sukoharjo Cerdas maka bantuan yang diterima wajib untuk biaya sekolah anak. Jangan dipakai lainnya. Ini harus dipantau dan dipertanggungjawabkan," ujarnya. Bupati menjelaksan bahwa, ada ribuan warga mengantri untuk mendapat bantuan dari Baznas Sukoharjo. Sebab setiap hari selalu ada surat pengajuan masuk dari warga meminta bantuan. "Warga yang antri sangat banyak ada ribuan orang. Jadi yang sudah terima bantuan harus digunakan secara maksimal sesuai kegunaan dalam surat pengajuan," jelasnya. Sebelum warga menerima bantuan tersebut telah dilakukan verifikasi dan validasi secara ketat oleh petugas. Hal ini untuk memastikan bantuan yang diserahkan oleh Baznas Sukoharjo bisa tepat sasaran. "Bantuan diterima utuh oleh warga. Tidak ada potongan. Kalau ada potongan maka silahkan warga melapor ke Bupati Sukoharjo. Nanti akan ditindaklanjuti," ujarnya. Etik Suryani menjelaskan, berbagai bantuan yang diberikan Baznas Sukoharjo memiliki banyak manfaat. Seperti bantuan biaya hidup akan menambah keberlangsungan hidup warga kurang mampu untuk membeli bahan pokok pangan. Selain itu bantuan lainnya berupa gerobak hik. "Khusus untuk bantuan gerobak hik dapat menciptakan lapangan kerja dan menjadi sumber penghidupan warga. Sebab dari sana warga bisa dapat uang dari berjualan," ujarnya. Keberlangsungan hidup warga mendapatkan pekerjaan juga mampu menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Warga kurang mampu dapat terangkat derajatnya dengan memiliki sumber pendapatan sendiri dari berdagang. Termasuk juga mampu meningkatkan kualitas dagangannya. "Bantuan gerobak hik ini bisa menggerakkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sukoharjo. Warga selain dapat pekerjaan juga pendapatan. Termasuk menciptakan peluang kerja baru ditengah sulitnya dapat pekerjaan," katanya. Etik menambahkan, pada penyaluran bantuan bersumber dari Baznas Sukoharjo kali ini banyak menyasar warga kurang mampu untuk program Sukoharjo Cerdas yakni bantuan pendidikan. Sebab banyak anak dari warga kurang mampu akan melanjutkan sekolah. "Banyak juga bantuan untuk program Sukoharjo Cerdas yakni bantuan sekolah untuk anak dari keluarga kurang mampu. Sekarang sudah masuk tahun pelajaran baru sekolah dan mudah-mudahan anak bisa terus sekolah dan meraih cita-cita," tuturnya.
BERITA20/06/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Penyerahan Donasi Kemanusiaan Palestina dari PSHT Cabang Sukoharjo melalui Bupati Sukoharjo kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Penyerahan Donasi Kemanusiaan Palestina dari PSHT Cabang Sukoharjo melalui Bupati Sukoharjo kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo
Pada Rabu, (21/05/2025) pukul 08.00 WIB, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sukoharjo secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp111.482.800 Penyerahan donasi dilakukan melalui Bupati Sukoharjo yang kemudian disalurkan kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo untuk segera diteruskan kepada saudara-saudara kita di Palestina yang sedang membutuhkan bantuan. Acara penyerahan berlangsung dengan lancar dan penuh makna, mencerminkan komitmen PSHT terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas global. Donasi ini merupakan bentuk kepeduliaan dan aksi nyata dari keluarga besar PSHT Cabang Sukoharjo terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Dengan disalurkannya donasi ini melalui BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, diharapkan bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat Palestina yang terdampak dan memberikan manfaat yang besar ditengah kondisi yang memprihatinkan. Semoga niat baik ini menjadi ladang amal bagi seluruh anggota PSHT serta pihak-pihak yang terlibat, dan dapat menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global.
BERITA21/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Tiga Kecamatan Wilayah Kabupaten Sukoharjo
BAZNAS Sukoharjo Salurkan Bantuan RTLH di Tiga Kecamatan Wilayah Kabupaten Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga kecamatan, yakni Nguter, Mojolaban, dan Sukoharjo, pada Selasa (13/5). Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp180.000.000, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan langsung diberikan oleh Bupati Sukoharjo, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi dengan BAZNAS. Program RTLH ini merupakan bagian dari upaya nyata BAZNAS dalam memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan mustahik, khususnya di sektor pemukiman yang layak huni. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para penerima, baik dari sisi kesehatan, kenyamanan, maupun aspek sosial lainnya. BAZNAS Sukoharjo terus berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat secara transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan, guna mendorong terciptanya keadilan sosial di tengah masyarakat.
BERITA13/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Memperingati Hardiknas 2025, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Turut Berpartisipasi Dalam Membantu Siswa SD dan SMP di Kabupaten Sukoharjo
Memperingati Hardiknas 2025, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Turut Berpartisipasi Dalam Membantu Siswa SD dan SMP di Kabupaten Sukoharjo
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menggelar upacara yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar dan kepedulian terhadap pendidikan di kalangan masyarakat. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan dunia pendidikan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo turut berpartisipasi aktif dengan menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa-siswi yang kurang mampu di berbagai wilayah di Sukoharjo dengan total bantuan untuk SD senilai Rp250.000.000 dan untuk SMP senilai Rp150.000.000. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pelajar dan mendorong mereka untuk terus semangat dalam menggapai cita-cita. Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo, Ibu H. Etik Suryani, S.E., M.M. , menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan pendidikan, termasuk BAZNAS Kabupaten Sukoharjo. "Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Mari kita jadikan momentum Hari Pendidikan Nasional ini sebagai ajakan untuk terus peduli terhadap masa depan generasi muda. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sukoharjo yang telah menunjukkan komitmennya dalam membantu siswa-siswi yang membutuhkan. Semoga langkah ini membawa keberkahan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Sukoharjo," ujar Bupati Sukoharjo.
BERITA02/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Peringatan Hari Buruh di Sukoharjo, BAZNAS Turut Berpartisipasi Memberikan Bantuan Kepada Para Pekerja
Peringatan Hari Buruh di Sukoharjo, BAZNAS Turut Berpartisipasi Memberikan Bantuan Kepada Para Pekerja
Ribuan buruh dari berbagai penjuru Kabupaten Sukoharjo tumpah ruah di GOR Jombor, Bendosari, Kamis (1/5/2025). Mereka datang bukan untuk berdemontrasi, tapi untuk merayakan dengan senyum, semangat, dan penuh kebersamaan Hari Buruh Internasional alias May Day 2025. Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan rasa hormat setinggi-tingginya kepada para pekerja. Acara dimulai dengan senam bersama yang diikuti oleh ribuan buruh, suasana pagi itu terasa hangat dan menyenangkan. Selain itu, doa bersama turut mengalirkan harapan akan hubungan industrial yang harmonis antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Dalam momen penuh keikhlasan ini, Bupati Sukoharjo juga menyerahkan 1.300 paket beras santunan dengan total bantuan senilai Rp84.500.000 dari BAZNAS Sukoharjo sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat pekerja. “Tema Hari Buruh tahun ini adalah: Merajut Kebersamaan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional dan Tag Line May Day Is Colaboration Day," ujar Etik. "Mengajak semua yang terlibat dalam kegiatan ini, penyelenggara atau peserta dan juga seluruh pihak terkait untuk memberikan dukungan pengembangan karir yang berkelanjutan bagi para pekerja. Termasuk peluang untuk belajar dan berkembang di tempat kerja," imbuh bupati.
BERITA01/05/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
GERAI BAZNAS HADIR DI THE PARK MALL SOLO BARU
GERAI BAZNAS HADIR DI THE PARK MALL SOLO BARU
Baznas Kab. Sukoharjo hadir di The Mall Solo Baru setiap hari hingga tanggal 29 Maret 2025 mulai pukul 16.00-20.30 WIB dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang akan menyalurkan zakat infaq dan sedekah. Kehadiran gerai baznas Kabupaten Sukoharjo juga dibarengi dengan pembagian takjil 100 pak setiap hari untuk pengunjung yang akan berbuka puasa. Layanan kami : - Pembayaran ZIS (Zakat Infaq dan Sedekah) baik tunai, transfer, dan QRIS - Notifikasi melalui WA dan Email diberikan langsung setelah selesai melakukan pembayaran ZIS dan mengisi form muzaki atau munfiq - Layanan cepat cetak kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) gratis langsung di lokasi. Gerai Baznas di The Park Mall Solo Baru! Ini adalah inisiatif yang baik untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah. Apakah kamu ingin tahu lebih lanjut tentang cara menyalurkan zakat atau tentang layanan yang ditawarkan oleh Gerai Baznas? Gerai Baznas menawarkan beberapa layanan, seperti pembayaran ZIS (Zakat, Infaq, dan Sedekah) melalui tunai, transfer, atau QRIS. Mereka juga menyediakan notifikasi melalui WA dan email setelah pembayaran. Selain itu, mereka juga menawarkan layanan cetak kartu NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat) secara gratis. Apakah kamu ingin tahu lebih lanjut tentang NPWZ atau cara menyalurkan zakat? NPWZ adalah nomor unik yang diberikan kepada muzaki (wajib zakat) sebagai identitas resmi. Dengan memiliki NPWZ, muzaki dapat memantau dan melihat riwayat pembayaran zakat mereka. Selain itu, NPWZ juga dapat digunakan sebagai bukti pembayaran zakat yang sah. Apakah kamu sudah memiliki NPWZ atau ingin tahu cara mendapatkannya? Untuk mendapatkan NPWZ, kamu bisa mengunjungi Gerai Baznas di The Park Mall Solo Baru. Mereka akan membantu kamu dalam proses pendaftaran dan pencetakan kartu NPWZ secara gratis. Pastikan kamu membawa dokumen yang diperlukan, seperti KTP dan bukti pembayaran zakat. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut, kamu bisa bertanya langsung kepada petugas Baznas di gerai tersebut. Apakah kamu sudah siap untuk mengunjungi Gerai Baznas? Semoga kamu bisa mendapatkan NPWZ dengan mudah dan lancar. TERIMA KASIH MUZAKI DAN MUNFIQ. SEMOGA ALLAH MELANCARKAN REZEKINYA DAN MEMBERKAHI HIDUPNYA. AAMIIN
BERITA16/03/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
FESTIVAL KAMPUNG RAMADHAN GRAHA WIJAYA 2025, MERIAHKAN GP3D dengan KULINER RAMADHAN
FESTIVAL KAMPUNG RAMADHAN GRAHA WIJAYA 2025, MERIAHKAN GP3D dengan KULINER RAMADHAN
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) menggelar Festival Kampung Ramadhan 2025 di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Graha Wijaya. Event yang berlangsung selama bulan Ramadhan ini dirancang untuk memberdayakan UMKM lokal sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang meriah bagi masyarakat. Festival ini merupakan wujud komitmen Diskopumdag Sukoharjo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo ikut berpartipasi dalam penyelenggaran Festival Kampung Ramadhan Graha Wijaya 2025, dengan memberikan bantuan senilai Rp38.250.000 bagi anak-anak yang kurang mampu. Mari ramaikan Kampung Ramadhan Graha Wijaya 2025 dan nikmati kebersamaan dibulan ramadhan ini.
BERITA04/03/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
OPTIMALISASI PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZIS DI LEMBAGA VERTIKAL
OPTIMALISASI PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZIS DI LEMBAGA VERTIKAL
Pada hari ini Rabu 19 Februari 2025 pukul 10.00 sampai 11.00 WIB telah dilakukan silaturahim antara Pimpinan Baznas Kabupaten Sukoharjo dengan Wakapolres Sukoharjo dalam rangka mengaktifkan lagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polres Sukoharjo dan Rencana kolaborasi kegiatan pendistribusian zakat bagi masyarakat dengan melibatkan kepolisian yaitu Babinkamtimas dalam melakukan pendampingan dan pembinaan di masyarakat. Rombongan Baznas Kabupaten Sukoharjo yang hadir dalam acara silaturahim dan koordinasi tersebut dipimpin oleh Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo Bapak Drs. H. Sardiyono, MM dan didampingi oleh Waka I Bidang Pengumpulan H. Sofwan Faizal Sifyan dan H. Wahyono, S. Pd. I selaku Waka IV Bidang SDM dan Perkantoran serta diterima oleh Wakapolres Sukoharjo. Semoga apa yang telah direncanakan dapat terwujud dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
BERITA19/02/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN Rp401 JUTA DAN PEMBENTUKAN UPZ DESA
BAZNAS SUKOHARJO SALURKAN BANTUAN Rp401 JUTA DAN PEMBENTUKAN UPZ DESA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo menyalurkan bantuan senilai Rp401.388.500 kepada 215 penerima manfaat melalui lima program unggulan. Penyaluran bantuan dilaksanakan bersamaan dengan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa se-Kabupaten Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja Sukoharjo, Kamis (6/2/2025). “Pembentukan UPZ di tingkat desa/kelurahan adalah langkah konkret dalam memperkuat sistem pengumpulan dan pengelolaan zakat di tingkat yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya UPZ di desa/kelurahan, pengumpulan zakat bisa lebih maksimal, dan penyalurannya dapat tepat sasaran,” ungkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya. Bupati menambahkan bahwa zakat memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial. “Upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi perlu adanya dukungan, kerjasama dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sukoharjo, salah satunya melalui pembayaran zakat, infak dan sodaqoh,” jelasnya. Ketua BAZNAS Sukoharjo Drs. H. Sardiyono, M.M. mengungkapkan “Program ini merupakan implementasi dari Program Kerja BAZNAS Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 dan arahan Ibu Bupati Sukoharjo tertanggal 23 Januari 2025,” ujar Sardiyono. Acara yang dihadiri sekitar 560 peserta ini melibatkan berbagai elemen, termasuk jajaran Forkopimda, perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Wakil Ketua IV H. Sholahuddin Aly, SH, kepala OPD, camat se-Kabupaten Sukoharjo, serta para penerima bantuan. Bupati Sukoharjo menginstruksikan kepada para Camat dan Kepala Desa/Lurah agar pembentukan UPZ di tingkat desa/kelurahan segera ditindaklanjuti untuk mengoptimalkan penerimaan zakat, infak dan sodaqoh di Kabupaten Sukoharjo. “Mari kita terus bekerjasama, bersinergi dan bergotong royong dalam membangun Kabupaten Sukoharjo, menuju Sukoharjo yang semakin makmur, sejahtera dan bermartabat,” pungkas Bupati
BERITA06/02/2025 | Humas Baznas Sukoharjo
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024: BAZNAS Perkuat Sinergi Tanggap Bencana
Lebih dari 5000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Apel Kesiapsiagaan ini diikuti oleh 5000 peserta yang terdiri dari personel Rumah Sehat BAZNAS, Basarnas, Palang Merah Indonesia, Lembaga Amil Zakat, OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta relawan termasuk BAZNAS Kabupaten Sukoharjo yang mengirimkan 115 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana. Turut hadir dalam Apel Kesiapsiagaan, Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BS1), perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/12/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
BAZNAS KEMBALI SALURKAN BANTUAN DI WILAYAH BULU BERSAMA DENGAN DINAS SOSIAL
BAZNAS KEMBALI SALURKAN BANTUAN DI WILAYAH BULU BERSAMA DENGAN DINAS SOSIAL
Pada Sabtu, (26/10/2024) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial serta Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lapangan Desa Lengking Kecamatan Bulu. Bantuan disalurkan bersama dengan acara Sarasehan, Apel dan Latihan Gabungan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) se-Solo Raya. Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut diserahkan kepada 5 mustahik di Desa Kamal dengan total bantuan Rp. 60.000.000,-. Sedangkan program bantuan sosial, diberikan kepada 5 mustahik dari Desa Lengking, Malangan dan Ngasinan. Bantuan sosial yang diberikan berupa mesin jahit, pemasangan listrik dan gerobak hik dengan total bantuan Rp. 15.100.000,-. Melalui program Sukoharjo Peduli, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo terus berupaya membantu Masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berterimakasih kepada para Muzzaki ASN dan Masyarakat di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang telah menyisihkan hartanya guna membayar zakat sehingga bantuan tersebut tersalurkan kepada Mustahik yang membutuhkan. Kami berharap dari program – program yang dilaksanakan agar mampu mengatasi kemiskinan terkhususnya di Kabupaten Sukoharjo.
BERITA26/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Pelatihan UMKM BOGA MUSTAHIK PRODUKTIF BAZNAS Sukoharjo bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo
Pelatihan UMKM BOGA MUSTAHIK PRODUKTIF BAZNAS Sukoharjo bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo Bersama PKK se-Kabupaten Sukoharjo Mengadakan Pelatihan Boga Bagi Mustahik Produktif dengan jumlah peserta 50 orang. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo menggandeng Tim Alang – Alang dari Boyolali sebagai mentor dan Narasumber. Pelatihan tersebut dilakukan di Gedung Dharma Bhakti Wijaya dimulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 16.00 WIB meliputi pembuatan kue kering dan beberapa menu snack makanan ringan yang bahan bakunya sangat mudah didapatkan. BAZNAS Kabupaten Sukoharjo berharap dari pelatihan serta bantuan yang didapat tersebut, para mustahik Kabupaten Sukoharjo bisa lebih mandiri dan bisa menggerakan roda perekonomian dengan menjadi produsen makanan ringan.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua, Seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kab. Sukoharjo, IPHI, Alang-Alang, dan seluruh peserta boga.
BERITA24/10/2024 | Humas Baznas Sukoharjo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat